Thursday, July 2, 2020

Review: Elsheskin Daily Protection For Acne | Sun Screen Tepat Untuk Kulit Berjerawat #GoGoGlow

July 02, 2020





Holla...


Mau kulit glowing? Penggunaan sun screen salah satu rahasianya agar kamu semakin go go glow beb.


Banyak yang udah paham ya kalau penggunaan sun screen itu wajib banget. Ngga hanya perempuan, para lelaki juga harus nih pakai sun screen. Tapiiii, ya jujur aja. Kadang kalau lagi ada jerawat, agak-agak risih kan pakai sun screen? Takut jadi makin meradang dan menimbulkan efek ngga nyaman.


Eits, itu mungkin berlaku kalau kamu belum kenal produk yang mau aku review kali ini. Yasss. Elsheskin Daily Protection For Acne.


Mmm, apakah benar-benar oke untuk kulit berjerawat nih?


Tabir Surya Yang Diformulasi Khusus Untuk Kulit Berjerawat



Elsheskin sudah sangat terkenal untuk produk Acne Series-nya. Mereka memang memiliki serangkaian skin care untuk perawatan kulit berjerawat. Dari cleanser sampai protection.


Daily Protection For Acne Skin ini merupakan tabir surya yang mengandung Salicylic Acid dan Sulfur. Yang dimana, dapat diartikan untuk melawan jerawat dan mengontrol minyak wajah berlebih.



Produk ini merupakan Physical Sun Screen, karena terdapat Titanium Dioxide dalam ingredientsnya. Itu sebabnya, tidak perlu digunakan berulang karena UV Filter dan zat aktifnya lebih stabil. Tapi meskipun begitu, aku pribadi sudah terbiasa aja untuk reapply sun screen. Khususnya jika habis membasuh wajah atau wudhu. Kebiasaan aja sih beb.


Oia, physical sun screen seperti ini meskipun cenderung lebih pekat dan menimbulkan white cast. Sangat bersahabat untuk kulit sensitif lho.


Mmm, Komposisinya Apa Saja Ya? Cocok Ngga Ya Untuk Kulitku?



Info Produk


Netto: 15 g


Diproduksi Oleh: PT. Immortal Cosmedika Indonesia, Untuk CV. Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)


Price: @80.000 IDR


Where To Buy: Website Elsheskin, WA & LINE. Official Store mereka di Shopee. Serta Sociolla.


Note: Pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, line dan wa elsheskin di bio ig mereka ya.


Packagingnya Mungil Dan Mudah Dibawa


Produk ini dikemas dengan ciri khas Elsheskin yang sangat melekat. Packaging putih dengan detail merah.



Wadahnya berupa tube mungil dengan tutup ulir. Pas untuk dibawa kemana-mana. Travel friendly sekali deh pokoknya.


Mulut tubenya memiliki sekat yang terdapat bolongan kecil seperti di foto berikut.



Sehingga ketika dipencet, produk keluar dengan porsi yang pas. Aku belum pernah mendapati kejadian produk bleber saat dikeluarkan. So far sih oke dan aman.


Hanya saja, aku berharap Elsheskin lebih rinci dalam mencantumkan keterangan produk. Apalagi untuk harga sekitar 80.000 (which is untuk isi 15 g cukup  di atas rata-rata juga) lebih baik jika lebih prepare lagi pengemasannya. Misalnya diberi box atau segel lah paling tidak.


Memiliki Tekstur Berupa Cream Padat Yang Mudah Diratakan


Seperti sifat aslinya chemical sun screen yang pekat. Produk ini memiliki tekstur cream yang padat. Namun, ketika bagusnya dia mudah diratakan. Ngga berat ketika dipoles.



Awalnya aku agak cemas dengan teksturnya, ternyata suka dan nyaman.


Formulanya Nyaman Untuk Kulit Kering


Ketika dipoles ke wajah. Rasanya cukup basah dan licin. Meskipun begitu, masih tergolong mudah meresap.


Tidak ada sensasi tidak nyaman seperti, greasy ataupun lengket. Efek lembabnya juga terasa. Oke untuk kulit kering sepertiku.


Namun begitu, ketika melihat di cermin. Aku melihat sun screen ini seperti membuat wajah mengkilap. Bukan dalam artian glowing juga sih. Tapi kayak mengkilap karena oily. Padahal mah, terasanya di kulit ngga begitu.


