Sunday, September 5, 2021

Review: Elsheskin Hydra Boost Oil Free Moisturizer

September 05, 2021



Holla...


Moisturizer bisa dibilang adalah timeless skincare. Kayaknya dari kecil udah akrab banget kan sama kata pelembab wajah? Produk perawatan wajah yang memang lazim digunakan, bahkan jika si pemakai bukan seorang skincare addict sekalipun.


Di postingan kali ini aku mau mengulas moisturizer terbaru dari Elsheskin, yang launch pada tanggal 25 Agustus 2021 kemarin. Gimana? Pada kebagian? Gercep dong ya pasti.


Akhirnya ya.. Setelah menggunakannya sejak awal Agustus. Udah gemes mau cerita. Sekarang waktunya deh.


Hydra Boost Oil Free Moisturizer | Breakout Free MoisTRUErizer


Seperti yang kalian tahu Elsheskin punya dua moisturizer baru. Biru dan pink. Produk ini disebut juga sebagai MoisTRUErizer. Karena dikonsepkan sebagai pelembab wajah yang bisa sesuai dengan semua jenis kulit.




Aku baru coba yang biru, Hydra Boost Oil Free Moisturizer. Kenapa aku pakai yang ini?


Karena kulitku dry-acne prone. Aku direkomendasikan yg Hydra Boost.


Kenapa? Karena selain menghidrasi, juga membuat jerawat jadi lebih kalem. Selain itu, moisturizer ini juga sebut sebagai Breakout Free MoisTRUErizer.


Fresh and Non Greasy - Absorb Quickly - Control Excessive Oil up to 8Hrs - Non-Breakout Formulation - Moisturizing up to 72Hrs - Hygienic and Travel-Friendly Packaging


Selain hydrating, soothing dan moisturizing. Pelembab ini memiliki beberapa benefit. Yaitu menyeimbangkan produk sebum. Meredakan kemerahan pada jerawat. Melindungi, memperbaiki serta memperkuat skin barrier. Last but not least, membuat kulit lebih glowing, kenyal dan halus.


Si biru ini cocok untuk kulit normal, normal to oily dan oily skin. Juga acne prone skin friendly.


Hydra Boost  Oil Free ini selain paraben & sulfate free. Juga essential oil, silicone, fragrance dan alcohol free lho.


Meet The 10 Hero Ingredients


Ceramide - Beet Root - Triple Cica - Galactosyl Salicylate - Zinc PCA - Japanese Knotweed - Saccharide Isomerate - Annona Cherimola Fruit Extract - Aloe Vera - Niacinamide


Ceramide, untuk mempekuat skin barrier.

Beet Root, sebagai anti aging.

Triple Cica, menghaluskan tekstur kulit.

Galactosyl Salicylate, anti inflamasi.

Zinc PCA, Reduces redness.

Japanese Knotweed, membuat kulit menjadi lebih kenyal.

Saccharide Isomerate, untuk menghidrasi kulit lebih lama.

Annona Cherimola Fruit Extract, menenangkan kulit yang sensitif.

Aloe Vera, melembabkan kulit.

Niacinamide, mencerahakan kulit.


Info Produk


Netto: 30 ml
Price: @129.000 IDR
Where To Buy: Sampai tulisan ini dipublish, masih exclusive di official store Elsheskin di Tokopedia

Tube Biru Pastel-nya Super Cute Dengan Pump Aplikator Yang Praktis


Paling geger sebenarnya sama packagingnya. Benar-benar gebrakan baru dari Elshe. Berani keluar dari zona nyaman pengemasan mereka yang identik merah putih. Mereka berani memilih warna yang lebih eye catching dan mewakili deskripsi dari produk. Isinya juga 2x lebih banyak dari moisturizer sebelumnya.




Dikemas dalam tube berwarna biru pastel. Kualitas tubenya good. Materialnya kelihatan kokoh dan ngga mudah penyok. Tutupnya juga rapat dan ngeklik dengan sempurna. Sehingga ngga mudah bocor atau tutup terlepas. Dengan pump aplikator yang praktis dan lebih higienis tentunya. Pumpnya oke ya, ngga keras dan enak banget ngeluarin produknya.


Oia, karena aku mencoba sebelum produk launch. Sehingga kemasaan yang sampai di aku belum final. Masih belum lengkap, ngga ada kotaknya. Ntar kalau udah punya yang komplit, aku update kembali.


Cream Gel Yang Watery dan Super Ringan Tanpa Meninggalkan Jejak Residu


Teksturnya cream gel berwarna putih susu yang super lightweight dan watery. Jadi cepat banget meresapnya.




Begitu diapply terasa basah dan segar, namun setelah dipoles secara merata, langsung meresap. Aku nangkap ada jejak residunya sedikitpun. Kayak ngga pakai apa-apa di wajah. Ini sih sah ya jadi moisturizer gel tercepat meresap, yang pernah aku coba sampai saat ini.


Dari awal pakai sampai sekarang, aku belum merasakan efek ngga nyaman apapun. Kulitku terasa adem dan nyaman sekali. Di wajahku finishnya matte. Namun hidrasinya tetap terasa stabil dan awet.


Fragrance


Seperti klaimnya, tentu saja produk ini fragrance free dong. Seperti produk elshe pada umumnya. Meskipun begitu, dipencium tetap nyaman ngga ada aroma chemical yang terlalu mengusik.


