Monday, September 7, 2020

Review: Scarlett Whitening | Produk Pencerah Kulit, Beneran Ngaruh?

September 07, 2020


Holla…


Untuk yang ngikutin aku di Instagram. Pasti tahu kalau aku pemuja self care garis keras. Selalu mencari waktu dan cara untuk me time. Apalagi kesibukan sebagai seorang Ibu, membuat aktifitas seringan mandi dan luluran-pun sebagai sesuatu yang mewah. Sebab itu, aku memang selalu ngincer produk-produk body care yang kece. Yang aromanya bisa bangkitin mood. Yang mampu menambah sensasi happy ketika digunakan. Tentunya juga yang performanya oke dong. Bisa bikin kulit lebih sehat, bersih dan indah.


Nah, mulai dari tahun lalu. Aku melihat banyak sekali yang menggunakan produk dari brand Scarlett. Mulai dari sharingan para beauty blogger dan influencer. Sampai review-review penggunanya di Female Daily Apps serta SOCO. Yah, namanya emang lagi nyari juga. Jelaslah penasaran banget. Hingga akhirnya, Tadaaa. Singkat cerita sampailah produknya dihadapanku.

Mmmm, apakah produk ini mampu memuaskan ekspektasiku yang cukup besar itu? Apa bedanya dan spesialnya sih dibanding produk-produk body care yang aku gunakan sebelum-belumnya?

Aku ceritain di sini ya…


Produk Perawatan Tubuh Lokal Oleh Felicya Angelista Yang Sudah Mengantongi Izin BPOM




Awal sekali mengetahui Scarlett ini, aku sempat berpikir bahwa ini produk luar lho. Eh ternyata, setelah dilihat lagi. Lokal punya bok! Brand perawatan kulit yang dipersembahkan oleh Felicya Angelista. Si artis cantik yang emang kulitnya bening banget kan?


Brand ini memiliki varian produk yang cukup beragam. Mulai dari produk perawatan kulit wajah, sampai tubuh. Seperti facial wash, face serum, body wash, body scrub dan body lotion.

Brand Scarlett sudah mengantongi izin BPOM dan semua produknya diproduksi tanpa dicobakan kepada hewan beb.

Mengandung Glutahione dan Vitamin E Yang Baik Untuk Kulit


Jika dilihat secara garis besarnya, produk-produk dari Scarlett mengandung Glutathione dan Vitamin E.





FYI, Glutathione merupakan master anti oxidant. Secara alami memang diproduksi oleh tubuh kita. Namun, ketika melewati usia 20-an produksinya akan berkurang. Glutathione ini memiliki banyak fungsi.


Secara spesifik untuk kulit, Glutathione dapat mengurangi produksi melanin. Memiliki efek depigmentasi pada kulit. Sehingga kulit terlihat lebih cerah. Meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit. Memberikan perlindungan dari radikal bebas. Anti oksidantnya tadi, juga berperan membuat kulit menjadi lebih sehat dan terlihat glowing.


Sedangkan Vitamin E sendiri, sudah tidak asing lagi perannya dalam menciptakan kulit sehat dan indah.

Vitamin yang larut dalam lemak dan juga memiliki efek anti oksidant ini, dikenal dapat memperbaiki kondisi kulit. Mempercepat regenerasi kulit dan mencegah kerusakan kulit.


Sehingga perpaduan keduanya (Glutathioen dan Vitamin E) perfect untuk menciptakan kulit sehat, lembab, halus, kenyal dan bercahaya.


Kalau aku simpulkan, klaim whitening pada produk-produk Scarlett tercipta dari fungsi-fungsi keduanya. Bukan klaim whitening yang aneh-aneh gitu ya beb.


Untuk ulasan dan pengalaman aku menggunakan produknya, aku jabarin satu-persatu ya.


Scarlett Pomegranate Brightening Shower Scrub




Netto: 300 ml
Price: @75.000 IDR
BPOM: 18180701928

“Our comforting fragrance hand and body cream containts Glutathione, the most powerful antioxidant, has been associated with skin lightening ability, containts Anti-oxidant and clarifying properties to deeply clean skin and gently exfoliates dead skin cells for soft, moisturized and smooth skin”


Brightening Shower Scrub ini adalah body wash dengan butiran scrub yang cukup ramai. Teksturnya lebih mendekati shower gel. Yang pomegranate ini, warnanya ungu bening.