Before


After



Cukup lama pakai ini, aku belum menemukan efek white cast. Memang ada efek cerah sedikit. Tapi ngga sampai ashy ya menurutku.


How To Use



Aku selalu menggunakan sun screen sesuai dengan patokan standart skin care. CTMP. Gunakan sebanyak panjang dua jari ya beb. Kalau aku senangnya langsung poles ke muka kayak gini.



Sun screen Elsheskin ini masuk dalam step terakhir sebagai protection. Khususnya kalau kulitku sedang berjerawat atau menunjukkan tanda-tanda akan muncul jerawat.


Fragrance


Sun screen untuk kulit berjerawat ini tidak memiliki aroma parfum. Ada tercium aroma, tapi hanya berupa bau dari ingredientsnya. Ngga mengganggu sih Masih dalam batas aman dan bisa ditoleransi oleh penciumanku.


Lalu, Apa Bedanya Dengan Sun Screen Biasa?


Oke. Kalau bicara bagaimana sensasi ketika menggunakannya. Mungkin sudah cukup tergambar di bagian formula.


Namun, di part ini. Yang menjadi pointku adalah. Apa bedanya sun screen ini dengan sun screen pada umumnya (yang tidak spesifik untuk kulit berjerawat)?


Yang paling terasa adalah, sun screen ini memiliki efek menenangkan kulit. Khususnya kulit yang sedang berjerawat dan meradang. Saat jerawat mulai ataupun sedang merekah, sun screen ini terasa menenangkan kulit. Itu rasanya sangat menolong ya disaat kulit sedang perih-perihnya karena muncul jerawat.


Conclusion


Meskipun bukan satu-satunya sun screen yang aku gunakan. Tapi, Elsheskin Daily Protection For Acne ini paling aku andalakan di saat jerawat muncul.


Meskipun masih ada beberapa hal yang aku harap dapat dievaluasi oleh team Elsheskin. Namun ntuk perawatan kulit berjerawat, Elsheskin memanglah expertnya.


Produk ini bikin ngga ada alasan lagi untuk skip sun screen. Mau gimanapun kondisi kulitnya.


Pros


Menenangkan kulit berjerawat

Meskipun tekstur padat, mudah dibaurkan

Cocok untuk kulit sensitif

Packaging travel friendly

Cons

Tidak ada segel ataupun box


Repurchase

Yas. Ini juga sudah repurchase beberapa kali.


Rate

4 / 5


XOXO


Madamabi

Wednesday, July 1, 2020

Review: L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask

July 01, 2020


Holla...

Di usia kepala tiga ini, perawatan anti aging bukan lagi main-main untukku. Bukan hanya sebagai pencegah. Tapi memang seurgent itu. Setiap pakai produk skin care, yang diutamakan jelas kandungan anti aging. Mulai dari cleanser sampai masker.

Waaaah, apalagi masker ya. Untuk yang sering baca blog ini, pasti paham betapa aku gandrung dengan masker. Terutama sheet mask. Karena selain hasilnya langsung terlihat. Sensasi pake sheet mask tuh asyik banget. Pas banget untuk me time.

Apalagi, ternyata L'oreal Paris punya sheet mask yang mengatasi permasalah aging. Mmm, konon katanya kulit bisa menjadi cerah dan kembali muda dalam waktu 15 menit!

Seperti apa ya produknya? Benarkah performanya sesuai dengan klaim?

3 Dimensi Kulit Muda Bercahaya, Lifting, Plumping & Brightening


Revitalift Pro Youth Face Mask, adalah masker wajah L'oreal Paris yang fokus pada peremajaan kulit. Produk ini dirancang dengan konsep yang menarik. Yaitu mengatasi anti aging dalam tiga dimensi.

Yaitu, lifting, plumping dan brightening. Hal ini dimaksud untuk memberi solusi pada tiga hal, yang paling menjadi problem dalam peremajaan kulit. Seperti kulit kendur, keriput, dan kusam. Jadi selain oke untuk aging, produk merupakan masker untuk wajah kusam juga.

Masker wajah yang ditujukan untuk usia 25-40 tahun ini, membawa konsep 1 essence bottle in 1 mask. Dimana, diharapkan dapat memiliki kekuatan layaknya satu botol serum, pada setiap lembar sheet mask.

Info Produk

Netto: 30g

BPOM: NA11190205065

Price: @38.000 IDR

Where To Buy:
Offline = drugstore seperti Guardian & Watson. Mini market & supermarket.

