Friday, November 6, 2020

Review: L’OREAL Paris 1,5% Hyaluronic Acid Serum



Holla…

 

Semakin ke sini, kita (pencinta skin care) semakin memahami esensi dari merawat wajah. Ngga hanya berpatok pada template cantik yang sepihak. Namun semakin memenuhi keinginan dari kulit dan tubuh kita sendiri. Dalam memilih produk skin care, juga semakin teliti melihat dan memilih ingredients.

 

Di usia kepala tiga ini,hydrating dan anti aging jelas menjadi fokus utamaku. Bukan hanya di postingan ini, tapi juga dibeberapa postingan lain juga aku sering mengatakan hal ini. Karena ya memang, itulah yang menjadi concern kulitku. Apalagi, hydrating dan aging memang memiliki kaitan juga. Sebab itu, Hyaluronic Acid merupakan salah satu ingredient skin care favoritku.

 

Kalau kalian perhatikan (ya kalau sih hihi), rata-rata skin care yang aku gunakan dan pernah aku review di sini, memiliki kandungan Hyaluronic Acid.

 

 

Kebetulan pada tanggal 09 Oktober 2020 kemarin, aku sempat ikut virtual event L’oreal Paris dengan Female Daily. Acara yang dipandu oleh Arinda Kristie (FD Babes) tersebut dihadiri juga oleh, Beatrix Oktaviani (L’oreal Team), dr. Litya Ayu, SpKK, FINSDV (Certified Dermatologist) dan queen of hinyai siapa lagi kalau bukan the one and only Heny Harun (Beauty Content Creator).

 



Jadi dari para pembicara ini, aku dapat info-info menarik dan juga lebih dalam lagi tentang serum ini. Untuk itu, selain mengulas produknya, aku juga bakalan share beberapa info penting dari L’oreal Paris 1,5% Hyaluronic Acid Serum di sini. Keep reading beb.

 

Seputar Hyaluronic Acid

 

Hyaluronic Acid (HA) sendiri sebenarnya secara natural sudah ada dalam kulit kita. Persentasenya sekitar 50%. Namun sekitar usia 20-an, produksinya bakalan menurun.

 

HA ini memiliki fungsi untuk menstabilkan struktur kulit. Berperan dalam menciptakan tekstur kulit agar lebih tampak halus dan licin.

 

Dapat diandalkan juga untuk menghindrasi kulit. Karena HA dapat menahan air lebih dari beratnya sendiri. Yaitu hingga 1000x. Ngga heran kan, ketika melihat produk skin care dengan klaim hydrating. Pasti akan terdapat Hyaluronic Acid di dalamnya.

 

Karena secara alami akan terjadi penurunan HA, sebab itu jika kulit kekurangan kadar HA maka akan memicu penuaan dini. Sebut aja, kulit jadi kering kemudian kusam. Tekstur kulit juga bisa kacau, sehingga garis-garis halus yang berpotensi menjadi keriput rentan datang. Ngga heran kenapa produk anti aging juga erat kaitannya dengan Hyaluronic Acid.

 

Oia, selain itu, HA juga biasanya dipakai dalam treatment kecantikan seperti filler.

 

Kenapa Persentasenya Hyaluronic Acid-nya 1,5%?

 

Dari judulnya, kita bisa melihat bahwa L’oreal Paris memang spesifik sekali menyebutkan persentase kandungan HA di dalam produknya. Hal ini bukan tanpa alasan. Memang ada hal yang mendasari, kenapa kandungan HA-nya 1,5%.

 



Jadi, 1,5% adalah persentase HA tertinggi dan masih terasa nyaman di kulit. Bisa saja kalaupun dibuat lebih dari itu, namun feelnya akan terasa kurang nyaman di kulit. 1,5% HA ini dianggap paling tinggi sekaligus paling aman.

 

“Cukup tinggi tapi juga cukup aman.”

 

Demikian deh kurang lebih, kalau mengutip ucapan dari Mba Beatrix di acara itu.

 

Memiliki 2 Jenis Hyaluronic Acid Yang Berkerja Dari Permukaan & Dalam Kulit

 



Selain klaim 1,5%  Pure Hyaluronic Acid. Yang menarik di sini adalah, serum ini memiliki dua jenis HA. Micro dan macro yang memiliki cara kerja tersendiri.

 

Macro HA melembabkan/menghidrasi serta kulit dari permukaan. Sehingga kulit tampak lebih halus dan teksturnya semakin licin.

 

Sedangkan Micro HA, membantu menjaga elastisitas kulit dari dalam. Sehingga kulit tampak lebih kenyal.

 



Macro dan Micro HA ini juga membantu membuat kulit 42% lebih cerah.