Butiran scrubnya berwarna biru dan merah. Tidak terlalu kecil, namun tidak terasa perih dikulit. Karena dia dapat melebur disaat kita sedang menggosok tubuh. Butiran ini tidak sekejap hilang begitu saja. Tapi mengikuti ritme gosokan kita. seolah-olah memang diciptakan agar kita lebih fokus lagi menggosok tubuh saat mandi. Cara yang bagus ya untuk membuat sel kulit mati terangkat, tanpa terasa perih dan iritasi.





Awalnya, shower scrub ini minim busa. Namun ketika digunakan dengan shower puff, busanya melimpah ruah. Bikin mandi jadi lebih seru, hihi.


Aromanya manis, segar dan memberikan efek relaks. Tidak spesifik wangi pome sih. Mungkin karena aku ngga tahu juga ya aroma pome persisnya bagaimana ya? Terasa intense di penciumanku, tapi tidak nyegrak dan bikin puyeng gitu. Cukup smooth malah. Walaupun begitu, efeknya cukup nempel lama di kulit. Setelah mandi, kalau mencium tubuh sendiri masih tersisa di kulit.


Tapi ketika dibilas, produk ini masih meninggalkan sensasi licin. Seperti efek kurang bilas. Tapi sebenarnya sudah berkali-kali disiram dengan air.





Produk ini dikemas dalam botol bening dan tutup bermodel flip top. Simple namun agak bulky memang. Tapi aku kagum dengan sizenya yang tidak begitu besar, ternyata isinya banyak juga (mencapai 300 ml). Tidak terlalu rekom untuk dibawa-bawa, karena lumayan memakan tempat. Jika ingin membawa produk ini, baiknya disalin ke wadah yang size-nya lebih travel friendly. 


Pada saat sampai ke tanganku, pengemasaanya sangat apik, dengan segel plastik pada sekeliling body botol.


So far sih, aku cukup menikmati mandi dengan sabun cair ini. Penasaran juga ingin mencoba varian lain. Yaitu, Mango dan Cucumber. Kebetulan aku punya juga nih, ntar aku mau update-in juga deh pas sudah mencoba dua varian lainnya ini.





Ingredients:

Sodium Lauryl Ether Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, Fatty Alcohol Sulfate, Coconut Diethanolamide, Coco Amido Propyl Betaine, Lauryl Betaine, Ethyl Diamin Tetra Acetic Acid, Glycol Distearat, Steareth-20 Methacrylate Copolymer, Dmdm Hydatoin, Glycerin, Fragrance, Beads A2 milicapsule, Glutathione, Water.

Scarlett Charming Fragrance Brightening Body Lotion





Netto: 300 ml
Price: @75.000 IDR
BPOM: NA 18190123882

“Our comforting fragrance hand and body cream contains Glutathione, the most powerful antioxidant, has been associated with skin lightening ability, also vitamin E to refresh and revitalize skin. Special made for brightening and moisturized skin”


Body lotion ini kerap disebut memiliki efek seperti tone up lotion. Namun pada deskripsi produknya, aku tidak menemukan statement langsung berkaitan hal tersebut. Memang disebut dapat mencerahkan kulit, tapi tidak spesifik seketika.





Lalu, ketika aku gunakan. Aku juga tidak terlalu menangkap efek tone up seketika begitu. Untuk aku yang memang tidak begitu gandrung dengan tone up cream atau lotion, ini sih bagus.


Efek cerah terlihat setelah beberapa kali pemakaian. Efek brightening yang tampak pada kulitku adalah, lebih meratanya warna kulit. Tidak langsung menjadi seputih porcelain. Tapi kulitku yang belang lebih cerah, mendekati bagian tercerah maksimal pada kulitku. Masih ada sedikit efek ashy saat pertama kali aku gunakan. Aku mulai melihat perubahan skin tone sedikit berubah sekitar seminggu pemakaian. Setelah rutin aku gunakan selama kurang lebih dua minggu. Efek ashy-nya tadi tidak terlihat lagi. Warna kulit juga terlihat lebih terang, cerah dan merata.






Lotion ini teksturnya creamy berwarna ungu muda.