Online = Tokopedia , Shopee, atau Lazada.

For more info, kalian bisa cek di Website Resmi L'oreal Paris ya.

Dikemas Dalam Tiga Tampilan Berbeda Sesuai Dengan Setiap Variant

Produk ini dikemas seperti masker lembaran pada umumnya. Pada kemasaan plastik yang cukup tebal dan kokoh. Didominasi oleh warna merah.

Ukurannya pas, sekitar lebar telapak tangan orang dewasa. Tipis dan travel friendly.


Meskipun terlihat mirip. Tapi setiap variannya dibedakan dengan ciri khas warna masing-masing. Merah untuk lifting. Ungu untuk plumping. Putih untuk brightening. Jadi meskipun mirip, tetap bisa dibedakan ya.

Sheetnya 0.3 MM Cellulose Tissue, Tipis Banget!

Lembaran dari masker wajah L’oreal Paris ini didesain di Jepang beb. Menggunakan generasi advanced cellulose tissue mask. Yang mana, dapat menyerap essence 10x lebih banyak.


Yang menariknya, lembarannya tipis banget. Pas banget untuk aku si pemuja sheet tipis. Kalau biasanya aku pakai sheet mask tertipis itu 0.5 mm. Nah, punya L'oreal ini ketipisannya 0.3 mm. Jadi memang dirancang agar terlihat seperti lapisan kulit kedua kita gitu deh. Wuidiiih. Kece!


Setelah aku gunakan. Sheetnya memang tipis dan lentur banget. Namun meskipun begitu, tetap kokoh dan tidak mudah sobek.  Apalagi ketika aku lepas dari lipatan dan lapisan cover yang berwarna biru. Kondisinya tetap aman-aman saja.


Sizenya terlalu lebar untukku. Detailnya hampir pas sesuai dengan bentuk wajahku. Meskipun ada bagian yang agak sempit. Terutama bagian bibir, agak kekecilan.

Essencenya Diformulasi Dengan Witch Hazel, Damask Rose & Volcanic Spring Water

Essencenya memiliki tekstur cair namun agak licin. Aku simpulkan sebagai liquid gel. Semua variannya memiliki warna essence yang bening.


Karena memiliki fokus yang berbeda-beda. Revitalift Pro Youth Face Mask, ini memiliki kandungan utama yang berbeda-beda juga.

Untuk lifting essence, diperkaya dengan Witch Hazel yang dikenal dapat merawat elastisitas kulit. Agar kulit terasa kencang dan halus.

Plumping essence, diperkaya dengan Damask Rose atau Rose Damaskus. Bunga mawar langka yang dikenal dapat melembabkan dan membuat kulit terasa nyaman serta berkilau.

Sedangkan brightening essence, mengandung Volcanic Spring Water. Kandungan micro-nutrientnya mampu menjaga kulit agar cerah dan halus.

How To Use

Cara menggunakannya seperti penggunaan sheet mask pada umumnya. Bersihkan wajah terlebih dahulu. Kalau aku, selalu menggunakan toner.


Keluarkan sheet mask dari kemasaan dan buka lipatan perlahan. Sebelum menempelkan ke wajah, ingat ya, sisi yang ada lapisan berwarna biru berada di luar. Lalu setelah sheet mask menempel pada wajah, lepaskan lapisan biru perlahan. Lalu rapikan sheet mask sesuai dengan bentuk wajah kamu.

Untuk experience dan performanya. Aku jabarin satu-persatu berdasarkan setiap variannya ya.

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Lifting Essence


Masker L'oreal yang lifting essence ini, pas dipakai ada sensasi cekit-cekit. Ngga parah sih. Cuma begitu blasss kena wajah, cukup terasa.

Tapi hanya sebentar, sekitar dua menitan lah. Habis itu rasanya adem banget. Padahal ngga diletakkan di lemari pendingin sebelumnya. Benar-benar bikin rileks.

Sheetnya meskipun kegedean di sisi pinggir. Lebar banget bok pinggirnya. Bisa sekalian maskerin rambut, hihi. Tapi tetap menempel dengan apik. Memang ada detail yang ngga gitu fix di bagian wajahku. So far sih tetap nyaman.

Setelah dilepas, wajah terasa basah banget. Essencenya di wajah terasa licin dan cukup lama meresap. Meninggalkan rasa lengket juga. Namun bukan dalam artian yang greasy ya. Masih masuk dalam batas toleransiku. Oke-oke aja.

