Saturday, July 20, 2019

Common Sense, Se-Simpel dan Se-Langka Ituh! | #AboutLife


Holla...

Selain empati, common sense adalah salah satu hal yang langka di hidup ini.

Common sense memang tidak dipelajari di sekolah secara resmi. Jadi tingkat pendidikan juga tidak bisa menentukan seberapa peka seseorang, dengan hal-hal kecil (yang sebenarnya sakral dalam hidup bermasyarakat ini).

Tapi seberapa "jernihnya" akal pikiran seseorang dapat terukur dari tindakannya. Tentu juga mencerminkan kualitas hidupnya. Karena common sense terbentuk dari nalar, pikiran, moral, kesadaran dan pengalaman.

Bentuk nyata common sense itu gimana sih Sar menurutmu?

Seperti berikut ini:

- Nggak tanya "kapan punya anak?"

Rahim seseorang bukan urusan kita beb. Lagian aku juga belum paham benar substansi pertanyaan ini apa. Kepokah? Atau perdulikah?

- Gajinya berapa? 

Emang mo apeeee?

- Tidak lupa mencabut tag harga ketika memberi gift ke orang lain.

Beb ini tuh fatal lho. Harusnya orang kasih gift happy. Tapi bisa jadi kalau begini kejadiannya malah merasa terhina. Masak iya sih, kamu kasih sesuatu terus nunjukin juga "seberapa" yang kamu kasih.

Tangan kanan memberi, bahkan tangan kiripun tidak boleh tahu.

Kalau nggak sengaja atau nggak tahu, yo wes. Tapi baiknya tidak diulangin apalagi jadi kebiasaan.

- Tidak mengobrol basa-basi terlalu lama dengan orang yang sedang kemalangan di hari kemalangan.

Karena pasti banyak yang akan dia kerjakan. Dan psikisnya juga pasti belum siap. Kejadia kayak gini juga masih sering terjadi. Dan yang melakukannya masih banyak.

Bayangin kalau setiap orang bertanya basa-basi-inih-onoh sama orang yang berduka, dan dia seolah berkewajiban untuk menjawab. Kan lelah lahir batinnya beb. Paham dong ya. Ucapkan bela sungkawa aja udah cukup kok.

- Tidak follow unfol sehabis kamu minta di follow atau sehabis ikut GA.

Eh, ini mah curhat. LOL.

- Tidak masuk kamar seseorang tanpa diizinkan.

Apalagi selonong aja masuk dan duduk di tempat tidurnya. Waduh. Kamar itu privacy beb.

- Tidak minta makanan atau minuman tertentu jika bertamu. Apalagi nodong "ada  ini (menyebutkan nama makanan atau minumannya)? 

Seberapa dekatpun kamu sama tuan rumah. Karena konteksnya tetap kamu tamu!

- Tidak minta "harga temen/sodara/kawan/sahabat/blablabla" dengan org yang jualan.

Justru harga temen/sodara/kawan/sahabat itu dilebihi dong. Bukan malah dikurangi rezekinya yank!

- Tidak tanya resep kepada yang dagang makanan atau ambil barang dari distributor mana dari orang yang jualan produk. Kemudian kamu jualan barang yang sama dari tempat yang sama. 

Usaha sendiri ya bebku. Lagian kalau emang mau dagang barang yang sama, ya jadi reseller orang yang bersangkutan aja. Sampai tiba waktunya kamu menemukan sendiri distributor atau supliernya 

- Tidak lupa menutup pagar jika bertamu ke rumah orang.

- Menjenguk orang sakit ingat waktu dan kondisi. 

Nggak perlu lama-lama atau malah sampai ngegelar tikar. Piknik kalee.

Lah, ada sar? ADA!

Banyak lagi sih bentuk common sense ini. Semua tergantung seberapa sensitifnya nalar kita. Cepat conect apa nggaknya kita sama suatu hal.

Biasanya orang yang common sensenya tinggi, lebih menonjol di lingkungannya. Juga briliant dalam menjalani hidupnya. Lebih cekatan dan cermat. Sepenglihatan aku dari orang sekitar yang menurutku tingkat common sensenya tajem banget ya. 
Orang kayak begini biasanya suka bikin kita berdecak kagum sama sikapnya.

Bikin kita bilang:

"Eh iya... dia kok kepikiran sih"

"Ah iya, dia benar!"

Intinya sih, orang yang begini mikirnya panjaaaaaang dan matang (tang tang) banget.

Jadi, common sense ini adalah salah satu hal yang ingin aku tanamkan dan asah ke anakku. Orang pintar banyak, tapi belum tentu common sensenya berkerja dengan baik.

Hal ini karena  aku berharap, kelak anakku tidak hanya sekedar menjadi orang yang tahu, tapi juga paham. 

