Thursday, November 23, 2017

Review: Freeman Charcoal and Black Sugar (Gel Mask + Scrub)


Tahu Freeman ini udah cukup lama. Tapi biasa aja. Nggak ada getaran mau nyobain. Tapi semuanya tuh gara-gara the one and only… Suhay Salim. Wkwkwk. Karena ngelihat video dia di You Tube. Getaran-getaran untuk mencoba masker ini semakin hari semakin kuat. Dan akhirnya aku menyerah. Pilihan pun jatuh pada si Charcoal and Black Sugar ini.


Kenapa? Karena varian yang ini memiliki dua fungsi. Lumayan ngemat. Tadinya mikir gitu sih… Trus, apakah setelah nyobain ini aku puas dan niat ngematku tadi berjalan lancar? Dan apakah masker ini sebagus itu? Bagus aja? Bagus beud?

Yuk dibaca yuk…

Tentang Produk

Seperti taglinenya “The Mask Expert Since 1976”, ini adalah brand jadul. Lawas. Legend! Walaupun secara resmi belum masuk ke Indonesia tapi produk ini sudah banyak diperdagangkan di Indo secara online. Kalau Negara yang dekat sama kita seperti Malaysia dan Singapura udah ada yah.

Untuk jenis maskernya sendiri ada banyak, dan aku nggak tahu ada berapa banyak pastinya dan varian apa aja. Tapi sepengetahuan aku dia macem-macem jenisnya kalau di lihat dari fungsi, ada yang peel off, wash off, sleeping mask, ada juga facial foamnya kalau nggak salah. Pokoknya banyak, tapi karena memang belum masuk Indo jadi agak susah ngedapatin masker ini secara lengkap. Untuk varian yang aku tahu ada cucumber, cucumber and pink salt, avocado and oatmeal, lemon and mint, dead sea mineral, pomegranate, charcoal and black sugar kayak punyaku, dan ada juga charcoal versi clay masknya. Banyak deh pokoknya.

Berhubung aku hanya punya yang Freeman Polishing Charcoal and Black Sugar Gel Mask + Scrub ini. Jadi aku bakalan fokus bahas ini aja ya.

Packaging

Kemasanya adalah tube segitiga terbalik yang meng-gendut dibagian bawahnya dengan tutup flip top dan tipe-tipe tube yang tinggal pencet untuk mengeluarkan isinya. Desain produknya juga standart lah ya. Biasa tapi nggak jelek. Cuma nggak ada yang special gitu lho. Hahak. (Mau yang special kayak gimana ya? Pake telor kali ya?) Dan untuk warna tube disetiap variannya itu berbeda, ngikutin kandungan dari maskernya. Kayak yang charcoal dan black sugar ini dominasi warna abu-abu tua.




Keterangan produk di kemasaanya juga cukup lengkap. Mulai dari jenis kulit yang direkomendasikan untuk menggunakan masker ini, kalau punyaku ini terdapat keterangan “all skin type”. Klaim Produknya yaitu “instantly detoxes pores + exfoliates for smooth skin”. Kegunaan dari masker ini juga diperjelas “ dual-action mask” sampai isinya juga tertera yaitu 175 ml. Wow ini tuh cukup banyak lho.

Dibagian belakang tubenya juga terdapat beberapa keterangan, mulai dari deskripsi produk dan cara penggunaan-nya yang dijelaskan dalam beberapa bahasa (4 bahasa kalau nggak salah), ingredients, barcode, bio dan kontak perusahaan yang memproduksi, dan yang paling penting menurut aku adalah keterangan batas waktu pemakaian ketika produknya sudah dibuka. Karena aku nggak nemuin tanggal kadaluarsa, yang ada hanya kode waktu produksinya kali ya. Jadi keterangan batas waktu pemakain setelah dibuka itu penting sekali, yaitu selama 36 bulan. Sangat lama ya, tiga tahun bok!


Aroma

Aromanya ini sangat.. sangat… sangat menyenangkan. Tapi aku nggak menangkap benar secara spesifik ini bau apaan sih gitu. Tapi kalau lihat komposisinya ada lavendernya, sandalwood, dan  raspberry . Nggak tahu deh apakah itu mempengaruhi aromanya atau gimana. Pokoknya intinya ini harumnya sedep. Kayak aroma parfum horang kayaaah kalau papasan di mol. Haha ngaco.