How To Use


Moisturizer ini bisa digunakan baik siang maupun malam. Tentunya setelah membersihkan wajah dahulu, dilanjut toner, essence, serum dan kemudian moisturizer ini. Untuk siang, tentu saja kamu harus memproteksinya dengan sunscreen.


Moisturizer Elshe ini aman digunakan bagi ibu hamil, menyusui dan juga remaja mulias usia 14 tahun. Untuk situasi dan kondisi tertentu atau merasa ada keraguan, bisa konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu ya.


Klaim "Treat and Calming Pimpel-nya" Terasa Banget


Selama pakai ini, aku ngerasain banget kalau kulitku semakin stabil kondisinya. Jerawat cepat banget kempes dan kalem. Padahal ngga pakai acne care lainnya. Pertama pakai itu aku lagi ada jerawat radang di pipi. Sekitar 2 hari pakai udah berasa kempes dan radangnya reda seketika.





Ngga comedogenic. Bahkan pori-pori jadi lebih terawat. Bikin kulit lebih bersih dan teksturnya halus dan kenyal. Awalnya aku juga ngga ngeh, namun semakin diperhatikan kulitku juga terlihat lebih cerah.


Oia, meskipun nyaman. Ada kalanya sih kulitku merasa butuh moisturizer yang lebih rich lagi. Maybe next aku selingin sama yang pink yang lebih rich lagi kali ya.


Worth To Buy?


Dari awal pakai, aku udah terkagum-kagum sih sama si biru ini. Packagingnya gemes banget. Pakainya mudah dan higienis. Teksturnya cakeeep banget. Formulanya juga nyaman. Belum lagi harganya terjangkau. Pantes banget dicoba deh.


Menurutku produk ini recommended untuk dry & acne prone skin. Ingredients, tekstur dan formulasi benar-benar bersahabat dengan kulitku yang kering dan rawan berjerawat ini. Klaimnya juga terasa nyata banget. Hampir semua klaimnya terasa di kulitku.


Selain itu, bangga sih sama langkah yang diambil oleh Elsheskin untuk menghasilkan produk yang lebih baik namun masih dalam kategori terjangkau.


Pros


Packaging gemes
Pump aplikator praktis
Tekstur watery gel yang mudah meresap
Nyaman di kulit
Meredakan jerawat
Harga terjangkau

Cons


Sedikit kurang rich untuk dry skin


Repurchase


Yasss. Tapi seperti yang aku bilang di atas. Mau nyoba diselingin sama yang pink juga. Review soon ya...


Rate


4,5/5


XOXO


Madamabi___

Saturday, August 28, 2021

Perlukah Menggunakan Eye Skincare, Kapan & Apa Sajakah Jenisnya?

August 28, 2021



Holla...


Produk perawatan kulit area mata, masih sering menimbulkan pertanyaan. Yaitu, seberapa perlu atau efektifkah produk jenis ini digunakan?


Banyak rumor dan spekulasi yang beredar. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar eye skincare yang sering aku temui. Beserta penjelasannya yang aku temui dari beberapa sumber ya.


QnA Seputar Eye Skincare


Umur berapa sih bisa pakai eye skincare?


Sama seperti produk anti aging, eye care bisa digunakan di awal usia 20an.


Jika punya problem khusus seputar kulit area mata sebelum usia tersebut. Baiknya konsultasikan dahulu ke dokter kulit/aesthetic ya.


Lalu, produk yang masuk ke dalam kategori eye skincare itu apa aja?


Ada eye patch/mask, eye serum dan eye cream (kalau ada lagi yang lain boleh komen ya).


Mmm.. Bukannya katanya eye cream itu sama aja dengan moisturizer biasa?


Pada dasarnya sifatnya sama. Sebagai pelembab. Tapi tetap konsistensi dan formulasinya beda. Eye cream pastinya sudah di sesuaikan dengan kebutuhan kulit area mata yang memang lebih berbeda dibanding kulit wajah secara keseluruhan.


Lagi pula, pernah ngga baca note begini di kemasaan mositurizer kamu: "Hindari Area Sekitar Mata"?


Di bawah ini adalah produk-produk untuk kulit area mata yang bekerja baik di aku.


- Lacoco En Nature Intensive Treatment Eye Serum


Eye serum berbentuk gel bening ini, diperkaya dengan ekstrak Apel yang berfungsi sebagai anti oksidan. Intensive Treatment Eye Serum ini, kerjanya bisa dibilang cukup cepat lho. Dipakai rutin dalam waktu dua minggu saja sudah menunjukan hasil. Area bawah mata jadi lebih kenceng dan ngurangi kantung mata. Mata jadi kelihatan lebih fresh.


Eye serum Lacoco ini merupakan produk perawatan kulit area mata yang pertama yang ngaruh di aku.


- Garnier Hydra Bomb Eye Serum Mask (Brightening Eye Mask)


Dengan orange extracts & Hyaluronic Acid yang klaimnya untuk menyamarkan kantung mata dan lingkaran hitam.


Kebetulan emang kualitas tidur lagi pules-pulesnya. Jadi ngga gitu masalah dengan mata panda. Tapi kantung mata ini sih yang emang ngga bisa dihindari.