Setelah pakai ini, aku ngga tau kenapa. Kok wajahku kayak kelihatan lebih kecil dan tirus? Sempat berpikir karena pengaruh letak jilbab, namun setelah aku benahi berkali-kali. Ternyata masih begitu. Mmm, sepertinya efek liftingnya berkerja ya?


Oia, aku juga merasa kulitku jadi lebih kenyal dan halus.

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Plumping Essence


Sensasi awal pakainya lebih nyaman dibanding yang lifting essence. Untuk kualitas sheet dan essence juga masih sama. Baik tekstur essence sampai ukuran dan detail sheet. Sheetnya juga enak nempel di wajahku meski agak kebesaran.

Dipakai masih nyaman dan menimbulkan efek rileks.

Untuk yang plumping ini, meskipun terdapat ingredients bunga mawar. Tapi aromanya lumayan samar di penciumanku.


Untuk klaim plumping, menurutku tidak begitu terasa. Memang kulit lebih kenyal dan halus. Lembabnya juga terasa. Namun, hasil seperti itu juga diberikan oleh variant yang lain. Kurang berasa padet gitu lho kulitnya. Mungkin karena aku baru sekali pakai kali ya?

L'oreal Paris Revitalift Pro Youth Mask Brightening Essence


Untuk sheet dan essence masih sama dengan dua varian di atas. Pointnya, berarti masker wajah loreal ini memang konsisten untuk kualitas sheet dan essence ya.

Feelnya juga enak. Yang brightening essence ini awalnya masih ada efek tingling. Namun sebentar selebihnya terasa nyaman dan rileks.

Entah kenapa, aku merasa variant ini sedikit lebih kuat aromanya dibanding dua varian lain.


Performa dari masker untuk mencerahkan wajah ini. Meskipun ngga fantastis banget, aku melihat kulitku lebih cerah setelah pakai sheet mask ini. Rasanya wajah jadi kelihatan lebih bersih. Aku juga melihat wajahku sedikit lebih glowing dari biasanya. Selain itu, efek freshnya berasa banget.

Masih tetap juga ada efek lengket. Ngga parah memang. Tapi kalau dirasa-rasa sih cukup kentara. Masih tetap dalam batas aman sih.

Conclusion


Untuk mengatasi permasalahan aging. Menurutku cukup berhasil. Secara keseluruhan. Kulitku memang terlihat lebih fresh, kencang, cerah dan lembab. Oke banget sih untuk yang mencari masker untuk kulit kering.

Sheet mask ini oke ya untuk yang punya masalah dengan aging. Seperti kulit kusam, kurang terasa kencang, kering, dan kerut di wajah. Bisa dipakai ketiga variantnya secara berturut dan rutin. Karena efeknya memang berasa sekali untuk membuat kulit lebih mudah.

Untuk kualitas sheetnya juga oke banget. Nempel sempurna dan nyaman dipakai. Paling males kan sama sheet yang tebal dan ngga nempel di kulit dengan apik. Kalau sheetnya Revitalift ini bener-bener kayak second skin aku.

Essencenya cukup banyak. Meskipun sudah terserap banyak di lembarannya. Namun masih bersisa. Walaupun tidak langsung cepat, namun penyerapan essence ke wajah cukup baik. Masih ada sensasi lengket ketika kering. Tapi bukan greasy. Masih aman-aman aja.

Selama pakai ini sheet mask ini, tidak menimbulkan reaksi buruk di wajahku.

Pros

Essence banyak

Sheetnya tipis dan nyaman

Hasil mendekati klaim

Mudah didapatkan

Cocok untuk kulit kering sepertiku

Cons

Essencenya masih menimbulkan sensasi lengket di kulit

Repurchase?

Yasss. Terutama untuk yang Lifting Essence.

Rate
4/5

XOXO

Madamabi___

Monday, May 25, 2020

Review: Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach

May 25, 2020


Holla...


Ini adalah review terakhir untuk rangkaian lip cream, dari Elshebeauty yang merupakan beauty line dari Elsheskin.


Last but not least! Yang berikut ini merupakan lip gloss bening yang merupakan favoritku. Setelah sekian lama ngga pakai lip gloss, produk ini bikin aku jatuh cinta.


Langsung aja ya aku ulas si Elsheskin Glam Gloss Crystal Peach ini.