Saat digunakan, memang sedikit susah diratakan. Terutama pada bagian kulit yang berbulu. Tapi setelah benar-benar merata, kulit rasanya nyaman banget. Kayak ngga pakai apa-apa. Ngga lengket. Ngga licin. Bahkan kalau langsung terkena air, juga ngga ada efek kayak bubur gitu. Formulasinya dalam hal ini oke.


Namun, berhubung aku memiliki tipe kulit kering. Aku sedikit berharap jika body lotion ini lebih nampol lagi kelembabannya. Tetap ada efek lembabnya memang. Namun cukup tipis. Kebutuhan kulitku, menginginkan lebih lembab lagi. Kalau siang hari, apalagi di ruangan tidak ber-AC memang masih bisa ditolerir. Tapi kalau malam atau cuaca dingin dan dalam ruangan ber-AC, cukup terasa kesat.


Aroma manis. Dari hasil penangkapan hidungku terhadap aromanya, aku merasa seperti aroma caramel. Mengingatkan aku pada caramel yang agak kematengan gitu. Hihi. Unik sih. Lasting power dari fragrancenya cukup awet. Ngga nyengat banget, tapi strong. Aku punya pengalaman mengenai aromanya. Karena dipakai sebelum tidur. Selimut aku sampai wangi body lotion ini lho. Haha.

Packaging dari Fragrance Brightening Body Lotion ini sekilas mirip dengan shower scrubnya. Tapi perbedaan terdapat pada aplikatornya. Yang body lotion ini, berupa pump. Ada pengganjal pumpnya dan segel, sehingga produk lebih aman. Good job Scarlett.





Untuk body lotion ini, terdapat tiga variant. Charming, Romansa dan Fantasia. Aku sendiri, selain yang Charming ini juga memilki yang Romansa. Apakah mau aku review juga nanti?





Ingredients:

Acrylic polimer, Cetearyl Alcohol, Triisopropanol Amin, Propana-1-2-diol, Propane-1,2,3-triol, Dmdm Hydation, Fragrance, Beads A2-millicapsule, Glutathione, Water.

Scarlett Body Scrub Romansa





Netto: Tidak terdapat keterangan isi pada kemasaan
Price: @75.000 IDR
BPOM: NA18190705488


Last but not least. Karena dari segala kemupengan aku terhadap produk-produk Scarlett, si Body Scrub Romansa ini yang paling terngiang-ngiang. Yang bikin greget sebenarnya adalah kata “ROMANSA” itu. Bikin aku ngayal betapa harum dan nikmatnya menggosok badan dengan body scrub ini.





Produk ini dikemas dalam jar plastik bulat yang tebal dan kokoh (ngga gampang penyok) berwarna putih. Tutupnya model ulir. Terdapat segel alumunium foil pada bagian dalamnya. Meskipun tidak terdapat keterangan isi pada packagingnya, menurutku ini isinya banyak. Apalagi untuk harga 75.000, bisa dikategorikan terjangkau.


Aku langsung aja deh ya to the point. Aku suka dengan body scrub ini! Benaran ngga nyesel mupeng selama ini. Wkwk. 




Teksturnya merupakan tekstur body scrub yang tipe aku banget. Creamnya padat, butiran scrubnya halus namun banyak. Ketika di-apply ke kulit juga ngga perih. Meskipun begitu, karena butiran scrubnya ramai, gosoknya juga harus benar-benar rata dan sempurna. Agar butiran scrubnya hancur dan residunya semakin menggulung sel kulit mati. Setelahnya memang ada efek kulit kemerahan, tapi tidak sampai iritasi yang perih gitu kok.


Iya, memang “agak usaha” ya? Tapi oke juga kemampuannya mengangkat kotoran dan sel kulit matiku.


Lihat saja yang terjadi pada kulit di bagian kakiku yang tadinya terdapat gumpalan kulit tebal (kapalan?). Perlahan bisa lebih smooth dan warnanya tidak segelap awalnya. Tapi kuncinya tetap sabar, telaten dan rutin ya.





Aku punya sedikit tips dalam menggunakannya. Oleskan produk seidkit namun rata pada bagian kulit yang kamu inginkan. Diamkan sekitar 2-3 menit. Lalu gosok sampai sel kulit mati dan residunya bersih. Kemudian bilas dengan air deh.