Ternyata sheetnya lebih lebar dari yang aku bayangkan. Jadi ngga hanya di bawah mata aja. Namun sampai ke samping, bahkan mengenai anak rambutku. Mayan jugakan, bisa menghantarkan HA ke area mata dengan lebih luas.


Essencenya pas-pas aja sih. Seger banget, tapi. Benar-benar bikin rileks.


Untuk kantung mata aku ngga ngerasa perubahan yang signifikan ya. Apalagi mata panda, karena menurutku lagi ngga ada lingkaran hitam di sekitar mataku juga.


Namun, aku merasa kulit sekitar mata jadi lebih lembab dan agak kencang. Yah okelah untuk menangkal keyiput di mata kan beb? Hihi.


dan


Hydra Bomb Eye Serum Mask (Lines-Smoothing Eye Mask)


Dengan star ingredients Coconut Water & Hyaluronic Acid, tuh udah kebayang wanginya bakalan seperti aroma air kelapa yang seger. Ternyata ngga sih. Hehe. Masih ada hint aroma air kelapanya, tapi samar banget.


Lembarannya halus, dan bentuknya pas di mataku. Bisa dipisah gitu ternyata. Pas pakai ini rasanya sejuk sih. Tapi ngga yang seger banget gitu. Padahal udah disimpen di kulkas.


Cukup ngademin. Bikin rileks juga.


Untuk klaimnya yang menyamarkan garis halus, ngga gitu terlihat signifikan memang. Ngga tau sih karena baru sekali pakai juga kan ya?


Tapi, setelah aku perhatiin kantung mata memang agak kempes dikit.


Okelah untuk bikin area mata jadi lebih fresh, dan menghilangkan lelah pada mata.


Lelah melihat layar hape/tv/laptop, lelah baca, dan lelah melihat kepalsuan (*eh).


- Elsheskin 5 in 1 Eyessential Night Serum


Elsheskin 5 in 1 Eyessential Night Serum ini, merupakan eye serum lokal pertama yang menggunakan Retinol. Itu sebabnya dianjurkan digunakan pada malam hari.


Selain Encapsulated Retinol, terdapat juga kandungan utama lainnya. Vitamin C, Red Algae, Apple Stem Cells, Duo-Peptides, Hyaluronic Acid dan Polyglutamic Acid.


Diklaim cocok untuk semua jenis kulit. Mencerahkan dan menyamarkan lingkaran hitam. Mengurangi mata sembab. Mengencangkan kulit area mata. Menghaluskan garis kerutan di area mata. Serta menghidrasi mata sehingga menjadi lebih lembab dan terasa fresh.


-Pond's Age Miracle Eye Cream


Teskturnya cream padat yang agak thick. Tapi ketika diaplikasikan sama sekali ngga lengket. Meresapnya juga cepat.


Terlalu dini memang untuk lihat apakah dia ngefek di garis halus sekitar mataku. Namun, aku ngerasa sekali tekstur kulit di area mata lebih lembab dan halus. Biasanya ada perbedaan yang cukup kentara antara kulit wajah secara keseluruhan dengan area mata. Nah semenjak pakai ini, kulit area mata berasa haluus dan sama dengan kulit wajah lainnya. Lalu, terasa lebih kencang dan ngga kendurs.


-


Nah, itu dia ya jawaban dari beberapa pertanyaan seputar eye care. Yang aku temukan dari hasil googling dan mantengin para beauty/skincare guru panutan. Semoga membantu.


Oia, apalagi ya pertanyaan seputar eye care lainnya?


XOXO


Madamabi___

Sunday, August 22, 2021

Kenapa Harus Peduli Dengan Mental Health?

August 22, 2021



Holla...


Untuk yang ngikutin aku di sosial media, khususnya IG (ya cuma itu aja sih sosmed yang aktif sekarang). Pasti sering melihat aku rajin share hal-hal seputar mental health. Mungkin sampe terbersit, kok beauty blogger bahasnya mental health terus.


Bahkan sampai pernah ada yang berasumsi kalau aku berada di situasi hidup yang peliiiiik banget. Ya hidup memang pelik sih beb. Tapi Alhamdulillah, aku share hal tersebut bukan karena lagi kejepit problem idup yang gimana-gimana gitu. Melainkan menyadari bahwa hal itu penting sekali. Jangan tunggu kejepit dulu baru membuka diri sama urusan mental.




Semenjak semakin ngikutin issue-issue seputar mental health dan wellness. Aku semakin terbuka untuk menelisik kondisi mentalku sendiri. Semakin memperhatikan setiap pikiran yang ada di kepalaku dan tindakan yang aku lakukan. Menggali akar dari segala luka dan trauma. Menerimanya, kemudian mengobatinya.


Tujuannya untuk apa?


Pertama, aku sadar benar kalau kesehatan mental itu penting untuk disadari.


Memperhatikan kondisi mental kita, sama pentingnya seperti kita memperhatikan  kondisi fisik kita. Karena sebenarnya, kesehatan itu sepaket. Mental dan fisik. Lahir dan batin. Jasmani dan rohani (jadi ingat pelajaran Penjaskes dulu ya. Hihi).


Tidak perlu malu untuk mengulik kondisi mental kita. Tidak ada alasan juga untuk denial ketika sudah menemukannnya. Terima.