Lip Gloss Dengan Kilap Sempurna Yang Mengandung Ester Oil



Smooth | Non Sticky | Lightweight | Luxurious Finish


Glam Gloss adalah variant dari Elsheskin Lip Cream yang memberikan finish berkilau sempurna pada bibir. Ditujukan agar tampilan lebih mewah dan bibir tampak lebih bervolume.


Diformulasi dengan Ester Oil dan Vitamin E. Agar bibir lebih lembab dan sehat.


Gloss bening ini, diracik juga agar tidak menggeser lapisan lipcream/lipstick di bawahnya. Sehingga aman jika ingin dipakai sebagai top coat.


Info Produk


Netto: 6gr


Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)


Price: @129.000 IDR


Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin


Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Dikemas Dalam Tube Bening Yang Menunjukkan Gemerlap Dari Glitternya


Bentuk kemasaanya masih mirip dengan dua variant lain (Intense Gloss Matte & Smooth Lip Matte). Hanya saja, yang glam gloss tidak ada sisi gelap pada tube akliriknya. Semua bening. Sehingga menunjukkan gemerlap dari glitternya.



Boxnya juga berbeda. Yang ini berwarna peach dengan detail glitter gold pada seluruh body box. Terdapat segel stiker bulat juga pada bagian atas dan bawah tutup box.


Untuk aplikatornya juga masih sama. Reservoir tip yang lancip pada bagian ujungnya. Sisi brushnya juga lentur dan sedikit miring. Sejauh ini, masih merupakan aplikator favoritku. Enak banget diswipe ke seluruh permukaan bibir kalau aplikatornya begini.



Kemasaan masih masuk kategori aman dan apik menurutku. Meskipun belum ada sisi yang "unik" banget sih. Tapi tetap eye catching kok.


Teksturnya Kental Seperti Caramel


Tekstur dari lip gloss ini cukup kental. Yasss, aku melihatnya seperti karamel. Hal ini mempengaruhi, ketika ingin mengambil produknya dari dalam tube. Agak sulit untuk dijangkau. Harus bolak-balik celup.


Sempat terpikir untuk menyalahkan lubang tubenya yang terlelalu sempit. Tapi setelah dipikir-pikir. Letak kesalahnnya bukan di kemasaan ataupun aplikator. Karena dua variant lain masih aman-aman aja dan tidak sulit dijangkau.


Setelah menelaah lebih jauh (halaaaaah!). Aku menyimpulkan teksturnya yang terlalu kental itulah yang membuatnya susah untuk dicolek.



Ngga hanya teksturnya yang seperti karamel. Lip gloss ini juga bening dengan hint warna peach. Mirip seperti penampakan karamel yang belum terlalu gosong. Bedanya, terdapat glitter gold yang halus namun kilaunya tetap kelihatan.


Meskipun Kental, Namun Formulanya Tidak Terasa Lengket


Meskipun terlihat seperti karamel yang kental. Tenaaaang. Lip gloss ini tidak lengket seperti karamel juga lho.


Formulanya terasa nyaman di bibir. Meskipun ketika bibir mengatup, kedua sisi bibir terasa seperti melekat. Namun ngga lengket yang sampai bikin risih gitu. Meskipun belum dapat dikatakan benar-benar tidak lengket sempurna juga.


Intinya sih, aku masih merasa nyaman dengan lip gloss ini. Ngga bikin bibir terasa berat dan tebal. Tetap nyaman dibawa beraktifitas.


Makin lama juga semakin ngeset dan ringan ketika digunakan.


Lasting Power Termasuk Awet Untuk Ukuran Lip Gloss


Lasting power dari si Glam Gloss ini juga oke. Apalagi untuk ukuran lip gloss ya. Termasuk awet. Sekitar 5 sampai 6 jam tanpa makan dan minum. Ketika dipakai makan dan minum tidak langsung bubar. Efek kilaunya masih terasa.


Pigmentasi Dan Stainnya Keluar Banget


Untuk ukuran lip gloss (lagi nih), pigmentasinya juga oke. Stainnya terasa banget. Awalnya aku pikir, ngga bakalan mempan menutupi bibirku yang gelap dan pinggirnya yang hitam. Namun ternyata... Waw.


Berhasil bikin bibirku jadi lebih merona. Ngga sekedar ngasih efek kilap aja. Jadi bibirku ngga semata kelihatan berminyak seperti mamam gorengan aja. Ada semburat warna yang bikin makin fresh.