Aromanya juga enak banget. Khas floral yang soft dan sweet. Tidak menyengat namun cukup kuat lho. Terasa awet juga. Lama nempelnya di kulit. Aaaah, happy banget. Bener-bener mood booster deh.

Btw, yang Romansa ini ada versi body lotionnya dan kebetulan aku punya juga. Gara-gara scrubnya ini jadi cepat-cepat menghabiskan yang Charming agar segera menggunakan yang body lotion Romansa. Hihi. Suka banget soalnya sama wanginya.


Body scrub ini memiliki dua varian. Romansa dan Pomegranate.


Ingredients:

Acrylic Polimer, Triisopropanol Amin, Glycerin, Mineral Oil, Cetyl Alcohol, Cetearyl Alcohol, Propilen Glycol, Glycol Distrearat Dmdmhydantoin, Fragrance, Scrub, Glutathione, Water.

Conclusion


Rangkaian body care dari Scarlett ini menyenangkan sekali digunakan. Tidak hanya berhasil membuat kulit lebih sehat, cerah dan halus. Tapi memberikan efek sebagai mood booster juga. Karena aroma dan sensasinya nyaman sekali.


Formulasinya selain nyaman di kulit. Juga nyaman dalam penggunaannya. Bikin merawat diri jadi seru dan mudah.


Selama pakai ini kulitku terlihat lebih cerah. Jujur ya, aku ngga tahu harus sedih apa senang. Apa itu artinya selama ini aku kucel sekali ya? Wkwk.


Sebelum melihat produknya, aku sempat berpikir harganya cukup pricey. Tapi setelah produknya di depan mata, harganya cukup beralasan dan terjangkau. Karena isinya memang banyak. Apalagi pengemasan produknya juga apik.


Tertarik untuk mencoba?


Kalian bisa cek info lengkapnya di akun Instagram mereka: @scarlett_whittening
Serta bisa dapatkan produknya di:


Shopee: Scarlett_whitening


Line: @scarlett_whitening (use @)


Whatsapp: 087700773000


Sociolla


Repurchase?


Yas! Apalagi lulurnya. Salah satu yang terbaik dari yang pernah aku gunakan.


XOXO


Madamabi___

Saturday, August 15, 2020

Review: Elsheskin Active Rejuvenating Night Serum

August 15, 2020


Holla…

 

Walaupun rajin skin care-an dulu, ngga bisa dipungkiri usia juga semakin mempengaruhi perfoma kulit. Aku sadar banget kalau butuh kandungan skin care yang lebih sakti dari sebelumnya. Yang mampu meregenerasi kulit. Meningkatkan skin barrier. Memperbaiki kondisi kulit. Melawan tanda-tanda penuaan kulit, seperti kerut, keriput dan flek hitam.

 

Retinol merupakan salah satu incaranku. Yah, meskipun banyak hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan ingredient ini. Good news banget, Elsheskin yang merupakan vrand skin care yang sedang aku pakai selama dua tahun ini, mengeluarkan serum terbaru mereka. Yeay! Untuk yang sering baca blog ini, tahulah aku langganan banget sama serumnya Elsheskin.

 

Apa sih yang membuat Elsheskin Rejuvenating Night Serum ini special? Mengingat semakin gencarnya brand-brand lokal mengeluarkan serum rertinol.

 

Lalu seperti apa hasilnya di wajahku?

 

Dengan 1% Encapsulated Retinol, Multi-Peptide, Hyaluronic Acid, Niacinamide, PHA & Licorice Extract. Komplit Banget!

 


Meskipun jagoan utamanya adalah 1% Retinol  yang di enkapsulasi dalam mikrosfer yang disebut liposom. Sehingga dikenal dengan Liposomal Retinol. Agar bahan aktif yang tidak stabil menjadi lebih tahan terhadap oksidasi. Jenis ini juga lebih lembut di kulit. akrena liposom melepaskan bahan aktif dengan perlahan. Liposom juga meningkatkan penyerapan bahan aktif sehingga lebih meresap maksimal pada kulit. sehingga dapat bekerja lebih efektif untuk merangsang pergantian sel-sel kulit mati. Hal ini juga membuat produksi kolagen semakin meningkat.

 


Elsheskin meraciknya menjadi lebih super lagi, dengan menggabungkan beberapa kandungan unggulan lainnya.

