Sunday, July 19, 2020

When I Was A New Mom: Morning Routine


Holla...


Ini adalah serial terbaru di blog ini, yang menceritakan tentang kehidupanku ketika awal menjadi ibu. Bukan tentang parenting ya. Tapi lebih kepada mommylife gitu deh. Momen-momen, kisah-kisah, emosi, serta pikiran ketika aku masih menjadi Ibu baru dulu.


Sudah lama sekali aku ingin menceritakan tentang itu, dan mengangkatnya nya dalam dalam sebuah postingan blog.


Untuk apa?


Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan ku sendiri pada masa itu, sebenarnya. Ketika menjadi Ibu baru yang ingin sekali memenuhi tanda tanya di kepala ini. Tentang seperti ini ya rasanya menjadi Ibu baru? Seperti ini ya rasanya menjadi orang tua? Seperti ini ya kehidupan seorang ibu yang harus dijalani?


Rutinitas baru. Aktivitas baru. Skill baru. Pertanyaan-pertanyaan baru tentang keputusannya kita ambil. Sudah benarkah? Harus beginikah? Masih banyak lagi deh pokoknya.


Paginya Si Mama Ambisius


Cerita pertama dimulai dengan aktivitas di pagi hari. Yasss.. Paginya buk-ibuk sangat berubah 180 derajat dari kehidupan sebelumnya. Yaitu masa masih single dan belum punya anak. Udah kebayang sih. Tapi shock, ya tetap masih juga.


Ngomongin tentang "pagi" nih. Kenapa aku ngangkat hal ini? Karena aku sedang disadarkan bahwa morning routine-ku belakangan ini, adalah sesuatu yang harus aku syukuri.


Aktifitas pagiku sekarang sangat jauuuuh lebih santai dan estetik dibanding dulu pas jadi ibu baru. Wkwk.


Bahkan kita akrab kan sama kalimat:


"ya maklum ibuk-ibuk, pagi gini masih rempong"


Sedikit flashback ke masa-masa #WhenIWasANewMom yang kayak kontestan masterchef udah di penghujung waktu. Wkwk.


Huffft.. Udah kayak prajurit perang aja deh. Uber-uberan sama waktu. (apalagi si virgo ini songong kan ya, ngga mau di bantu ). Belum lagi aku akui deh, aku masuk pada golongan mama ambisius pada masa itu (atau sekarang masih malah? LOL).


Aku benar-benar putar otak banget gimana semua bisa berjalan dengan dinamis, terstruktur, rapi dan sistematis (bayanginnya aja udah puyeng kan?).


Gimana caranya sebelum anak bangun makanan dan jusnya uda siap. Belum lagi harus ada jeda ng-ASI pas dia merengek. Otomatis hal ini bikin waktu jadi kemakan lebih lama kan.


Apalagi aku kekeuh banget anakku harus jemur pagi dan pijat sebelum mandi pagi. Wkwk. Aku antara bangga dan miris mengingat keambisiusanku saat itu bok.


Belum lagi harus nyiapin bontot buat bapaknya, biar uang makan siang bisa untuk vaksin anak.  LOL.


Di bawah jam 11 main hape? Waduh, ngga sempat. Ntar jam 11 ke atas baru bisa. Wkwk



Bye..bye... Morning routine impianku yang aesthetic. Duduk dekat jendela sambil menyesap kopi. Yang ada malah morning routine-ku yang hectic. Haha.


Rempong Memang, Tapi...


Sekarang... Seiring dengan bertumbuh besarnya anakku. Kehidupan pagi jauh lebih santai. Ngga nguber-nguber waktu mandi ataupun makan. Aku udah bebasin ke dia kapan mau mandi dan makan. Asal ngga lewat dari tengat waktu yang aku tentukan. Yang udah pasti ngga dia lewatkan juga, karena uda masuk di waktu mainnya. Mana mau dia telat main sepeda di luar rumah.


Ditambah lagi ada pandemi. Yang harusnya tahun ini udah masuk sekolah. Jadi kami undur. Alhamdulillah  ya bok. Selalu ada hal baik dan menguntungkan bahkan dimomen yang kurang oke. Pilihan ada di kita. Mau misuh-misuh apa seloooow baby.


Bukan menyesal atau menggerutu. Tapi aku jadi sadar bahwa semua ada waktunya. Semua ada masanya. Paling bener ya nikmati aja.


Mmm... Benar-benar hidup itu akan berubah ya? Bahkan dari hal kecil. Memang ngga ada gunanya banding-bandingi diri sama orang lain.


Ngga ada gunanya juga ngedumel sama keadaan, apalagi untuk keadaan yang memang kita sendiri inginkan.


Akupun kalau ditanya, repot ngga kayak gitu? Ya repot!


Tapi seriusan deh. Aku pernah coba improve juga agar aktifitas pagiku jadi lebih "pelan". Tapi ternyata aku ngga nyaman begitu. Aku memang lebih nyaman dengan sistem berepot-repot dahulu, leyeh-leyeh kemudian.


Dari hal ini kemampuanku mengatur waktu dan menentukan prioritas benar-benar terlatih.


Kadang suka mesem-mesem sendiri kalau ada yang komenin kondisiku saat ini.


"Enak ya, pagi-pagi bisa santai"

"Santai kali ya, jam segini udah postang-posting di IG"


Ya waduw... Kamu ngga tahu aja Lorenzaaa. Semua proses lah. Semua ngga semudah yang terlihat lah.


Nikmatin aja.. Akupun lagi menikmati pagi santai selow mellow. Sebelum nanti masa rempong pagi-pagi kembali. Yaitu pas anakku sekolah nanti. Wkwk. Apalagi sekolah inceran kami lumayan jauh dari rumah dan ada kewajiban anak harus di antar jemput serta bawa bekal pulak itu.


Atau kalau dia punya adik lagi. Oops.. Karena aku kayaknya bakalan memberlakukan keambisiusan yang sama sepertinya. Karena ya balik lagi, aku nyamannya begitu.


Ahh.. Sudahlah. Itu nanti. Sekarang aku menyesap kopi hangatku dulu ya ☕☕. Hihi.


Btw, next aku cerita apa yang tentang kehidupanku saat jadi ibu baru dulu?


XOXO

Madamabi___

No comments:

Post a Comment

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Wardah UV Shield Active Protection Serum SPF 50 PA++++

Holla…   Di bulan Agustus kemarin, Wardah mengeluarkan produk tabir surya terbaru mereka. Tidak hanya satu, namun dua produk sekaligus. ...