Finishnya Membuat Bibir Berkilau Tanpa Berlebihan


Walaupun klaimnya mengatakan, lip gloss ini membuat bibir tampak mewah. Jatuhnya tetap manis dan tidak berlebihan menurutku.



Berhasil memberi efek glass lips atau candy lips yang berkilau dan tampak fresh.


Menariknya lagi, lip gloss ini berhasil mengupgrade tampilan bibir kita dengan kilaunya.


Hal ini aku buktikan, ketika aku menggunakan lipstick tanpa dan dengan dilapisi Elshekin Glam Gloss ini. Transformasinya benar-benar terlihat. Sebelum dilayer, tampak flat. Ketika dilayer, langsung terlihat lebih manis dan fresh.


Without Elsheskin Glam Gloss

With Elsheskin Glam Gloss


Crystal Peach, Bening Namun Memberi Rona Segar Pada Wajah


Untuk variant Glam Gloss ini, masih tersedia satu shade saja. Semoga next ada shade baru ya.


Seperti namanya, lip gloss ini meskipun bening (seperti kristal?) namun memiliki hint peach yang soft. Meskipun lembut, tetap berhasil membuat bibir lebih merona natural.


Seperti yang aki sebutkan sebelumnya. Shadenya manis sekali. Membuat bibirku lebih fresh dan lebih cerah dari warna aslinya. Benar-benar diluar dugaanku. Aku pikir hanya kasi efek kilau-kilau aja.


Shimmer-glitter goldnya ngga lebay. Halus sekali namun tetap berperan memberi semburat jingga yang lembut pada bibir.


Conclusion


Bisa dibilang, Elsheskin Glam Gloss ini berhasil bikin aku kembali seneng pakai lip gloss.


Meskipun masih ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan harapanku. Seperti tekstur kental yang membuatnya sulit dicolek.


Secara keseluruhan sih aku suka dengan produk ini. Finish glossnya ngga lebay. Warnanya juga kece di bibir.


Cukup candu jadinya sama lip gloss ini. Rasanya pengen dipakai terus. Hihi.


Pros


Finish glossnya tidak berlebih

Shade peachnya bikin bibir merona segar

Shimmernya halus

Cons


Teksturnya terlalu kental, agak sulit dicolek.


Repurchase?


Kemungkinan besar, YASSSS!


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi___

Thursday, May 21, 2020

Review: Elsheskin Smooth Lip Matte | All Shade

May 21, 2020


Holla...


Masih nyambung sama postingan sebelumnya. Aku mau lanjut bahas porduk terbaru dari Elsheskin. Setelah bahas yang Gloss Matte. Kini aku mau review yang Smooth Lip Matte.


Sekilas seperti sama ya? Tapi selain finishnya, ada beberapa hal lagi yang berbeda. Apa aja tuh? Mana yang lebih rekom? Shadenya seperti apa?


Lipcream Matte Yang Mengandung Argan Oil Agar Bibir Tetap Lembab



Smooth | Non-Sticky | Lightweight | Transferproof


Lipcream dengan finish matte ini, diformulasi dengan Argan Oil agar tidak membuat bibir kering dan pecah-pecah. Meskipun lembab, tidak meninggalkan rasa lengket juga.


Fyi, Argan Oil juga disebut sebagai emas cair karena memiliki banyak manfaat. Minyak ini mengandung vitamin A, E dan Antioksidant. Paling dikenal untuk melembabkan kulit dan bibir. Juga mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari.


Dari klaimnya, dapat dilihat juga. Smooth Lip Matte, diracik agar terasa ringan dan lembut ketika digunakan.


Info Produk


Netto: 6gr

Diproduksi Oleh: PT Cosmax Indonesia Untuk CV Putra Jaya Mandiri (Elsheskin)

Price: @139.000 IDR

Where To Buy: Shopee (Official Store Elsheskin), Website Elsheskin atau Via WA & LINE yang ada di bio Instagram @elsheskin


Atau pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk disc 10% min order 250k via website, LINE dan WA.


Dikemas Simpel Namun Tetap Berkesan Mewah



Bener banget kalau banyak yang keliru, melihat varian Smooth Lip Matte ini dengan yang Intense Gloss Matte. Emang mirip. Di post sebelumnya (Review Elsheskin Intense Gloss Matte) aku juga nyebutin kemiripan ini.