 

Multi Peptide Complex. Yaitu kombinasi dari 3 jenis peptide yang mampu meningkatkan hyaluronic acid alami. Sehingga kulit lebih kencang.

 

Hyaluronic Acid dikombinasikan dengan PHA merupakan Humektan yang mampu menjaga kelembapan kulit dengan powerful.

 

2% Niacinamide yang memperkuat skin barrier. Membantu meningkatkan jumlah ceramide alami. Hal ini berperan untuk meredakan iritasi pada kulit.

 

Licorice Extract, atau ekstrak akar manis. Kandungan ini membantu mencerahkan kuli dan membuatnya terasa lembut.

 

Renew – Repair – Rejuvenate

 

Dari kandungan-kandungan di atas, tergambar bukan bahwa fungsinya untuk menghalang segala tanda-tanda penuaan. Seperti:

 

Untuk mengecangkan kulit

 

Mengurangi garis halus

 

Mengurangi flek hitam

 

Mencerahkan kulit

 

Melembabkan kulit

 

Membuat kulit lebih kenyal

 

Meningkatkan produksi kolagen

 

Merangsang pergantian sel kulit

 

Seperti slogannya. Serum ini membantu memperbaharui, memperbaiki dan meremajakan kulit.

 

 

Info Produk

 

Netto: 20ml

Price: Rp 240.000

Where To Buy: Website Elsheskin atau sebelum order kamu bisa konsultasi dahulu via WA dan Line yang tertera di bio Instagram mereka. Kamu bisa gunakan kode SQUADSARIHATI untuk diskon 10% min order 250k.

 

Atau bisa juga order di Sociolla beb.

 

Dikemas Dengan Penampilan Terbaru Dari Elsheskin

 


Sebelum kemunculan serum ini, Elsheskin memang sedang berbenah “penampilan” mereka. Dengan botol kaca coklat gelap, dengan finish doff dan lebih tebal dari sebelumnya. Dilengkapi dengan tutup plus aplikator berwarna putih. Bagian lingkar tutupnya lebih tebal dan minimalis.

 


Desain tersebutlah yang digunakan pada Active Rejuvenating Night Serum ini.

 

Simple dan terasa banget ciri dari Elsheskin-nya.

 

Sejauh ini, aku suka dan menurutku pengemasaanya simple serta lebih aman. Tutupnya rapat dan botolnya kokoh. Meminimalisir oksidasi pada produknya juga.

 

Pump pada pipet dropnya juga oke. Ngga macet atau nyendat ketika dikeluarkan.

 

Teksturnya Kental Namun Watery Dan Mudah Meresap

 

Active Rejuvenating Night Serum ini memiliki tekstur yang kekentalannya medium. Tapi begitu dibaurkan ke kulit berasa seperti gel liquid, sangat watery. Mudah meresap dan sama sekali tidak meninggalkan efek greasy atau lengket. Nah, dari hal ini aku melihat bahwa konsep enkapsulasi yang dimaksud agar dapat menyerap maksimal tadi benar-benar berhasil.

 

Sangat nyaman.

 


Sedikit mengingatkan aku, pada sensasi ketika menggunakan Radiant Skin Serumnya yang memiliki tekstur serupa. Hanya saja, kalau yang Radiant Skin berwarna bening. Serum yang ini, warnanya putih keruh. Untuk penampakannya lebih mirip dengan yang Sebum Reducer Serum.

 

Apakah Ada Efek Tingling Atau Burn Sensation?

 

Melihat dari ingredientnya. Aku sempat berpikir bahwa serum retinol ini kayak bakalan “tajam” di kulitku. Ternyata? Sama sekali tidak!

 

Dari awal menggunakannya sampai saat ini, yaitu hampir satu bulan. Aku sama sekali tidak merasakan yang namanya tingling. Atau bahkan beberapa area pada wajah terasa panas karena burn sensation. Sama sekali tidak ada. Formulanya terasa ringan dan nyaman.

 

Mmm, Ada Fragrancenya Ngga Ya?

 

Salah satu hal yang aku suka dari serumnya Elsheskin adalah, rata-rata tidak memiliki aroma. Jadi untuk yang memprioritaskan, skin care yang no fragrance. Ini salah satu pilihan tepat untuk kalian.

