Wednesday, July 15, 2020

Review: Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse | 03 Rose Ballerina & 06 Fuschia Lover


Holla…


Wardah tuh emang ngga berhenti-hentinya ya berinovasi? Ada aja produk dengan konsep baru yang mereka luncurkan. Rajin banget emang mereka meracik produk. Apalagi lipstick dan lip cream. Aku jelas salah satu penggemar produk pewarna bibir mereka.

 

Produk yang mau aku review kali ini memang bukan produk baru. Tapi merupakan produk Wardah terfavorit saat ini.

 

Lip Mousse Dengan Formula Comfort Matte

 


Colorfit Velvet Matte Lip Mousse, merupakan pewarna bibir dari Wardah  yang diracik dengan formula Comfort Matte. Comfort Matte? Gimana tuh maksudnya? Yaitu formula yang memberikan hasil matte namun tidak terasa lengket dan membuat bibir kering. Mengandung Vitamin E juga.

 

Halah… biasa! Produk yang sebelumnya juga gitu.

 

Iya. Memang! Tapi yang satu ini memiliki tekstur yang berbeda dari lip cream mereka sebelumnya lho. Yaitu mousse texture. Finishnya juga berbeda dari sebelumnya.

 

Ha? Gimana..gimana?

 

Detail dong!

 

Oke. Baca terus ya review ini.

 

Info Produk

 

Netto: 4 g

BPOM: Shade 03 Rose Ballerina NA18191305793 | Shade 06 Fuschia Lover NA18191305796

Price: @73.000 IDR

Where To Buy:

(Offline)

Counter Wardah di supermarket dan department Store

Guardian

Watson

 

(Online)

Sociolla

Official Store Wardah di Shopee

Atau bisa ke online shop aku beb IG: @lelipstickan

 

Dikemas Simpel & Cute Ala Brand Korea

 


Lip mousse ini dikemas dalam tube berupa tabung aklirik berwarna-warni dengan finish doff. Warna dari tubenya disesuaikan dengan setiap shade dari produknya. Konon katanya shadenya sangat persis dengan warna tubenya, jika kita menepuk-nepuk lipcream yang kita gunakan dengan jari. Sayangnya aku lupa dimana aku membaca hal tersebut.

 

Kemasaannya sangat sederhana. Ketika dijualpun hanya disegel plastik tanpa box. Karena materialnya kokohnya, aku sih oke-oke aja. Ngga mempermasalahkan kemasaan tanpa box tersebut. Karena sejauh ini tidak mengganggu ataupun mempengaruhi kualitas produk.

 

Aku suka dengan tampilannya, meskipun tak bisa dipungkiri sedikit banyaknya mengingatkanku dengan beberapa lipstick keluaran brand korea. Meskipun yang punya wardah ini, masih tetap menunjukkan sisi asli dari brand lokal pengusung kosmetik halal.

 


Untuk aplikator, masih sama dengan varian lip cream Wardah sebelumnya. Wardah Exclusive Matte Lip Cream (EMLC), yang berupa doe foot. Tapi, yang EMLC belakangan sudah dimprovisasi juga aplikatornya. Menjadi lebih pipih ujungnya, meski masih tetap masuk dalam kategori doe foot.  Karena sudah terbiasa dengan model aplikator begini, aku sih oke-oke aja. Walaupun lebih memilih aplikator yang reservoir tip sih memang.

 

Tekstur Mousse Padat Begini, Nyaman Ngga Ya Di Bibir?

 

Teskturnya creamy padat, tapi seperti ada semburat foam tipis-tipis. Mungkin itu sensasi dari moussenya. Itu juga yang membuat dia berbeda dengan lip cream biasa. Sekilas seperti mengingatkan dengan whipped cream atau dalgona? Eh… wkwk. Dalam versi berwarna kali ya.

 


Walaupun teskturnya padat, tapi di bibir teksturnya tidak sepadat itu juga. Tidak membuat bibir jadi berat dan terasa tebal. Teksturnya masih terasa enteng, meskipun ngga benar-benar terasa “seperti tidak pakai apa-apa” juga.

 

Keringnya lumayan lama. Selama belum “ngeset” itu, rasanya emang kayak ngambang. Maksudnya, seperti ada feel residunya tidak berada di atas kulit bibir. Seperti ada sesuatu yang membatasi dan memisahkan residu dengan bibirku. Ya, sensasi awal yang agak membingungkan emang. Hihi.

 

Tapi, hal itu tadi juga yang bikin lip mousse ini jadi oke dan enak diombre. Karena lama ngeringnya, jadi ketika ditimpa shade lain mudah ngeblendnya.

 

Setelah benar-benar kering dan ngeset sih aman-aman dan nyaman-nyaman saja. Ngga ada perasaan aneh seperti di awal tadi.

 

Pigmentasinya good. Sekali poles juga langsung keluar warnanya. Coveragenya juga sama bagusnya. Aku ngga pake cocol lagi udah rata ketutup permukaan bibirku.


Oia, lebih spesifik memang ada sedikit perbedaan formula pada dua shade yang aku punya. Lebih detailnya, aku certain di bagian shade nanti ya.

 

Masih Transfer Sih, Tapi……

 

Transfernya masih ada. Tapi ngga parah kok. Dikit banget, beneran. Ngga beleber kemana-mana gitu. Cuma kalau minum, masih ada bercak digelas atau sedotan. Itupun tipis-tipis aja.


Kayak foto berikut ini nih...



