Wednesday, April 3, 2019

Review: Lacoco En Nature Aloe Vera Soothing Mist


Holla…

Sebagai pemilik jenis kulit kering dan dehidrasi, jelas face mist sebagai solusi dan penolong untukku. Maka dari itu, aku sangat tertarik dengan Lacoco En Nature Aloe Vera Soothing Mist, yang memiliki kandungan utama lidah buaya. Menariknya, produk ini juga dapat digunakan sebagai moisturizer, cleanser dan bahkan toner lho.

Tentang Produk


All in one cleanser, toner, and moisturizer

Face spray dari brand skin care lokal ini, diklaim dapat menjadi produk serba guna. Seperti yang aku sebutkan diawal, dapat dijadikan sebagai face mist, toner dan pembersih wajah. Jadi satu botol, bisa dipakai untuk beberapa keperluan beb.

Diracik untuk memberikan efek tenang (soothing) pada kulit. Mampu membuat tekstur kulit terasa halus dan juga lembab. Selain dapat menghindari wajah dari produksi minyak berlebih, dapat juga sebagai anti aging lho. Produk ini aman saja digunakan pada siang hari ataupun malam, dan cocok untuk semua jenis kulit.

Sebelumnya aku memang sudah membahas beberapa produk dari Lacoco, tapi aku mau mengingatkan lagi. Kalau brand ini sudah tersertifikasi Halal dan teruji BPOM. Tambahan lagi, tersertifikasi cruelty free yang dikeluarkan oleh PETA. So, jelas ya gimana status dari brand ini.

Info Produk

Netto: 100 ml
Not Tested On Animal
Strong Research
Halal
Teruji BPOM: NA18181201567
Price: @ 230.000 IDR
Where To Buy: Shopee (Official Account)
For More Info: www.lacoco.co.id / IG: @lacoco.id

Ingredients

Tidak hanya mengandung ekstrak lidah buaya sebagai main ingredientsnya. Face mist ini juga mengandung ekstrak tanaman lain, yang juga sudah terkenal memiliki manfaat yang sangat baik untuk kulit. Sebut saja willow bark, bunga kamelia dan magnolia. Apa saja peran dari tanaman-tanaman tersebut?


Lidah Buaya: Tanaman ini memiliki peran untuk menenangkan kulit, mencegah iritasi, sampai anti aging seperti garis-garis halus.

Willow Bark: Ekstrak kulit pohon willow yang dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Pengangkatan sel kulit mati tersebutlah, yang membuat kulit dapat bercahaya dan bersih. Hal inilah yang menjadi alasan klaim eksfoliator toner, pada kemasaanya.

Camelia: Bunga ini dapat membuat kulit wajah semakin lembab, merawat pori-pori dan mencegah minyak berlebih. Ditambah dengan efek yang membuat wajah tampak segar.

Magnolia: Ekstrak dari bunga ini memang sudah terkenal untuk mencerahkan dan sebagai antioksidant.

Packaging

Box & Tube



Kemasaanya sangat identik dengan desain ala produk-produk Lacoco lainnya. Tercover oleh box dengan desain minimalis, yang tersegel. Wadahnya berupa tabung slim dan simple. Terbuat dari aklirik bening berwarna kuning. Terdapat aplikator berupa spray.

Aplikator


Untuk aplikator spraynya, menurutku menghasilkan semprotan yang kurang merata. Ketika disemprot seperti hanya berfokus pada satu titik, kurang merata untuk ukuran sebuah face mist. Aku harus beberapa kali semprot, agar wajahku tersentuh oleh produk ini secara keseluruhannya.

Tekstur

Teksturnya persis seperti air. Bening dan benar-benar cair. Entah karena pengaruh warna dari botol kemasaannya, sedikit terdapat hint kuning.

Formula

Untuk formulanya, terasa sejuk begitu menyentuh kulit. Tidak ada efek perih sama sekali, bahkan dari awal sampai dengan saat ini (4 minggu pemakaian). Tapi sayangnya, aku masih merasa formulanya tidak benar-benar lite. 

Oke sih, dia memang cukup cepat menyerap, tapi di kulitku meninggalkan efek lengket yang cukup membuat tidak nyaman. Aku sih berharap, efeknya akan bikin wajah terasa keset dan benar-benar clean.

Fragrance

Masih terdapat aroma di aloe vera soothing mist, tapi benar-benar samar dan lembut. Aku identifikasi sebagai aroma floral. Mungkin berkaitan dengan kandungan-kandungan berbagai jenis bunga didalamnya. Sangking samarnya, kalau tidak diendus, bahkan tidak terasa. Efek harumnya juga, hanya seketika produk digunakan saja. Cocok sih untuk yang memiliki sensitifitas tinggi pada produk yang wangi.

