Friday, September 1, 2017

Review: Wardah Lip Palette Pinky Peach


Hello...
Sebagai cewek pasti kita nggak akan pernah nolak yang namanya lipstick. Dan diantara semua cosmetic, lipstick adalah yang paling digandrungi dan seperti sudah identik saja dengan image kaum hawa. Hanya memiliki satu shade lipstick mungkin akan mustahil rasanya, apalagi untuk beauty junkie seperti kita-kita ini ya beauties?

Tapi untuk yang memiliki budget terbatas, atau nggak terlalu suka dandan tapi pengen punya lipstick untuk acara penting, atau mungkin juga memang doyan aja ngoleksi lipstick dengan berbagai jenis shade untuk memenuhi hasrat aja? Kalau gini sih, solusi yang paling tepat sudah pasti dan sudah tentu Wardah Lip Palette, dan kebetulan punya yang pinky peach. Untuk palet lipstick ini ada juga shade Perfect Red dan Choco Aholic.

Shade
Emph, mungkin kita akan bahas shadenya dulu ya. Lip palette ini terdiri dari delapan shade yang bernuansa pink dan peach. Ya, kayak judulnya lah. Oke, aku bakalan paparin shadenya satu persatu. Kita mulai dari sisi kiri ya.

·         Exc 36 (Sugary Pink)
Sebenarnya ini adalah favoritku, tapi agak nggak setuju juga dengan julukan yang diberikan kepadanya. Sugary pink. Why? Oke warnanya manis banget kayak gula. Tapi kayaknya ini lebih tepat disebut peach atau bisa juga coral deh ketimbang pink.
Tips: Aku lebih suka make yang ini dengan teknik di poles di bibir secara full dan sedikit tebal lalu  tekan-tekan pake tissue secara perlahan. Teksturnya itu jadi mendekati matte, natural,  dan nempel banget di bibir.  
·         Matte 17 (Gorgeous Pink)
Kalau gorgeous sih iya. Tapi kalau pink? Lagi lagi namanya keliru banget kakak. Yang ini warnanya, kalau mataku nggak salah lihat ya, orange atau tangerine. Bukan orange jreng jreng kayak kulit jeruk mandarin juga sih. Tapi lebih lebih lagi. Mirip orange milkshake kali ya. Hahaha..
Satu lagi, walaupun masuk kategori matte lipstick, tapi ketika digunakan masi terlalu glossy sih. Emang lama-lama bakalan terlihat matte sekaligus bikin bibir jadi kering banget.
Tips: Sebenarnya warnanya kece. Tapi untuk kulitnya sawo matang musti agak tricky sih makenya. Pilih base makeup yang lebih cerah satu tone dari warna kulit. Atau pake trick kayak tips yang aku kasi di sugary pink di atas aja biar nggak terlalu terasa mencoloknya. Karena jujur, kalo kulit kita gelap, lipstick ini bikin kucel. Walaupun kalau di foto terlihat kalem dan agak nude-nude gitu.

·         Exc 33 (Peach Brown)
Ini warnanya cukup aman untuk semua jenis kulit sekaligus yang namanya cukup bener.  Cukup? Iya, karena bagiku masih agak ngaco juga namanya. Peach brown berarti peachnya yang mendominasi kan? Coba deh perhatiin, kalau kita punya pandangan yang sama, pasti kamu setuju kalau aku bilang ini lebih mendominasi brownnya dengan hint peach. Cocok untuk natural make up, walaupun menurutku ini nggak terlalu nude.
Tips: Karena yang ini shadenya cukup aman dan natural, nggak perlu tips khusus sih makenya. Yang jelas jangan di pake polos gitu tanpa bedak atau riasan mata walaupun sekedar mascara. Bakalan aneh aja rasanya.

·         Exc 37 (Pink Lovers)
Sorry, yang ini shadenya tidak seromantis namanya. Hahaha. Terlalu gelap untuk disebut pink. Bahkan lebih cocok disebut lipstick dengan shade coklat pucat dan sedikit hint pink. Tapi, ini masuk banget untuk kategori nude lipstick.
Tips: Kalau kamu punya bibir kehitaman (walaupun kulit kamu cerah), sebaiknya gunakan lip tint atau sedikit totol-totolin lipstick dengan warna merah atau shocking pink yang high pigmented biar warnanya lebih hidup.

·         Exc 50 (Winter Pink)
Yang ini shadenya bener-bener useless untukku. Aku nggak akan berani pake shade ini secara tunggal. Pasti bakalan di combine dengan shade lain atau dipake untuk teknik fuller lips. Kenapa? Untuk kulitku yang sawo matang ini, apa pantas aku pake lipstick dengan shade putih? Walaupun ada hint pinknya, teteup.. putihnya itu mendominasi.
Tips: Sebenarnya untuk kamu yang punya kulit yang putih banget dan bibir yang tidak hitam, ini bisa jadi natural lipstick. Tapi pasti semilyar satu deh kalo di indo. Atau kayak yang aku bilang sebelumnya. Pake teknik fuller lips. Yaitu, gunakan lipstick warna lain di sisi kiri kanan atas bawah bibi secara seimbang. Sisain tengah bibir. Aplikasikan lipstick winter pink ini di tengah bibi yang masih kosong. Blend perlahan. Sekiranyan sudah rata, tambahkan lip gloss dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan jari.

·         Exc 40 (Diva)
Diva ini warnanya emang Diva sekali. Cukup glamour dan sweet sih dengan shade pink muda ditambah sedikit hint ungu pastel. Walaupun begitu, ini bukan warna favoritku sih. Kesannya manja banget warnanya. Hihihi.
Tips: Please jangan pake ini disaat kamu malas dandan secara total. Karena boro-boro glamour apalagi sweet, bakalan terlihat pucat dan seperti orang kedinginan.