Dikit banget kan, transfernya?

 

Tahan Lama Ngga Ya?

 

Ketahanannya standartlah untuk lip cream lokal di bawah seratus ribu. Empat jam-an lah. Dipakai makan-minum,buyar. Tapi bagusnya ketika pudar ngga babak belur. Kalau reapply juga masih tetap bagus kelihatannya.

 

Finish Dari Lip Mousse Itu Seperti Apa Sih?

 

Seperti klaimnya. Lip mousse ini, memiliki finish velvet matte yang membuat bibir terlihat halus. Mattenya ngga yang kering kaku begitu ya. Powdery tapi bukan dalam artian bergumpal dan berserbuk. Intinya sih membuat bibir terlihat smooth. Masih memperlihatkan garis bibir, tapi ngga tampak kasar.

 

Fragrance-nya Mengingatkan Pada Aroma Kue, Yummmy.

 

Ketika pakai ini, seperti ada aroma manis seperti kue. Kedua shade meninggalkan aroma yang sama. Ngga nyegrak, lama juga hilang kok.

 

Pilihan Shadenya Banyak

 


Secara keseluruhan, sudah ada empat belas shade. Pada awalnya, Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse ini mengeluarkan delapan shade di batch pertama. Sekitar awal tahun 2020 ini, mereka sudah launch enam shade terbaru lagi dengan nuansa earthy. Yaaas! Aku mupeng dan sudah berniat untuk adopsi satu. Hihi.

 

Saat ini aku hanya memiliki dua shade saja. Jadi aku review dulu yang aku punya ya. Nanti kalau sudah punya yang lain, aku review lagi deh.

 

Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse 03 Rose Ballerina

 


Rose Ballerina dalam pengamatanku, masuk dalam kategori peachy-nude dengan hint neon yang kentara. Apalagi pada awal pemakaian. Neonnya kencang banget. Tapi, setelah beberapa menit (sekitar 20-30) akan bergeser menjadi lebih pink. Neonnya perlahan meredup, tapi ngga hilang total ya. Bisa dibilang ini termasuk oksidasi, tapi aku malah lebih suka ketika dia oxidase begini.



Masih oke di kulit medium. Cuma masalahnya, pas di bagian tepi bibir kok kayak ngga bisa rapi. Seperti patchy, tapi hanya di bagian pinggir bibir saja. Harus dibantu tap-tap pake jari. Kalau berdasarkan perngalamanku ya, shade peach yang ada neon-neonnya begini emang sering patchy. Namun untuk produk ini, masih bisa teratasi kok.

 

Wardah Colorfit Velvet Matte Lip Mousse 06 Fuschia Lover

 


Shade yang ini seperti namanya, Fuschia. Deep fuschia dan masih ada berasa neonnya. Masih masuk sih di kulit medium. Tapi fuschianya kayak kurang fresh gitu menurutku. Aku termasuk team fuschia lipstick, tapi yang ini tidak begitu ngena dengan seleraku. Ingat! Seleraku ya. Karna warnanya memang cantik. Bold tapi tetap sweet.


Shade yang ini juga mengalami oksidasi. Cukup jauh malah perubahan warnanya. Lebih gelap jatuhnya, tapi aku malah lebih berjodoh ketika warnanya oksidasi begini.

 


Untuk shade Fuschia Lover ini, formulanya lebih enak dan ringan dibanding Rose Ballerina tadi. Ngga patchy di pinggir bibir.

 

Note: Meskipun kedua shade ini tidak begitu favorit bagiku. Tapi jika diombre, merupakan favoritku. Aku senang menggunakannya dengan menggabungkan kedua shadenya.

 


Conclusion

 

To be honest, begitu melihat produk ini dirilis pertama kali. Aku agak skeptis. Takut sebelas-duabelas lah dengan produk sebelumnya. Itu dia alasan aku cukup lama baru mencobanya. Lalu, setelah mencoba bagaimana?

 

Produk ini cukup berbeda dengan produk lip cream wardah sebelumnya. Mulai dari kemasaan, tekstur, formula, finish sampai warna juga memiliki karakteristik yang berbeda. Good job! Jadi benar-benar menambah experience baru dalam menggunakan lip cream.

 

Hal itu membuat istilah, “satu lipstick ngga akan cukup” terasa sangat valid. Haha.

 

Meskipun tidak sampai mencapai point perfect. Tapi lip mousse ini memang oke untuk dimiliki. Karena harganya terjangkau. Sesuai dengan lasting power dan kualitas yang diberikan. Finishnya cantik. Ringan di bibir dan membuat bibir terasa lembut. Pilihan warnanya juga banyak. Apalagi yang earthy tone, awww. Bikin kalap!

 

Pros

 

Formulanya ringan

Finishnya cantik

Pilihan warna banyak

Harga terjangkau

Oke untuk di ombre

 

Cons

 

Shadenya masih berasa neon, agak rawan untuk kulit medium-tan

Untuk shade nude masih patchy

 

Repurchase?

 

Yas!! Tapi aku memilih untuk shade lain. Terutama earthy tone seriesnya. Udah ngelirik yang 13 Sweet Cinnamon dan 14 Dainty Caramel.

 

Rate

4/5

(****)

 

XOXO

 

Madamabi___

2 comments:

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

3 Rekomendasi Dry Shampoo Favorit

Holla...   Beberapa waktu lalu, akutuh nyobain beberapa dry shampoo berturut-turut. Dari tiga brand yang berbeda.   Rata-rata sih performany...