Performa

Karena memiliki beberapa fungsi, aku memfungsikan dan mencoba produk ini untuk beberapa keperluan. Seperti toner, setting spray, face mist dan cleanser. Lalu seperti apa performa dari produk multi fungsi ini, jika dipakai dalam peran yang berbeda?

Sebagai Toner: Walaupun terdapat klaim sebagai exfoliation toner, tapi bagiku dia lebih berkerja sebagai hydrating toner. Wajahku yang dehidrasi, apalagi sehabis mencuci wajah, langsung kembali kelembabannya karena produk ini. Hanya satu layer, sudah menghilangkan rasa ketarik-tarik karena kulitnya yang super kering. FYI, biasa aku bisa pakai dua sampai tiga layer, agar kulit keringku lebih lembab.

Sebagai Setting Spray: jika digunakan untuk ngeset makeup, agar produk powder dari riasan kita lebih smooth. Aku akui, sangat berhasil. Bedak dan foundation menjadi lebih menyatu kekulit setelah di semprot dengan produk ini.

Sebagai Face Mist: Awalnya aku berangan-angan, jika dipakai untuk merileks-kan wajah saat kepanasan, akan terasa segar kembali. Tapi ketika aku praktekan, menyemprot produk, dengan tujuan menyegarkan. Ini sekitar 2-3 jam setelah skin care ataupun make up. Kulitku malah terasa lebih oily dan semakin lengket.

Sebagai Cleanser: Untuk fungsinya sebagai pembersih, menurutku juga tidak begitu berkerja diwajahku. Makeupku sangat susah terangkat ketika aku bersihkan dengan produk ini. Baik itu foundation, powder, blush, apalagi waterproof makeup.



Diusapan awal memang makeupnya bergerak dan seperti keangkat, namun seperti stuck sampai situ aja. Buyar-buyar tapi nggak blasss keangkat gitu. Jatuhnya malah seperti belepotan. 

Oke, mungkin memang bukan ditujukan sebagai remover atau first cleanser ya. Nah, walaupun digunakan sebagai second cleanser-pun, aku rasanya tidak begitu puas.

Conclusion


Setelah menggunakan produk ini sekitar empat minggu. Aku menyimpulkan bahwa, hanya beberapa fungsi dari produk serbaguna ini yang berkerja diwajahku. Sangat oke sebagai hydrating toner dan setting spray. Namun, tidak terasa efeknya sebagai, exfoliator, face mist, maupun cleanser.

Walaupun tidak semua klaimnya berhasil di wajahku, tapi produk ini tidak membuatku breakout. Selain rasa lengket yang masih kerasa, formulanya terasa sangat nyaman sih dikulit. Apalagi tidak perih. Aku sangat tidak tahan dengan efek perih yang dihasilkan oleh sebuah produk skin care.

Pros

Tidak perih di kulit
Segar
Aroma tidak menyengat
Oke sebagai setting spray
Sangat menghidrasi ketika digunakan sebagai toner

Cons

Terasa lengket
Sebagai face mist membuat wajah menjadi oily
Tidak begitu mengangkat makeup ketika digunakan sebagai cleanser

Repurchase?

Sepertinya tidak dulu ya.

Rate
3,5/5


XOXO


Madamabi___

7 comments:

  1. Kalau kulihat dari luar botolnya, produk ini kurasa emang kurang mantap sih madam jadi cleanser, Madam. Seperti pixy setting spray sih kalau kuperhatikan.

    ReplyDelete
  2. Pas pas pas, sebagai clensser gak begitu nampol. Di aku hanya buat hydrating toner atau face mist aja. Tapi cukup boros sih ini.

    ReplyDelete
  3. Face spray nya kayak all in one gitu yah ,kakak. Aku mau donk nyobain juga,hheehe

    ReplyDelete
  4. ini seger banget dipakai. berasa lagi pakai toner. kulit terasa kenyal pakai ini.

    ReplyDelete
  5. serbaguna yadalam satu hotol visa digunakan banyak fungsi, pengen coba

    ReplyDelete
  6. Kecintaanku banget nih madam, kalau abis maskeran spray pakai ini duhh ademnya.

    ReplyDelete
  7. Facemist lengket.. Sepertinya tydac akan jadi favorite yhaa

    ReplyDelete

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Freeman Tea Tree + Blackberry Sheet Mask | Deep Clearing

Holla... Udah dari lama banget aku penasaran sama sheet mask dari Freeman. Karena cocok dan suka sama performa masker olesny...