Sama-sama memiliki box dengan nuansa hitam, dikombinasi warna dari setiap shadenya. Boxnya juga dari aklirik bening, dan terdapat detail transparant menyerupai bentuk lipstick. Hanya saja, yang Smooth Lip Matte dilapis finish doff. Sedangkan Intense Gloss Matte, glossy.


Aplikatornya juga masih sama. Reservoir tip. Aplikator yang brushnya berbentuk lancip. Membuat lebih nyaman memoles bibir sampai ke sisi tersempit.



Oia, meskipun tidak terdapat lapisan segel plastik di seluruh body kemasaan. Produk ini tetap disegel ya. Dengan stiker plastik bening bulat pada bagian atas dan bawah tutup boxnya. Ingat, penting sekali memeriksa kelengkapan dan kondisi kemasaan ketika kamu membeli produk ya.


Tektur Creamy Yang Lembut Di Bibir


Secara garis besar, bisa dibilang teksturnya creamy. Konsistensinya tidak terlalu padat, ataupun terlalu cair.


Namun, dibeberapa shade (khususnya yang nude), aku mendapati teksturnya agak kekentalan. Jadi ketika dipoles ke pinggir bibir jadi ngga rapi.


Namun, beberapa lainnya sangat oke. Bahkan ada yang terasa seperti creamy mousse.


Detailnya yang mana aja, ntar bahas di bagian shade ya.


Formulanya Terasa Ringan Tanpa Sensasi Kering


Formulanya nyaman. Ngga berasa tebal di bibir. Walaupun ngesetnya cepat, tapi ngga bikin bibir kering dan kaku. Apalagi sampe terkelupas, ngga ada kejadian sampe begitu deh.


Lasting powernya standart. Maksimal 4 jam tanpa makan minum. Kalau makan ya bubar. Tapi hilangnya rapi dan ngga ngeblock. Ketika direapply juga masih halus dan rapi.


Masih transfer. Tapi dikit, dan bukan yang kenak langsung nempel. Paling kayak minum di gelas.  Atau kalau di tekan sama tissue.


Pigmentasi dan coveragenya good. Menutup permukaan bibir dalam sekali celup aja. Pinggir bibir itemku, ketutup sempurna. Meski ada beberapa shade yang patchy juga. Terutama yang nude (kayaknya ini ampir disetiap produknya dari brand apapun ya?). Nah ini juga detailnya aku bahas di bagian shade nanti ya.


Finish Matte-nya Halus Di Bibir


Lipcream ini meskipun setelah digunakan, cepat kering. Namun finish mattenya haluuus banget. Mirip-mirip seperti suede matte atau lip mousse. Permukaan bibir kelihatan smooth, meskipun masih terlihat gurat dari garis-garis bibir.


Ada Aroma Yang Manis


Jika yang Intense Gloss Matte tidak ada aromanya. Berbeda dengan yang ini. Elsheskin Smooth Lip Matte, memiliki aroma manis yang cukup terasa ketika digunakan. Seperti aroma kue.


Meskipun begitu, lama-kelamaan aromanya pudar dan menghilang kok.


Sejauh ini, aku sih tidak masalah dengan aromanya. Karena memang punya toleransi yang besar terhadap aroma pada produk makeup. Hihi.


Terdapat 6 Pilihan Warna


Lipmatte dari sister brand Elsheskin, Elshebeauty ini terdapat 6 pilihan shade. Mulai dari nude sampai bold. Meskipun, aku pribadi merasa kurang imbang antara shade nude dengan boldnya.



Walaupun begitu, okelah. Semoga next ada launch shade baru lagi ya.


Hello Beautiful


Aku pernah bertanya di Instagram Storyku, tentang shade mana dari lipcream Elsheskin ini yang paling diingini. Nah, ternyata Hello beautiful ini paling rame disebut.


Fyi, ini merupakan shade favorit dari Abel Cantika juga.


Di diriku, Hello Beautiful ini jatuhnya adalah pinky nude. Meskipun sangaaaat nude untuk medium skintone kayak aku, Alhamdulillah-nya ngga ada hint neon.



Jadi meskipun agak tricky makenya, ngga bikin muka kusem. Tetap aja emang, ngga bisa dipakai pas bare face. Harus dipaduin sama makeup yang lumayan kuat di area mata.


Oh So Nude


Ini masih mirip dengan yang Hello Beautiful. Nude juga. Tapi Oh So Nude warnanya adalah peachy nude. Sayangnya di aku, hint beigenya kenceng banget.