·         Exc 29 (Lavender)
Aku sebenarnya agak males juga untuk (lagi.. lagi..) bilang kalau shade dan nama nggak cocok. Lavender, berarti ungunya yang medominasi kan? Memang sih hint ungu cukup kelihatan. Tapi, tetap aja beribu umat manusia kalau di tanya bakalan bilang ini lipstick pink. Shade yang ini bisa dibilang warnanya kakak-adek dengan shade Exc 40 Diva tadi, meskipun kodenya nggak kakak-adek dan jauh banget serinya. Tapi ini tone warnanya satu tingkat lebih strong. Plus, ada shimmernya yang aduhai kelihatan banget kalau di pakai.
Tips: Untuk yang nggak mau kelihatan terlalu “berkilau” karena efek shimmernya. Kamu bisa jadiin ini sebagai peganti lipgloss. Gunakan hanya di bagian tengah bibir saat kamu sedang menggunakan shade lain yang senada.

·         Exc 28 (Rosy Purple)
Ini sebenarnya juga salah-satu favoritku. Tapi justru yang paling jarang di pakai. Hahaha. Warnanya tuh kece. Fuschia cerah. Yah, kayak shade yang lagi happening belakangan ini lah. Tapi ada alasan lain sih kenapa walaupun cinta sama shade ini, aku justru jarang makenya. Menurutku, ketika digunakan warnanya jadi lebih gelap ketimbang di kemasaan. Jadinya memang beda.
Tips: Untuk shade yang ini, agar warnanya bener-bener keluar ketika di gunakan, oleskan sedikit lebih tebal, terutama bagian centre bibir. Dan untuk tekstur kekinian, ala-ala soft matte lipstick gitu. Silahkan pake tips yang ada di sugary pink.

Nah, kalau mau di rating dari shade yang paling favorit aku adalah...
Exc 36, Exc 28, Exc 33, Matte 17, Exc 37, Exc 40, Exc 29, dan Exc 50.

Price
Setelah tahu shade apa aja yang ada dalam Wardah Lip Palette Pinky peach, pasti banyak dari kamu yang pengen beli kan? Silahkan. Harganya cukup ekonomis. Hanya 60.000 IDR, kamu sudah bisa memiliki palet lipstick dengan 8 shade yang wearable untuk berbagai situasi dan kondisi.

Packaging
Kemasaannya oke banget lho untuk harga segitu. Tipis dan berwarna silver yang mewah. Belum lagi cermin di dalamnya yang lebar, bikin puas kalau pas makenya dan touch up. Walaupun kuasnya agak gagal sih. Bikin tekstur lipstick jadi bergaris-garis ngikutin bulu brushnya. Udah gitu kurang fleksibel, jadinya suka nggak pas ketika kita ingin ngebentuk bibi bagian luar. Keterangan exp datenya juga tertera dengan jelas di belakang kemasaan. 


Quality
Pilihan warnanya sih oke dan menarik ya. Sesuai dengan kategori pinky peach yang cute dan sweet. Walaupun ada beberapa warnanya yang sedikit aneh, tapi itu masalah cocok-cocokan aja menurutku. Kalau masalah pelabelan nama shade sebenarnya bukan masalah besar sih, tapi kalau kita mau beli satuan, itu pasti bikin kita salah kaprah kan. Kirain warna itu, taunya warnanya ini. Dan, mayoritas shadenya hanya cocok untuk kamu-kamu yang memiliki kulit terang. Walaupun yang  sawo matang kayak aku bisa pakai dengan berbagai taktik dan cara.

Kurang pigmented sih, tapi kelembapannya oke. Kecuali yang matte. Selain itu kurang tahan lama. Dipakai sekitar dua jam-an udah pecah dan lipsticknya tuh kayak numpuk-numpuk di satu sisi bibir.

Palete lipstick ini terdiri dari matte dan yang exclusive, tapi nggak terlalu kelihatan bedanya dimana. Ada yang mate tapi kayak exclusive, ada juga yang exclusive tapi full shimmer (padahal yang lain nggak).

Dari segi harga memang ekonomis, dan dari segi kemasaan dan shade juga praktis, 8 in 1. Tapi, kurang fleksibel untuk penggunaannya. Lebih mudah pake yang tube gitu, apalagi untuk touch up dan untuk kita yang mau buru-buru makenya. Entah karena kuasnya atau emang karena berbentuk palet.

Jadi kesimpulannya…
·         Untuk yang ingin memperkaya shade lipsticknya sih ini oke banget
·         Cocok sih di pakai untuk kegiatan yang tidak teralu lama memakan waktu, kalau kamu nggak mau touch up khusus ke toilet
·         Agak tricky sih makenya
·         Praktis namun kurang fleksibel
·         Harga terjangkau
·         Packaging oke
·         Pilihan shadenya oke walaupun cocok-cocokan di kulit dan warna bibir
·         Selalu aplikasikan pelembab bibir untuk hasil yang sempurna
·         Pake lip tint kalau mau hasil yang tahan lama
·         Favorit aku adalah yang shade Exc 36 (Sugary Pink) dan Exc 28 (Rosy Purple).

Repurchase?
Iya sih pengen. Tapi yang nuansa shade lain, terutama Perfect Red. Kalau untuk shade yang ada di palet ini, aku lebih milih beli satuannya aja.

No comments:

Post a Comment

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

July Beauty Haul 2018 | Make Up-Skin Care-Lip Tint-Semua Ada!

Holla... Belakangan ini nafsu nulisku cukup gede. Tapi jujur, aku agak sedikit lelah menulis review. Kayaknya postinganku jadi...