 

Meskipun, di awalnya aku sempat menangkap ada aroma seperti asam yang cukup kentara. Tapi setelah menggunakannya ebebrapa waktu, semakin hari aku merasa hal tersebut semakin tidak tercium lagi.

 

Retinol Kan? Bikin Purging Atau Breakout Ngga?

 

Udah bukan rahasia lagi memang kalau Retinol sangat berpeluang menimbulkan reaksi seperti jerawat di wajah. Hal ini juga merupakan sesuatu yang alamiah, hasil dari system kerja si Retinol tadi di kulit.

 

Tapi, tetap saja akan berbeda reaksinya di setiap orang. Pada kulitku sendiri, serum ini menimbulkan purging. Yaitu pada daerah dahi, pipi kiri dan atas bibirku.




Meskipun aku sudah menggunakannya perlahan-lahan. Selang-seling pemakaiannya. Dibarengi dengan produk hydrating tambahan juga.

 

For your info. Ini bukan pertama kali aku menggunakan Retinol. Tapi memang, masih selalu menimbulkan purging dan proses adaptasi yang cukup lama. Sekitar 1,5 bulan.

 

Jadi sebenarnya, untuk serum yang inipun. Meski sudah aku gunakan hampir sebulan, namun belum benar-benar sudah beradaptasi dengan baik. Aku juga ngga heran sih. Aku sadar bahwa masih butuh waktu bagi kulitku, untuk menerima serum ini dengan baik.

 

Mengapa Disarankan Digunakan Pada Malam Hari?

 

Seperti namanya, yang menekankan “Night Serum”. Memang sangat dianjurkan untuk digunakan pada malam hari.

 

Kenapa?

 

Karena, retinol cenderung membuat kulit sensitive pada cahaya. Sebab itu, penggunaanya pun harus dibarengi dengan pemakaian sunscreen pada pada pagi dan siang hari. Penggunaan pada malam hari disaat kita tidur, juga dapat mengoptimalkan fungsi dari kandungannya.

 

Untuk Efek Anti Aging-nya, Bagaimana?

 

Meskipun menimbulkan purging. Tapi aku melihat bahwa performa kulitku menjadi lebih meningkat.

 

Hal itu ditunjukan dengan semakin cerah dan meratanya warna kulitku. Pori-pori juga semakin terwat dan terminimalisir. Ngga terlalu terekspose seperti sebelumnya. Membuat kulit terlihat lebih halus. Ibaratnya tuh, kalau sebelumnya jeruk purut. Sekarang jadi lebih seperti jeruk peras atau jeruk brastagi lah. Haha.

 




Apalagi untuk bagian pipi. Aku melihat kulitku berasa lebih kencang dan ngeplump. Meskipun bekas jerawat masih ada. Memang memudar, tapi masih tipis banget sih kemajuannya. Apalgi ditambah dengan jerawat baru, karena purging.

 

Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Serum retinol

 

Barengin dengan produk hydrating tambahan. Kalau aku semakin rutin CSM-an

 

Gunakan secara selang-seling

 

Gunakan hanya di malam hari

 

Selalu gunakan dan reapply sun screen

 

Conclusion

 

Meskipun kulitku masih beradaptasi dengan serum ini. Aku tetap masih penasaran dan nagih sih. Karena Elsheskin Active Rejuvenating Night Serum ini membuat kulitku lebih muda. Kencang, halus, dan fresh aja gitu kesannya.

 

Ditambah lagi experience menggunakannya juga asyik. Nyaman karena mudah meresap dan tidak ada sensasi tidak nyaman.

 

Serum Retinol ini cocok ya untuk kulit kering. Karena dikombinasi dengan kandungan lainnya bersifat menghidrasi dan melembabkan kulit. Selain itu, sesuai juga untuk kulit kombinasi, berminyak dan normal.

 

Plus, untuk serum dengan kandungan yang komplit. Harganya sangat terjangkau.

 

 

Pros

 

Harga terjangkau

Memiliki kandungan unggulan lain

Mudah menyerap

Tidak lengket

Tidak greasy

Tidak menimbulkan efek ngga nyaman di kulit wajah

Kulit lebih kencang

Pori-pori lebih terawatt

Kulit menjadi lebih cerah dan merata

 

Cons

 

Masih menimbulkan purging

Adaptasinya cukup lama di kulitku

 

Repurchase?