XOXO

Madamabi___

18 comments:

  1. Setujuuu mba dg semua poin di atas, smoga anak saya jg bisa memiliki common sense yg baik. Jd ingat, dulu ada tamu teman kerja lelaki yg nyelonong masuk rumah sampai belakang sambil nanya ini itu. Huuu sampe bengong saya karena saya merasa ga dekat dan yg tau agama pasti ngerti kalo suami tmn kita ga di rumah ya jangan masuk rumah dulu

    ReplyDelete
  2. Betul banget mba. Dari diri kita sendiri yang harus berani ngerem untuk ikut campur terlalu dalam sama masalah orang. Lebih berpikir lagi jika ingin menanyakan hal2 yang sensitif dan menyinggung. Lebih menghargai orang lain ya ampun susah kadang2. Kita kan role mode untuk anak2 berarti dari diri kita yang harus dibenahi terlebih dahulu. Tulisannya pengingat banget ini mba.

    ReplyDelete
  3. follow unfollow wkwkwkwkw banyaaaakkk mbak yang kaya gitu. Pernah dong aku ditanya gaji suamiku, aku balas tanya: lu kapan tajirnya? sempet aja nanyain gaji suami gue
    wkwkwkwk abis itu yang nanya langsung cuuuuss

    ReplyDelete
  4. Ah iya betul banget mba, common sense ini penting banget ya. Ga semua orang memilikinya.

    ReplyDelete
  5. aaah benar inii kak, banyak yang lupa menutup pagar, lupa gak perlu tau gaji orang lain apalagi gaji emak bapak bahkan sampe mertua, satu lagi yg penting buat profesi blogger, unfollow itu sungguh keanehan tingkat tinggi untuk sesama profesi blogger hahaha

    ReplyDelete
  6. Setuju bingit mb... Akan tentram dunia kalau semua orang berempati.. Yang follow tapi ga follow tu paling sebel kl ybs ikut program follow to follow, ga konsisten banget, maunya difollow tapi ga mau follback.. Hihi...

    ReplyDelete
  7. Kalau pas daku mah sering ditanya kapan nikah? Nanti nikah pakai adat apa? Terus kerjaannya gimana kalau nikah nanti.. Et dah nanya kuku, kasih uang segepok sini, hahaha

    ReplyDelete
  8. Setuju bangeeett. Yg ngeselin kalau ada tetangga nylonong krn anggap rumah sendiri wkwkwkwk. Coomon sense ini juga berhubungan ma sopan santun juga ya mbak rasanya, plus empati jga :D

    ReplyDelete
  9. Kelihatan kecil dan sepele banget ya Mbak hal2 seperti tapi nyatanya common sense ini PENTING banget. Ya paling kzl kalau ada yang suka KePoin kehidupan kita walau itu hanya sekadar basa-basi menurut dia.

    Yah, semoga saya pun bisa mendidik anak saya agak punya common sense yang tinggi.

    ReplyDelete
  10. Suka sama bahasan seperti ini. Ilmunya tidak diajarkan di sekolah sehingga susah mendapatkannya. Terimakasih sudah mengulasnya di blog sehjngga saya bisa ikut menyerap ilmunya

    ReplyDelete
  11. Hmmm bener juga ya mba, common sense ini harus dikenali dari kecil ya. Biar jadi manusia hebat hehe.. makaish sharingnya ya mba

    ReplyDelete
  12. Waah ternyata ya,, emang g smua orang pny coomon sense..

    ReplyDelete
  13. Bener banget ini. Kadang ada hal yang enggak usah Kita tanyakan ke orang lain untuk menjaga hubungan baik antar sesama. Ini lebih ke adab soalnya

    ReplyDelete
  14. Iya banget. Masih banyak orang seperti ini di sekitar kita. Kalo orang tua, aku mencoba paham. Mereka semakin berumur biasanya makin sensitif. Apa pun diucapkan. Apa pun ditanya. Nah yang suka bikin gemes itu anak muda atau yang seusia. Udah tahu kalo yang begitu tuh jawabannya bikin yang ditanya kagok, masih aja begitu. Semoga, sadar atau pun gak sadar, aku gak seperti itu. Gak enak banget soalnya digituin :(

    ReplyDelete
  15. Bagus tulisannya kak...
    Aku jadi inget banget waktu ditanya sama temen tentang pendapatan rumah tangga ini.

    Btw,
    Kalau hubungannya sudah lebih dekat dari teman, saudara ipar, misalnya...
    Bolehkah menanyakan masalah yang masuk ke ranah pribadi?

    ReplyDelete
  16. Keren mba, aku merasa tertohok

    Lah wong aku aja masih suka nawar2 belanjaan, bagaimana mau ngajarin anakku tentang common sense

    Artikel ini membuka mata ku mba
    Wkwkwk

    ReplyDelete
  17. Hmm beberapa poin aku baru kepikiran nih. Tapi kalau nanyain gaji menurutku masih bisa ditolerir kalau tujuannya nyari info tentang pekerjaan tersebut. Tapi memang penting banget ya kita punya common sense yang baik biar nggak bikin orang tersinggung

    ReplyDelete
  18. Ini banget loh mbak. Terlihat sepele tapi masih ada aja orang-orang yang kehilangan common sensenya. Harus dibaca nih sama sekua orang biar sedikit lebih peka. Hehe

    ReplyDelete

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Ishizawa Lab Keana Rice Sheet Mask

Hola... Kali ini mau bahas masker lageee.... Sheet mask lageee.... Bosan? Ya maap. Jadi sheet mask kali ini, Ishiza...