Memang sulit ya untuk mengakui hal negatif di diri kita. Karena pada dasarnya kita manusia lebih senang untuk dilihat dalam kondisi yang baik-baik saja. Ngga heran istilah "pura-pura bahagia" menjadi populer saat ini.


Berat untuk kita, ketika mengakui kalau ada yang salah dengan hidup ini. Kita merasa malu untuk dilihat tidak baik-baik saja, karena bisa muncul perasaan sebagai manusia yang kurang beruntung. Sedangkan, kata beruntung (seringnya) berhasil menaikan nilai diri.


Intinya kita mau dilihat baik-baik saja.


Namun, hidup itu formulasinya memang hoki dan apes. Dua rasa itu akan kita kecap dalam hidup. So, kalau kata hitsnya "It's Okay To Not Be Okay!".


Kedua, karena setelah aku resapi lagi makna dan arti hidup ini (uhuk). Kita semua berjuang hidup untuk kualitas hidup yang lebih baik.


Definisi kualitas yang baik bagi setiap orang berbeda-beda dan sifatnya bebas ya.


Bagiku, kualitas hidup bermula dari dalam diri. Aku lebih senang mendefinisikan arti kualitas hidup berdasarkan hal-hal yang berada di dalam diriku sendiri (termasuk kondisi mental) dibanding hal-hal yang sifatnya kebendaan atau pencapaian. Karena apa yang dimiliki dan apa yang diraih itu nilainya relatif.


Lalu, kualitas diri seperti apa yang aku maksud?


Kemampuanku untuk menjalani hidupku yang hakiki. Menjalani hidup dengan sepenuh hati.


Untuk menggali kemampuan diri kita agar berkerja optimal, tentunya perlu menyadari benar kondisi kita. Selain fisik, tentu saja kondisi mental.


Kalau tidak, maka ngga akan perna seimbang kerjanya. Dengan begitu, kualitas diri tadi semakin sulit untuk kita capai.


Ketiga, status sebagai Ibu. Bahagia itu menular, begitu kesedihan. Hal ini juga berlaku untuk kondisi mental. Selain genetis, kondisi mental Orangtua (khususnya Ibu yang lebih sering berinteraksi dengan anak) juga mempengaruhi tumbuh kembang juga watak anak.


Kalau mentalnya ngga siap dan sedang aur-auran. Besar sekali kemungkinan untuk kepancing perasaan negatif. Ngga mau dong ngasi trauma ke anak, akibat dari kontrol kita yang bablas.


Sering juga kejadian, di mana kita mikirnya anak kok susah banget sih di ajarin? Kok ngga ngerti-ngerti sih dibilangin? Dikasih tahu malah membal.


Ng.. Nganu, bukan makanan tahu temennya tempe ya Bund.


Coba deh dipikir ketika dalam kondisi yang stabil. Besar kemungkinan, masalahnya bukan hanya di anak. Tapi kitanya yang kurang zen!


Dari hal-hal yang sering melekat pada kehidupan seorang ibu. Seperti burnout, depressi, mudah marah, cepat lupa, merasa diri kurang, gampang lelah, dan banyak lagi. Semuanya memiliki penyebab yang berkaitan dengan kondisi mental yang kurang stabil.


Keempat, beauty inside-out. Suasana hati itu terpancar dari paras. Aku percaya itu. Kalau mental kita lagi kacau. Itu akan terlihat jelas di wajah.


Memang riasan dan hasil skincare-an akan ngaruh. Namun kalau mental lagi kacau, mau seglowing atau sementereng apa makeup. Kayak ada awan mendung yang menyelimuti. Istilahnya tuh, gelap auranya. Wkwk.


Okelah kalau "pancaran" seseorang itu bisa relatif. Tapi penelitian ilmiah juga sudah mengemukakan, bahwa orang dengan masalah mental memiliki performa fisik (bukan ciri fisik ya, itumah udah dari Yang Maha Kuasa) yang menurun.


Contohnya nih, stress bisa memicu keriput.


Sulit tidur bisa mengundang kantung mata dan lingkar hitam. Selain habit, pola tidur bisa terganggu karena masalah mental (stress atau anxiety).


Di sekitarku juga ya banyak contohnya. Orang-orang yang damai dari dalam. Chill, ngga musingin yang ngga perlu dipusingin. Asertif. Emang wajah dan badannya terlihat lebih segar dan sumringah. Bikin kita yang berhadapan dengannya jadi ikutan happy.


Kelima, mengasah empati. Kalau ngikuti issue-issue seputar mental health. Kita jadi banyak tahu hal-hal apa aja yang berkaitan dengan kesehatan mental seseorang. Memahami gejala, penyebab dan akibat.


Kalau udah paham, harusnya kita jadi lebih peka sama tindak-tanduk seseorang yang berkaitan dengan masalah mentalnya. Memang bukan tanggung jawab kita untuk menyembuhkannya. At least, kita punya empati dan bisa menghindari untuk bertingkah yang dapat memperparah luka seseorang.


Karena, kita bisa aja ngelihat seseorang tertawa, senyum, atau terlihat baik-baik saja. Tapi kita kan ngga tahu di balik itu. Seperti apa hidup yg dia jalani. Bagaimana hari yang dilaluinya. Atau baru mendapat kabar apakah dia sebelum berhadapan dengan kita.


Asah terus empati kita yuk!


