Wednesday, November 1, 2017

Review: Wardah Soft Scrub Olive


Holla...
Siapa yang doyan ngelulur? Ahhh pasti banyak sekali yang teriak "sayaaaa!!" ya. *sotoy*

Tapi kegiatan ngelulur dan meluntur kan daki ini memang asik sekali. Walaupun untuk memulai seringan males, tapi kalau udah terlanjur dilakuin, rasanya nggak mau berhenti dan pengen ngelulur setiap hari. 


Dari jaman dulu ngelulur ini masuk dalam salah satu daftar kegiatan me-time aku. Apalagi setelah punya anak bayi yang sangat aktif dan waktu tidurnya hanya sebentar. Nggak usah cerita tentang me-time disalon atau spa lah. Mandi keramas plus luluran udah bahagia kali. Udah yang paling betul lah. Dekat dari anak, waktu treatmentnya bisa disesuaikan (ini kalo kondisinya lagi ngelulur tetiba anaknya bangun dan jerit, tinggal guyur, beres!)

Untuk pilihan lulur, aku biasanya selalu pakai lulur mandi. Lebih praktis, les oles, sok gosok, las bilas, taraaaaaa beres! Untuk produknya sendiri aku masih suka ganti-ganti sih. Mana yang lagi keliatan aja pas beli. 

Nah, kali ini aku mau ceritain tentang lulur yang aku pakai, produk lokal dan pasti semua sudah sangat akrab dengan brand dan mungkin sudah pada nyobain, Emm, kira-kira sama nggak ya  pendapat kita tentang produk ini? Dan apakah bagus nggak ya menurut pendapatku? Yuk.. cussss baca kebawah sayy..

Wardah Soft Scrub With Olive 150 ml

Tentang Produk

Produk yang mau aku review adalah Wardah Soft Scrub With Olive yang ukuran 150 ml, tapi soft scrub dari Wardah ini memiliki 3 varian. Olive, Passion Fruit, dan Strawberry. Diantara ketiga produk ini, hanya yang Olive yang memiliki dua kemasan, besar (isi 240 ml) dan yang ukuran kecil (150 ml), tapi ini tetap gede dan banyak lho isinya. Sedangkan yang Passion fruit dan strawberry hanya tersedia yang ukuran 150 ml aja. 

Lulur ini diberi nama soft scrub, karena diclaim sebagai scrub lembut yang dapat mengangkat sel kulit mati. Menjadikan kulit lebih lembab, halus, dan tampak bercahaya. Mengandung bahan aktif natural untuk menjaga kulit tetap sehat.

Emmm.. kira-kira sesuai nggak ya claim dengan kualitas? 


Packaging

Kemasan produknya cukup menarik dan simple ya. Wadah plastik bulat yang cukup gede. Warna kemasannya disesuaikan dengan varian produknya. Punyaku ini kan yang Olive, jadi warnanya hijau. Hijaunya bagus dan cantik. Hijau pastel. 


Pada bagian atas kemasan atau bagian tutupnya terdapat keterangan produk, mulai dari brand, varian, ukuran, dan juga ada gambar zaitunnya. Jadi sekilas lihat aja, langsung ketahuan deh ini varian yang mana. 

Sedangkan bagian bawah kemasanya berisi claim dari produk, cara pemakaian, ingredients, kode produksi, expired, label halal, barcode, dan tentu saja keterangan perusahaan yang memproduksi. Apalagi kalau bukan PT. Paragon Technology and Innovation.


Tekstur 

Teksturnya tidak terlalu padat dan kental seperti pada umumnya scrub sejenis, malah terasa sedikit ber-air. Tapi nggak masalah sih, karena teksturnya tetap mudah untuk diaplikasikan dikulit. Ketika di colek pakai jari juga tetap terangkat, nggak yang cair parah gitu.


Butiran scrubnya cukup halus dan banyak. Ketika dipakai dikulit tetap terasa lembut, tetap enak ketika bergesekan dengan kulit. Pokoknya nggak bikin kulit tersiksa dan sampai meringis kok. Nyaman sih menurutku.