 

Aku masih melihat progresnya di wajahku beberapa waktu lagi. Baru nanti bisa menyimpulkan ya. Kemungkinan sih iya.

 

Rate

 

4/5

 

XOXO

Madamabi___

Thursday, August 13, 2020

Review: ST.Ives Energizing Coconut & Coffee Scrub

August 13, 2020


Holla…

 

Buat tim komedoan sama pori-pori grudukan, pasti akrab banget sama yang namanya exfoliasi kan? Ya sama dong. Karena selain kulit kering, permasalahan kulitku adalah komedo. Sejauh ini memang senjata ampuhnya memang dengan eksfoliasi. Lagian aku suka dengan feel habis eksfoliasi wajah. Kulit jadi smooth banget.

 

Udah cukup banyak lah produk yang dipakai. Sampai akhirnya nyobain ST.Ives Energizing Coconut & Coffee Scrub. Sempat juga nyobain yang Apricot hits itu. Tapi sebagai pecinta kopi, ya jelas kuharus coba juga varian yang satu ini.

 

Face Scrub No 1 Dari Amerika Dengan 100% Natural Exfoliant

 


Paraben Free – Dermatologist Tested – Oil Free – Non Comedogenic (won’t clog pores)

 

Brand asal Amerika ini memang sangat terkenal dengan scrub wajahnya. Memiliki beberapa varian, selain Apricot yang terkenal dan melegenda itu. Mereka juga sudah meluncurkan beberapa varian scrub lain seperti, Pink Lemon & Mandarin Orange Scrub, Oatmeal Scrub & Mask dan Coconut & Coffee yang mau aku review ini. Sebenarnya sih masih banyak lagi. Namun yang aku sebutkan tadi, hanyalah yang tersedia di Indonesia saja.

 

Untuk varian Coconut & Coffee ini difokuskan untuk membuat kulit lebih berenergi. Terutama pada kulit yang kusam dan lelah. Karena exfoliation factornya deep, jadi kemampuan membersihkanya cukup deep. Eksfoliantnya dengan 100% natural walnut shell powder. Tidak mengandung paraben serta sudah teruji dermatologis. ST.Ives juga mengklaim scrubnya ini tidak menyumbat pori-pori atau memicu komedo.

 

Dari deskripsinya, dapat dilihat scrub ini cocok untuk kulit kusam, kering, berminyak dan normal.

 

Info Produk

 

Netto: 170 g

Price: 72.500

Where To Buy:

(Offline) Guardian & Watson

(Online) Shopee & Sociolla (iya, sekarang ST.Ives sudah ada di Sociolla beb).

 

Btw, untuk belanja di sociolla bisa pakai kode SBN08CA7D. Disc Rp 25.000 minimal belanja Rp. 150.000 (termasuk produk diskon). Hanya berlaku untuk user baru.



Packagingnya Praktis, Tapi Travel Friendly?

 

Dikemas dalam wadah tube yang lumayan besar (yas, karena isinya juga banyak kan 170 gram). Seperti umumnya kemasaan tube, tutupnya berupa flip top yang praktis. Meskipun begitu, menurutku, tidak dapat dikatakan travel friendly karena bulky dan cukup makan tempat kalau dibawa-bawa. Untuk yang mau traveling membawa produk ini, bisa dikemas lagi pada wadah travel kit ya.

 


Punyaku ini, merupakan kemasaan dengan desain terbaru (ya ngga baru-baru amat, cuma desain terupdate mereka). Didominasi dengan warna coklat dan putih. Terdapat detail gambar biji kopi dan juga kelapa.

 

Oia, karena merupakan produk import. Pada kemasaanya ada beberapa penyesuaian. Seperti penempelan label dan klaim yang diperkuat. Seperti penjelasan bahwa ini adalah import produk pada bagian kiri atas tube. 



Serta label biru pada bagian depan bawah kemasaan, America’s #1 Face Scrub Brand. Sebenarnya aku sangat menyangkan ini, karena label biru itu menutup klaim yang menurutku lebih penting, yaitu keterangan paraben free, dermatologist tested dan oil free.

 

Teksturnya Kasar Ngga?

 

Scrub ini perpaduan antara cream yang super creamy dengan butiran yang cukup gede dan sekilas terlihat kasar.