Jadi bener-bener pucet pas aku pakai. Meskipun dengan makeup mata yang full, tetap tidak terlalu membantu untukku.


Aku sempat berpikir, mungkin kece untuk base ombre. Memang sih kece untuk dipakai ombre. Namun yang Oh So Nude ini, teksturnya lebih kental dari yang lain. Aku juga melihat dia patchy ketika digunakan. Harus lumayan kerja kerasa untuk meratakannya agar oke di bibir. Agak pakai trick deh. Apalagi di bagian pinggir bibir. Harus di tepuk-tepuk dengan jari. Kalau tidak seperti ngeblock dan tebal di pinggir.


Daswood

Aku sempat mengira ngga bakalan simpatik dengan shade ini. Karena takut jatuhnya akan kusam. Ternyata....


Shade Daswood ini merupakan browny nude. Dengan cool undertone. Aku melihat ada sedikit yellow hint.



Ajaibnya. Meskipun masih tricky dan jelas bukan warna yang bisa aku pakai pas bare face. Si Daswood ini masih cocok di wajahku. Lagi-lagi tidak ada hint neonnya. Jadi ngga sekusem yang aku bayangkan.


Oia, diantara semua warna pale-nya. Daswood ini adalah shade yang teksturnya paling nyaman ya (diantara shade pucet, bukan di antara semua shade). Enak banget. Mudah rata dan ngga patchy.


Choco Mauve


Meskipun namanya Choco Mauve. Ketika aku poles, awalnya shade ini lebih terlihat pinky mauve dengan brown hint. Namun, sekitar setengah jam. Shade ini bakalan oksidasi. Ketika oksi, barulah dia terlihat lebih browny mauve.



Menurutku, ini agak mirip dengan Sugarberry dari variant Intense Gloss Matte, tapi versi deep mattenya.


Walaupun warnanya seloooow, shade yang ini masih oke untuk dipakai bare face. Masuk juga untuk semua skintone.


Queensberry


Satu-satunya shade merah dari squad Smooth Lip Matte.


Dannnnn. I love it. Karena memang merupakan tipe red lipstick favoritku. Dark red wine. Walaupun merah pekat tapi ngga gonjreng.



Tekstur dan formulanya juga nyamaaan. Biasanya shade dark red begini belum pernah gagal ya di segala warna kulit.


Brick The Rules


Last but not least. Brick the rules ini adalah warna nude yang paling aku suka. Definisi MLBB (My Lip But Better) buat aku.


Browny orange, dengan hint merah. Bener-bener pilihan tepat untuk yang mau pakai lip nude, tapi takut pucet. Warnanya kalem, tapi fresh.



Tekstur dan formulanya juga enak banget. Untuk yang seri nude, aku sih yes banget sama si Brick The Rules ini. Yakin sih, juga bakalan masuk di segala skintone.


Note: penggambaran warna bisa saja berbeda di setiap orang ya beb. Karena menyesuaikan skintone dan undertone masing-masing.


Conclusion


Aku puas dengan lipcream dari Elsheskin ini. Meskipun ada tekstur dan formula yang tidak konsisten di beberapa shade. Namun, secara keseluruhan sih oke. Bagusnya, untuk shade favoritku tekstur dan formulanya nyaman semua.


Aku berharap, next mereka akan reformula menjadi lebih konsisten nyaman dan enaknya untuk seluruh shade.


Selain itu, semoga juga ada shade lain yang lebih beragam dan berimbang. Terutama lebih memperbanyak shade bold atau shade dengan earthy tone yang warm  (yang sedang hits dan memang kece digunakan khususnya untuk wanita Indonesia).


Pros


Pilihan shade lumayan banyak
Hasil finish mattenya smooth di bibir
Tidak bikin bibir kaku dan kering

Cons


Tekstur dan formula di beberapa shade tidak konsisten
Warna nude terlalu mendominasi

Repurchase?


Bisa jadi sih, khususnya shade Queensberry dengan Brick The Rules. Namun, seiring dengan ramainya lipstick dan lipcream baru bermunculan. Aku ngga begitu janji. Hihi.


Rate


4 / 5


XOXO


Madamabi___

Review: Elsheskin Daily Protection For Acne | Sun Screen Tepat Untuk Kulit Berjerawat #GoGoGlow

Holla... Mau kulit glowing? Penggunaan sun screen salah satu rahasianya agar kamu semakin go go glow beb. Banyak yang udah paham ya kalau p...