Keenam, agar semakin mengenal diri. Nah, ini yang paing kerasa banget sih buat aku. Karena harus "bertanya" dengan diri sendiri apa yang terjadi. Apa yang tengah dialami dan dirasakan. Berdialog dengan diri sendiri untuk melihat kondisi mental sendiri. Seperti dibawa berkenalan dengan diri sendiri.


Memang akan ada penolakan di awal. Tapi lama kelamaan, akan membawa ke fase akrab dengan diri sendiri. Selain menerima juga jadi lebih akrab sama diri sendiri. Dengan begitu, rasanya lebih ikhlas dengan apapun yang pernah dilalui dan yakin bahwa semua ada hikmahnya. Proses ini benar-benar mengantar ke pintu gerbang penerimaan seutuhnya atas hidup dan kuasa Sang Pencipta. Surrender.


Ketujuh, agar ngga terjerumus ke perbutan impulsif yang merugikan diri sendiri.


Kalau kita perhatiin kasus yang marak terjadi saat ini. Sebut saja Suicide, terjerat  hutang, fraud di kantor, depressi dan banyak lagi. Semua bermula dari kondisi mental yang stabil. Masalah yang menumpuk di dalam diri dan ngga kunjung terobati.


Tidak puas dengan diri, melakukan pelarian dalam bentuk yang impulsif. Seperti belanja gila-gilaan atau memuaskan diri dengan fasilitas di luar kemampuan untuk membuat perasaan jadi lebih baik. Hilang kendali diri untuk mengobati luka. Semuanya memiliki akar masalah dari kondisi mental yang kurang sehat.


Kedelapan, untuk hidup yang lebih damai. Nah ini tujuan dari segala tujuan hidup ya. Damai. Ngga nyiksa diri sendiri. Ngga ngerugiin dan ngegresekin orang. Haha. Ngegresekin orang? Bahasa apa itu Sar? Ngga ngusilin, resek, dan nyampurin hidup orang gitu maksudnya ya.


Ketika memahami tentang kesehatan mental. Kita jadi mengerti mana yang bisa kita pikirkan lebih serius mana yang kita hempaskan. Mana yang bisa kita kontrol dan mana yang kita lepaskan saja. Dalam bertindak kita juga lebih terkendali. Dalam menerima pendapat lebih terbuka. Ngga mudah ketrigger, karena dari dalam udah lempeung.


-


Oia, last but not least. Penting juga bagi kita merubah mindset, terhadap arti mental illnes atau mental health. Bahwa hal ini bukan lagi seperti penyakit memalukan yang pada zaman dahulu (bahkan sekarang) pengidapnya harus dipasung agar tidak mengganggu kenyaman umum.


Atau orang yang berjalan-jalan sambil ngomong sendiri dengan tampilan lusuh.


Penyakit mental bukan hanya terlihat dari perilaku diluar kendali yang bersifat akut. Seperti mengamuk tanpa tentu arah.


Ketidakstabilan mental banyak gejala dan betuknya dan bisa dialami oleh siapa saja. Bahkan yang terlihat paling sumringah sekalipun. Yang pendidikannya paling tinggi. Karirnya cemerlang. Bahkan hartanya paling menggunung. Karena kesehatan mental, PR kita semua.


Mungkin kalian pernah ingat, aku pernah publish tulisan di bawah ini juga. Yang ngga tahu, boleh disamperin beb... Hihi


Ngga Apa Stress, Dian Sastro Juga Stress Kok!




So.. Masih haruskah kita denial untuk urusan kesehatan mental?


XOXO


Madamabi___

Sunday, August 15, 2021

Review: Love Beauty And Planet Vegan Biotin & Sun-Kissed Mandarin Strong & Radiant | Shampoo - Conditioner

August 15, 2021



Holla...


Dari dulu, permasalahan rambutku selalu tentang rambut rontok. Pulih - kambuh - pulih - kambuh. Udah gitu aja terus. Bagus dikit, eh baru mau manjangin rambut, mulai lagi helaian rambut bertebaran di mana-mana. Selain risih, serem bok. Takut rambutnya habis. Hihi


Jadi begitu Love Beauty And Planet ngeluncurin Vegan Biotin & Sun-Kissed Mandarin Strong and Radiant Shampoo - Conditioner, jelas ngebatin "harus cobain nih".


Perpaduan Manfaat Biotin Dengan Kesegaran Sun-Kissed Mandarin Untuk Rambut Yang Lebih Kuat




Di varian hair care terbaru mereka, LBP menggabungkan kekuatan dari Vegan Biotin dengan Sun-Kissed Mandarin untuk mengatasi rambut rontok.


Sebelum review produknya, aku mau bahas dikit tentang Biotin dan Sun-Kissed Mandarin ini. Serta apa kaitannya dengan perawatan rambut rontok.


Biotin sendiri, dikenal juga sebagai Vitamin B7 atau Vitamin H. Berperan dalam metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Hal ini juga yang akhirnya mendorong untuk menstimulasi rambut.


Sebab itu, Biotin dipercaya sebagai salah satu sumber Vitamin yang mampu mengatasi rambut rontok dan membuatnya menjadi lebih kuat.


Biotin juga lazim kita jumpai pada makanan yang kita konsumsi. Sebut aja, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, hati ayam atau sapi, jamur, ubi, dll.