 

Benar-benar menggambarkan komposisi utamanya ya. Kelapa yang creamy dan butiran kopi (plus bubuk kulit walnut).

 


Berwarna coklat muda dan coklat keemasan pada butiran scrubnya. Sekilas memang terlihat yummy banget sih. Kayak tiramisu cream. LOL.

 

Bikin Kulit Kering & Iritasi Ngga Ya?

 

Nah di sini letak unik dan kecenya. Meskipun butiran scrubnya ngga bisa dibilang halus. Namun peran kelapa yang creamy tadi bikin produknya terasa lembut di kulit. Enak banget waktu dipakai eksfoliasi.

 

Walaupun exfoliation factornya deep (yaitu tingkat paling tinggi), ngga berasa tajam sama sekali. Dipijit-pijit agak kenceng dan penekanan kuat tidak bikin kulit iritasi. Teremulsinya nyaman dan mudah banget.

 

Aromanya Seperti Kopi Santan Kekinian Itu Tuh…

 

Aduuuuh. Asli ya bok. Wanginya enak banget. Aroma kopinya cukup intense. Tapi ngga yang ngopi banget gitu. Perpaduannya nikmat banget sama si kelapa, yang di penciumanku lebih seperti santan dari pada air kelapa atau daging kelapa. Semoga valid ya bok, soalnya buk-ibuk dapur kan mainnya ya sama santen.

 

Bisa dibilang juga, aromanya seperti kopi-kopi santan kekinian itu lho.

 

Setiap pakai ini, aku benar-benar seperti berenergi lagi. Rasanya lebih semangat gitu. Ah, sesuai nih sama klaimnya.

 

How To Use?

 

Seperti petunjuknya. Basahkan dahulu wajah. Tuangkan scrub secukupnya dan pijat lembut ke seluruh bagian wajah. Bilas hingga bersih.

 

Tapi aku punya cara sendiri yang sedikit berbeda. Dasarnya sih memang mengikuti instruksi yang ada. Tapi aku lebih senang, mengolesnya ke wajah seperti menggunakan masker. Lalu aku diamkan sebentar. Sekitar 3 menit. Lalu pijat lembut. Terutama bagian yang rawan (wkwk), seperti cuping hidung dan dagu.

 

Baru deh bilas.

 

Lalu, Beneran Bersih?

 

Scrub ini deep cleansingnya beneran nampol. Komedo-komedo di sekitar hidungku berhasil dibasmi sama dia. Yang tadinya grudukan jadi smooth dan licin. Kulit juga lebih halus dan kenyal. Terlihat banget dia bisa mengekstraksi dan mengangkat komedo.

 



Memang beberapa sisi yang membandel seperti cuping hidung masih ada beberapa komedo yang stay. Tapi kalau rutin dan konsisten, permasalahan black head dan white head bakalan terpecahkan sih.

 

Conclusion

 

Untuk ukuran produk import, ST.Ives Energizing Coconut & Coffee Scrub ini sangat terjangkau. Apalagi isinya memang banyak. Kualitasnya juga memuaskan dan sesuai dengan harga. Ngga heran sih mereka terkenal banget scrubnya.

 

Kemudian, karena tekstur, formula dan aromanya yang enak juga nyaman. Bikin experience menggunakan produk ini jadi lebih fun dan happy. Senang aja gitu rasanya pakai produk ini.

 

Aku sangat rekomendasikan ini. Apalagi untuk kulit kering sepertiku. Bersih pool tanpa bikin kulit kering, kaku sampai kretek-kretek.

 

Pros

 

Harga terjangkau

Isinya banyak

Aromanya enak banget, bikin fresh

Teksturnya creamy

Scrubnya gede tapi ngga bikin wajah iritasi

Aman untuk kulit kering

Bikin kulit lembab dan halus

Bersihnya terasa

Paraben free

 

Cons

 

Kemasaannya ngga travel friendly (meskipun aku sih ngga masalah banget hihi)

 

 

Rate

 

4,5/5

 

XOXO

 

Madamabi___

Review: Scarlett Whitening | Produk Pencerah Kulit, Beneran Ngaruh?

Holla… Untuk yang ngikutin aku di Instagram. Pasti tahu kalau aku pemuja self care garis keras. Selalu mencari waktu dan cara untuk me time...