Karena teksturnya cukup lumer (tapi nggak keenceran kok) jadi ini gampang sekali dibalur di kulit. Secolek aja udah cukup banyak menutupi permukaan kulit.


Aku mau ngaku, sebenarnya aku sempat ngeremehin produk ini sih. Beli karena pengen ngetes aja. Eh nggak tahunya ini benar-benar diluar ekspektasi aku. Lulur ini gampang dan enak sekali makeknya bok. Daki-daki-ku yang cukup tebal itu jadi mudah keanggkat pake ini. Dan proses gosok-menggosoknya juga nggak ribet lho. Balurin ke bagian kulit yang kita inginkan, oles dan pijat-pijat sedikit, diamkan sejenak (biasanya aku ngediamkannya dengan beralih ke bagian kulit lain dulu), lalu digosok perlahan. Dan, magic! butiran scrubnya menggulung bulat-bulat seakan mengangkat sel-sel kulit mati.

Ini adalah penampakan setelah scrubnya didiamkan sejenak kemudian di gosok. Kelihatan kan butiranya menggulung dan mengangkat sel kulit mati?  Kalau lagi ngelulur, lihat pemandangan kayak gini tuh happy kali ah. Hati ini rasanya puas. Haha


Memang setelah digosok,kulit kelihat memerah ya. Kalau merah gitu bayangannya pasti pedih. Tapi beneran deh, ini aku biasa aja ngerasanya. Nggak ada perih sama sekali

Setelah dibasuh airpun kulit terasa halus, lembut, dan ada efek glowing gitu. Ini bagian yang bikin mau ngelulur aja tiap hari. Saya suka... Saya suka..

Fragrance

Aku juga suka sekali dengan wanginya. Memang nggak menggambarkan aroma zaitun, ini aromanya seperti bunga... ummm mungkin melati ya. Aku nggak gitu bisa nangkap ini wangi apa. Intinya aku suka. Aromanya harum tapi tidak mencolok. Soft. Tetap bisa memberikan efek relaksasi ketika dipakai.

Ada juga kan scrub yang wanginya menor banget. Bahkan ketika udah di basuh dan mandipun masih kecium. Parah lah pokoknya. Kadang yang begini bukan harum yang bikin happy, malah bikin pusying cin.

Harga

Produk ini di bandrol dengan harga yang sangat sangat ramah di kantong, 43.000 IDR untuk ukuran 150 ml dan 52.000 IDR untuk yang ukuran 240 ml. Sangat terjangkau kan?

Where To Buy?

Sudah pasti pada tahu kan di mana ngedapatin produk dari brand Wardah. Yup! Gampang sekali. Produk-produk wardah tersedia di counter resmi wardah yang ada mall-mall gede sampai mini market. Banyak juga berseliweran di toko-toko pasar tradisional. Untuk yang nggak mau ribet, bisa belanja via online. Pokoknya yang jual bertaburan lah dimana-mana.

Sekian dulu deh review dari aku. Selamat membrantas daki. Hahaha.

XOXO

Madamabi___

6 comments:

  1. Ini andalanku banget dari dulu kalau buat scrub badan. Dari kemasannya jadul sekarang udah beberapakali ganti sampul kemasannya hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah. iyakah? aku baru tahu ini produk uda bolak balik ganti kemasaan ya.

      Delete
  2. hiks aku udah lama gak luluran, emang kalau udah punya anak gitu ya, bisa mandi aja udah bersyukur >_<
    kayaknya pake ini gampang ya, pengen sih luluran lagi

    ReplyDelete
  3. Aku jug pakai ini yg strawberry tapi, lebih strong aromanya ahhaaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih penasaran juga sama yang strawberry. ntar nyobain juga ahhh

      Delete

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Beauty Story Matte Generation Lipstick (All Shade)

Holla... Setelah beberapa waktu lalu aku bahas haul dari produk-produk Beauty Story yang aku punya dan aku dapatkan dari kerja sa...