Karena LBP adalah brand yang mengusung vegan beauty dan cruelty free, jadi mereka menggunakan Vegan Biotin. Atau biotin yang bersumber dari nabati dan tidak bersentuhan dengan hewan.


Pada seri Rainforest ini, LBP menyatukan Vegan Biotin yang berperan dalam menstimulasi dan support pertumbuhan rambut.


Sedangkan aroma Sun-Kissed Mandarin, memberikan kesegaran yang mampu menenangkan dan mengatasi stress. Karena stress juga merupakan penyebab rambut rontok kan.


Packagingnya Eye Catching  Banget




Secara keseluruhan, desain kemasaannya masih khas LBP dan mirip dengan produk mereka lainnya. Bedanya, yang seri ini didominasi dengan warna ungu dengan kuning. Aku suka banget sama perpaduan warnanya. Ceria, namun kesannya mature gitu. Hihi.


Terdapat print dari jeruk mandarin dan orange blossom, untuk mempertegas star ingredients dari produknya.


Tentunya juga dikemas dalam botol plastik daur ulang dan mudah didaur ulang kembali. Botolnya berupa tabung dengan tutup model press top. Praktis, safe dan produk juga keluar dengan baik. Ngga mudah tumpah ataupun beleberan.


Meskipun serupa, tapi ada ciri yang membedakan antara shampoo dengan conditioner. Pada bagian depan label shampoo, didominasi warna ungu tua. Sedangkan conditioner, didominasi oleh warna ungu tua.




Untuk shampoo terdapat dua pilihan size, 200 ml dan 400 ml. Namun untuk conditioner hanya terdapat satu ukuran, yaitu 400 ml saja.


Vegan Biotin & Sun-Kissed Mandarin Strong and Radiant Shampoo




Price: 200 ml = @46.800 IDR & 400 ml = @78.800 IDR


Shampoonya clear gel texture yang lumayan mudah diemulsi sampai berbusa. Hanya saja, aku merasa harus diaplikasikan dalam jumlah yang sedikit lebih banyak dari biasanya.




Karena sulfate free, sempat mikir bakalan keset pas dipakai. Ngga ternyata. Ketika dibilas memang kayak agak licin gitu, beda vanget sama yang variant ijo dan biru yang sebelumnya aku pakai yang ngga ada licinnya dikitpun. Tapi masih okelah. Karena ngga sampe bikin ketombe di aku.


Dari pertama kali pakai, rambut ini udah berhasil bikin rambutku kelihatan beda dari sebelumnya. Jadi haluuuus banget. Lemes dan bouncy gitu. Bervolume tapi ngga megar. kayak rambut di smoothing, lemes dan jatuh gitu.


Terus kan ya, rambutku itu modelnya curly di bawah. Jadi kelihatan bentuknya. Jadi lebih terdefinisi model rambut asliku, kayak distyling. Padahal ngga.


Karena rambut jadi lemes, halus dan ngga mudah kusut, memang rontoknya jadi kelihatan berkurang. Ngga seinstan itu, tapi progressnya kerasa sih.


Aromanya juga segeeeer banget bok. Kayak juice sunkist beneran. Haha. So far sih seneng banget sama shampoo ini. Rambutku terasa lebih bernutrisi.


Vegan Biotin & Sun-Kissed Mandarin Strong and Radiant Conditioner




Price: 400 ml = @78.800 IDR


Conditionernya ini bikin rambut yg udah halus karena si shampoo jadi makin lembut deh. Aromanya khas sunkistnya juga, seger banget.




Teksturnya agak lebih padat dari conditioner LBP yang aku pakai sebelumnya, yaitu yang variant Tea Tree Oil & Vetiver ( Hijau). Tapi tetap masih dikategori ringan sih.


Kayak klaimnya, mudah dibilas. Memang di rambut seperti terasa agak licin, tapi di tangan ngga kerasa kok ada residu yang tinggal. Selain itu ngga ada feel kayak kurang bilas tentunya dong.


Yay or Nay?


Udah aku pakai sebulanan.  Sampai saat ini, masih mutusin untuk lanjut terus. Karena rambut emang kerasa lebih padet kalau dikuncir dan  lebih kuat. Ngga mudah patah maupun rontok ketika keramas atau nyisir.


Menurutku, duo Vegan Biotin & Sun-Kissed Mandarin ini ngga hanya oke untuk yang punya masalah rambut rontok. Tapi juga rekom banget untuk yang rambutnya mudah kusut atau kaku. Apalagi yang mengalami rambut kering, rusak dan kurang nutrisi, coba deh beb.


Apalagi harganya juga terjangkau, dan isinya. Udah gitu, LBP ini sering banget kan ngasih promo dan bundle dengan gift yang gemes-gemes gitu.


Cek deh Official Store mereka di Shopee atau Sociolla beb.


XOXO


Madamabi___

Wednesday, August 11, 2021

#JurnalBulananMadamabi: Juli 2021

August 11, 2021



Holla...


Gimana kehidupan di Juli kemarin beb? Semoga aman yaaaa? Aman dong ya! Diamankan-amankan aja deh di situasi kayak gini.


Bulan Juli 2021 ini bisa dibilang bulan paling gloomy. Khususnya menyangkut pandemi. Bulan di mana kabar duka semakin ramai terdengar.  Sebahagian besar ya bersangkutan dengan Covid 19. Baik itu kerabat dekat, kerabat jauh, teman online sampai kerabat dari teman online. Lelah banget kadang berada dalam situasi Dunia yang kayak gini. Tapi ya, kalau dipikir memang udah di luar kendali manusia. Doa banyak-banyak. Kontrol hal yang berada di dalam diri sendiri. Selebihnya serahkan ke Yang Maha Kuasa.