Ingredients

Biasanya aku nggak gitu tertarik ya bahas ingredients kalau ngereview, karena ribet nulisnya dan nggak ngerti bok. Tapi ini ada yang unik dan menarik perhatian aku. Nih aku paparin dulu ya apa aja isinya di masker hits ini.

Sucrose, Propylene Glycol, Charcoal*, Kaolin, Musa Sapientum (Banana) Fruit Extract, Cocos Nucifera (Coconut) Extract, Zingiber Officinale (Ginger) Root Extract, Psidium Guajava Fruit Extract, Cymbopogon Scheonanthus Extract, Carica Papaya (Papaya) Fruit Extract, Maranta Arundinacea Root Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Santalum Album (Sandalwood) Extract, Macrocystis Pyrifera Extract, Nasturtium Officinale Extract, Aleurites Moluccana Extract, Lavandula Angustifolia (Lavender) Oil, Carbomer, Phenoxyethanol, Fragrance (Parfum), Iron Oxides (CI 77491). 
*Activated Charcoal

Akhirnya, ketulis juga itu ingredients. Btw yang Musa sapientum itu ngeselin lho nulisnya gitu tau maksudnya adalah PISANG. Susah kali ya allah.

Oke, yang mau aku sampein adalah, aku emejing sama kandungannya yang banyak terdapat ekstract buah-buahan walaupun bukan varian buah-buahan. Kayak nggak nyangka aja gitu. Aku ngebayanginnya karena dia charcoal mask, ini isinya bakalan dipenuhi dengan kandungan-kandungan kayak mineral dan sejenisnya. Mungkin iya, ada kandungan kayak gitu tapi mungkin diambil dari kandungan ekstract buah-buahan tadi. Untuk yang paham masalah ingredients ini boleh lah edukasi aku yang sangat awam sama isi-isian kosmetik ini.

Tekstur Dan Ketika Digunakan

Kayak namanya. Gel Mask + Scrub. Masker berbentuk gel dan terdapat scrub. Tekstur gelnya yang ber-scrub ini ketika di aplikasiin ke wajah  agak sulit.



Tidak semudah memakai gel mask biasanya. Ketika pertama menyentuh kulit nyes adem, tapi sangat sebentar. Dalam hitungan detik berubah, mulai kerasa hangat. Hangat ya, bukan panas kebakar. Kalau aku nggak mengganggu sih efeknya itu. Sama sekali nggak masalah.




Fyi, dianjurkan memakai ini ketika wajah dalam keadaan lembab, mungkin wajah bisa di basahi sedikit lalu dilap pelan dengan handuk, baru dioles deh tuh masker kewajah cantik kamu.

Mungkin karena efek hangat itu, masker ini hanya dianjurkan dipakai selama 5 sampai 7 menit saja. Biasanya kan 10 sampai 15 menit ya kalau masker. Pembilasan wajah disarankan dengan air hangat. Ketika dibilas efek gelnya itu kerasa licin dan wajah jadi enak untuk di eksfoliasi. Butiran scrubnya kerasa gede-gede tapi nggak kerasa kasar lho di wajah. Agak kaget sih aku. Karena sempat serem juga sama bentuk scrubnya yang lumayan kerasa kalau disentuh pake jari.


Setelah dibilas, wajah benar-benar kerasa bersih, enak banget dipegang halus, jadi kenyal gitu, agak kencang tapi nggak kaku, wajah lumayan glowing tapi nggak ada efek lebih mencerahkan. Tapi pori-pori nggak kelihatan menutup sih, blackhead masih nangkring cantik. Mungkin harus rutin pemakainya kali ya. Di keteranganya disarankan digunakan seminggu dua kali atau sesuai kebutuhan. Kebutuhan yang seperti apa? Nggak paham. Mau bantu aku untuk memahami? Silahkan share di kolom komentar ya.

Tapi mungkin yang aku setuju disini adalah, hasil dari masker ini mendekati klaim produk yang ada dibagian belakang tube, yang dimana berbunyi begini:


Polution... debris... it's a wonder skin can breathe! This unique mask and scrub works double time to detoxify skin. Purifying activated charcoal helps absorb oil and impurities without over-drying. Black sugar helps exfoliate away dulling skin cells for softness and clarity. Perfect for all skin types. 

Karena main ingredients-nya adalah activated charcoal atau arang aktif yang berfungsi men-detox kulit dari polusi dan berbagai hal lain yang mempengaruhi kesehatan kulit, serta black sugar yang berfungsi sebagai eksfoliator yang mengangkat sel kulit mati, wajah memang terlihat lebih sehat, segar, tekstur kulit lebih halus. Pokoknya bersih deh.