Aaah.. Mau nulis tentang ini aja udah ngga tahu lagi gimana nyari kata-katanya. Speechless.


Oke, baik deh. Lanjut yaaaa..


Bulan kemarin juga baru ngerasain suasana kehidupan yang baru. Yang sebelumnya ngga pernah dirasain. Nemenin yang lagi School From Home (SFH). Hihihi.


So far sih masih aman ya. Karena materinya juga fun. Anakku bisa mengikuti dan excited dengan kehidupan sekolahnya.




Walau memang di minggu pertama kayak ada pressure gitu kalau tugas anaknya belum dikirim. Akunya sih yang ngerasa belingsatan sendiri. Takut kelamaan ngirim. Padahal guru-gurunya anakku kooperatif banget. Syukurnya.. Setelah itu jadi lebih santai. Asal jangan kesantaian ya.. Malah lelet pulak nanti.


Oia, selama anakku sekolah. Aku juga jadi semakin bisa menilai kekurangan dan kelebihannya. Sebagai bahan evaluasi aja ya. Untuk jadi patokan mana yang lebih di latih dan distimulasi dengan lebih fokus, mana yang ngga terlalu dikejer.


Ya lagi-lagi tetap sambil Istighfar biar ngga ngepush anak berlebih. Biasalah.. Paham dan ngikutin issue parenting. Tapi hamba manusia, sering khilaf kan. Takut ngga optimal. Tapi cemas juga terlalu ngoyo. Yahhh, parenting selalu bikin gamang dan blunder.


Selain itu, morning routine juga jadi berubah. Sebagai orang yang senang dengan aktifitas beragam, dan mudah bosan dengan rutinitas yang sama dalam jangka waktu panjang. Hal ini berdampak baik untukku. Kerasa kayak ada sesuatu yang baru di hidup. Jadi ngeboost semangat.


So far sih, Juli kemarin aku jalani dengan baik. Cukup enjoy dan mindful. Ngga ngoyo dan lebih legowo membiarkan diri untuk santai. Mmm..  Bisa dibilang juga, lagi melatih diri untuk lebih dengarin badan. Sembari itu, tetap menjaga konsistensi untuk hal-hal yang essential.


Nonton series masih, dan tebak dong apa?





Reply 1988.


Wkwk. Haree gini baru nonton Doek Sun? Iya.. Iya... Telat emberan. Ntah kenapa, akutuh suka skeptis sama drakor-drakor yg "katanya" bagus. Tapi setelah tekad bulat nontonnya dan selesai. Ya iya. Bagusss.


Memang 80's vibesnya kurang kental dan kurang natural ya menurutku. Mmm, emang kerasa sih 80an-nya. Hanya aja, aura 80an yang sengaja disetting.  Masih kerasa natural aura 80annya Sunny. Semoga dapetnya maksudku di sini.


Namun, tetap sih. Serial ini padet dan insightful sekali. Ngga hanya dalam hal persahabatan. Keluarga juga. Hidup bermasyarakat. Menentukan pilihan dan meraih impian. Menyorot beberapa issue mommylife dari case dan sudut pandang yang berbeda. Banyaaaak banget lah pembelajaran hidup di sini. Maap ya, gitu deh kalau baru nonton. Marok sendiri. LOL.


Oia, kemarin juga lagi suka ngedit-ngedit ala doodling di Canva. Mostly untuk feed akun dagang. Jadi lebih berwarna dan akupun happy lihat feed yang ceria laik a renbowww. 







Sooo... Gimana dengan Juli kalian?


XOXO


Madamabi___

Friday, August 6, 2021

Review: Elsheskin 5 in 1 Eyessential Night Serum

August 06, 2021



Holla...


Meskipun cukup sering mendengar, bahwa eyecare product merupakan skincare yang biasa digunakan di wajah secara keseluruhan. Kemudian dibranding menjadi produk khusus area mata. Aku sih tetap team YAY untuk eyecare.


Kenapa?


Karena sudah memakai beberapa produk eyecare dari beberapa brand, jadi emang ngerasain sendiri kalau performanya nyata.


Jadi... Begitu tahu Elsheskin ngeluncurin eyecare, langsung senang. Karena berada di usia bucin eyecare. LOL.


5 Benefits In 1 Eye Serum





Refresh - Reduce Dark Circle -Firming- Depuffs - Treat Baggy Eyes


Elsheskin 5 in 1 Eyessential Night Serum ini, merupakan eye serum lokal pertama yang menggunakan Retinol. Itu sebabnya dianjurkan digunakan pada malam hari.




Selain Encapsulated Retinol, terdapat juga kandungan utama lainnya. Vitamin C, Red Algae, Apple Stem Cells, Duo-Peptides, Hyaluronic Acid dan Polyglutamic Acid.


Diklaim cocok untuk semua jenis kulit. Mencerahkan dan menyamarkan lingkaran hitam. Mengurangi mata sembab. Mengencangkan kulit area mata. Menghaluskan garis kerutan di area mata. Serta menghidrasi mata sehingga menjadi lebih lembab dan terasa fresh.