Katanya sih, masker freeman yang ini mirip banget si maskernya skin food yang black sugar itu. Aku juga belum nyobain, dan belum tahu apakah bakalan nyobain atau tidak. Btw, balck sugar dan brown sugar sama nggak sih?

Intinya aku suka, tapi jujur ini sensasi ngemaskernya kurang dapat. Karena waktu pakainya bentar aja. Baru bentar dipake udah dibilas. Kurang nendang untuk urusan sensasi. Makanya pengen nyoba yang varian lain. Yang peel off atau yang clay mask lah mungkin. Yang ini mungkin lebih berguna untuk eksfoliator aja. Nah niat ngemat di awal tadi gugur deh. Malah jadi lebih konsumtif. LOL.

Harga

Untuk harga resminya aku nggak tahu. Tapi untuk harga yang beredar di Online shop Indonesia, skeitar 100.000-200.000. Karena aku punya online shop @beautycase_mdn, aku kemarin bikin PO dan ngejual ini seharga @130.000. Insyallah original. Untuk isinya yang banyak, brand luar, kualitasnya yang memang canggih. Ini harganya pantas sekali ya.

Repurchase?

Tentu saja bok. Aku udah ngelist yang pomegranate, avocado oatmeal, sleepingmasknya yang honeydew, lemon and mint, dan dead sea mineral. Btw, aku juga penasaran sama yg varian infused-nya itu. Kayaknya itu mantap kali ya??

Jadi, gimana? Ada yang setuju sama pendapat aku tentang masker kondang ini? Atau masih ada yang maju-mundur cantik? Atau bahkan udah pada ngoleksiin malah.

Baeklah, silahkan berbagi pendapat kalian di komen dan sampai bertemu di postingan selanjutnya.

XOXO

Madamabi___

15 comments:

  1. Sukaa sama teksturnya dan formulasi charcoal emang lagi hits di kalangan dunia masker 😁. Wajib masuk wish list bulan depan
    Ravitamala.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih masker charcoal emang racun.. thanks uda baca review aku ya...

      Delete
  2. duuuhhhhhh racun banget ini freeman dimana-mana. saking banyaknya, bingung masa mau beli yang mana hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli mbak beli... wkwkwk... racun. Sesuaiin sama kebutuhan kulit wajahnya aja mbak. Untuk lengkapnya cus ke yutubnya neng Suhay..

      Delete
  3. Replies
    1. Wah iya ini sih recommended mbak. πŸ˜„

      Delete
  4. Masker freeman yg charcoal masuk ke listku juga nih. Makasi reviewnyaa. Aku tetep pengen nyobain hehehe.

    Btw aku udah nyobain yg pomegranate dan sukaa banget. Kalau di charcoal ada sensasi hagat justru di pome sensasinya dingin. Biasanya au pke 30 menitan. Dan itu seru bangeet peel offnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang peel offnya juga memang lagi aku incer lho beb.. Pengen beli itu juga

      Delete
  5. Masa expired nya tertera di bagian belakang atas masker atau dimana sii??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punyaku di bagian belakang bawah mba. Ngga ada tanggal expired. Cuma kode PAO (periode after opening). 36 bulan setelah dibuka.

      Delete
  6. Wah PAO-nya ternyata lama ya? Biasanya masker harus habis dalam 12 bulan bahkan ada yang cuma 6 bulan aja #kbbvmember

    ReplyDelete
  7. Wahh menarik nih, trmasuk murah juga sih dengan ukuran segede itu. Jadi pengen nyoba deh tapi kayaknya sayang juga secara maskeran gak bisa tiap hari 😐
    #KbbvMember

    ReplyDelete
  8. Pengen coba tapi gak biasa pakai brand ini huhu

    ReplyDelete
  9. Aku juga jga pake ini. Emang hasilnya Enak bgt dikulit 😁

    ReplyDelete
  10. Paling suka banget masker yang komposisi nya alami ke gini, pengen coba juga deh..

    ReplyDelete

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

July Beauty Haul 2018 | Make Up-Skin Care-Lip Tint-Semua Ada!

Holla... Belakangan ini nafsu nulisku cukup gede. Tapi jujur, aku agak sedikit lelah menulis review. Kayaknya postinganku jadi...