Selain itu, serum ini juga Paraben & Sulfate Free, No Alkohol & No Fragrance.


Info Produk


Netto: 18 ml


Price: @199.000 IDR


Where to buy: Website Elsheskin, Tokopedia, Shopee, Sociolla dan WA Elsheskin


Note: Untuk pembelian via website, wa dan line yang ada di bio akun Instagram @elsheskin. Pakai kode "SQUADSARIHATI" untuk diskon 10% dan bisa konsultasi kulit online juga lho.


Ingredients




Tabung Merah Metaliknya Cantik Banget!




Dikemas dengan box dan botol model tabung pump merah metalik dengan finish doff, yang super eye catching. Unfortunately, i'm not really sure sih ini material botolnya dari apa. Dalamnya emang ada botol kaca, namun cover luarnya yg merah ini ngga begitu kedeteksi dari apa, mungkin aklirik (?) kali ya..





Pumpnya juga lunak dan gampang keluar produknya. Hasil pencetannya juga pas. Produk yang keluar ngga terlalu sedikit atau kebanyakan. Menurutku juga nih ya, pumpnya bisa dikontrol gitu mau segimana produk yang dikeluarin. Good.


Bobotnya lumayan ringan dan travel friendly juga. Tabungnya fleksibel kalau mau disisip-sisip di tas.


Dengan Gel Texture Yang Mudah Melumer




Teksturnya berupa gel berwarna putih keruh. Yang begitu dipump terlihat cukup kental. Namun dalam hitungan detik saja, mudah melumer. 


Formulanya Ringan & Ngademin


Di kulit terasa ringan banget dan gampang diratakan. Meresapnya juga cepat. Jika mengingat pengalamanku pakai eye serum, ini yang paling ringan dan cepat meresapnya.


Belum lagi, ada sensasi adem dan basah yang bikin kulit area mata terasa rileks. Seger banget. Pakai eye serum, tapi feelnya kayak dikompres pakai eye patch. Hehe.


No Fragrance Dong..


Seperti produk Elsheskin pada umumnya, produk yang satu ini juga tidak memiliki aroma khas fragrance. Memang klaimnya juga no fragrance kan.


Meskipun begitu, tidak juga berbau khas chemical yang mengganggu. Aromanya netral saja dan aman di penciuman.


How To Use?


Karena ada retinol, jadi di awal aku memberi jarak pada penggunaannya. Diselang-seling. Hampir dua minggu penggunaan baru rutin setiap malam.


Cara mengaplikasikannya, sesuai anjuran di kemasaanya.


Keluarkan produk sekitar satu pump ke salah satu jari. Lalu tepuk-tepuk dengan lembut ke area bawah mata dan kelopak mata sampai produk meresap.


Selain pada area tersebut, aku juga biasa mengaplikasikan eye serum atau eye cream ke smile line dan dahi. Biar ikutan kencang tanpa kerut beb. Hihi.




Oia... Selalu gunakan sunscreen juga ya setial harinya.


Beneran Ngaruh?


Memang progresnya terasa santai dan perlahan. Tapi aku oke aja sih,  karena sejauh ini ngga ngerasa ada efek atau rasa tidak nyaman. Ngga ada milia atau tanda ngga cocok apapun.


Semakin hari, aku semakin merasa kulit sekitar mata terasa kencang dan teksturnya halus. Terutama kalau lagi membersihkan wajah di sekitar mata. Kerasa banget kalau kulitnya jadi kencang dan membal padat gitu. Bangun pagi juga ngga kelihatan sembab banget.


Sekitar pemakaian selam 1,5 bulan. Garis di area bawah mata kiri yang tadinya cukup kasar, terlihat lebih halus dan samar. Sedangkan kantong mata kanan bawah juga terlihat mengempes.





Oia, Karena dia serum, memang efek lembabnya lebih ke arah hydrating dibanding moisturizing.  Ketika mencoba produk ini, aku tidak menambahkan eye cream lagi. Karena mau melihat performanya lebih jelas. Setelah 1,5 bulan tadi, baru deh aku menggabungkannya dengan eye cream kesayangan.


Conclusion


Dari awal pakai sampai sekarang, feelnya Elsheskin Eyessential ini oke terus. Ngga ada sesuatu yang cukup menggangu. Packagingnya cantik dan berkualitas. Teksturnya menarik. Formulasinya mantap. Performanya juga berkerja dengan baik.


Apalagi merupakan perawatan kulit area mata dari brand lokal pertama yang menggunakan Retinol. Jelas produk ini masuk kategori yang aku rekomendasikan dan bakalan aku pakai dalam jangka waktu panjang. Karena sebagi orang yang skin concernnya aging, Retinol ya harga mati bok! Hihi.


Pro


Ada Retinolnya

Packagingnya cantik

Teksturnya gel yang lumer dan ringan

Cepat meresap

Ngga ada efek ngga nyaman

No fragrance


Cons


Sejauh ini ngga ada sih.


Repurchase


Iya dong. Udah stock yang kedua malah.




Rate


4,8/5


XOXO


Madamabi___

Review: Elsheskin Hydra Boost Oil Free Moisturizer

Holla... Moisturizer bisa dibilang adalah timeless skincare. Kayaknya dari kecil udah akrab banget kan sama kata pelembab wajah? Produk per...