 

Produk ini diformulasi cocok untuk semua jenis kulit. Karena bebas paraben. No synthetic dyes. Tidak menyumbat pori-pori dan juga fragrance free.

 

FYI, meskipun baru hadir di Indonesia, sebenarnya Hyaluronic Acid Serum dari L’oreal Paris ini bukan produk baru. Sudah terlebih dahulu dipasarkan dan sangat diminati di beberapa Negara lainnya.

 

Untuk peredarannya sendiri ke Indonesia. Produk ini juga sudah melalui proses pengujian dermatologis pada kulit Asia.

 

Ingredients

 



Info Produk

 

Netto: 30 ml

BPOM: NA11200100030

Price: @245.000 IDR

Where To Buy: Sociolla, Shopee, Tokopedia, Guardian & Watson

 

Packaging Botol Kaca Simpel Yang Ala L’oreal Banget!

 



Kemasaannya menggunakan box yang didominasi warna merah. Keterangan produk sangat lengkap pada boxnya. Mulai dari deskripsi produk. Penjelasan tentang Hyaluronic Acid, PAO (Period After Opening) sampai cara penggunaannya.

 



Memang dipenuhi oleh tulisan Thailand yang jelas aku ngga ngerti (hihi). Tapi terdapat juga translate English. Untuk pendistribusian di Indonesia, ditempelkan lagi stiker tambahan dengan deskripsi Bahasa pada segel plastik pada box. Tapi ya gitu. Ketika plastik dibuang, ya otomatis stikernya juga kebuang.

 



Karena boxnya udah cukup ramai. Botol kaca beningnya sangat simple dan ketebalannya pas. Meskipun transparent tapi terlihat kokoh. Selain keterangan brand dan nama produk pada bagian depan. Terdapat juga sedikit direction, PAO, keterangan isi dan kontak brand pada bagian belakang botol. Selebihnya asli polosan aja. Sedep sih lihatnya. Bersih dan ngga ribet gitu rasanya di pandang. Haha.

 



Tutup ulir-nya yang berlapis silver dilengkapi dengan pipet tetes yang berguna sebagai aplikator. Pumpnya cukup nyaman dipencet, ngga keras ataupun macet. Tapi dari ketika produk masih full sampai udah mau habis. Aku belum berhasil ngepump sampai cairan terisi penuh di pipetnya. Ngga begitu masalah sih memang. Tinggal pump ulang aja sampai aku rasa cukup.

 

Bisa dibilang ngga ada masalah ya dengan kemasaanya. Simple. Classy dan khas L’oreal banget.

 

Meskipun Kental, Feel-nya Enak Banget di Kulit

 

Cairan beningnya memang cukup kental dan mudah berbuih. Baik ketika sedang ngepump isinya untuk digunakan atau terguncang sedikit, buihnya sudah ramai terlihat. Ngga ada masalah sih dengan ini. Cuma aku notice aja karena semudah itu dia berbuih.

 

Ketika diaplikasikan ke kulit. terasa basah dan licin banget. Licinnya ini bikin makin asyik aja ketika diratakan ke kulit. Apalagi nyambi dipijet-pijet manja kan beb. Bener-bener menambah kenikmatan dalam ber-skin-care.

 




Apalagi kulitku yang kering ini, langsung kelihatan banget perbedaan teksturnya. Langsung terlihat lembab, bercahaya dan kenyal. Pokoknya dari pemakaian pertamapun kulit udah tersirat sehatnya.

 



Walaupun cairannya cukup mudah meresap, memang masih terasa sedikit lengket ya. Tapi tunggu beberapa menit deh. Setelah beneran nyaman dan ngga berasa feel ganggu ataupun lengket lagi. Bahkan ditimpa skin care lain juga ngga makin berat kok.


No Fragrance? Yasss!

 

Ya, kayak klaimnya sih memang. Ngga ada fragrance apa-apa. Tapi kalau diendus, masih ketangkap aroma dari campuran ingredientsnya. Kayak aroma lem gitu kertas gitu, hehe. Itupun kalau emang sengaja diendus. Kalau ngga, ya ngga sih. Sama sekali ngga ngenganggu penciuman ketika digunakan kok.

 

How To Use

 

Pada kemasaanya disarankan untuk digunakan sebelum moisturizer. Aman digunakan pada siang ataupun malam hari.

 

Aku biasanya menggunakan ini setelah step essence, dan sebelum sheet mask (kalau pas emang mau pakai sheet mask) atau moisturizer ya. Baik pada day skin care routine dan night skin care routine.

 

Kulit Ngga Hanya Lembab, Tapi Juga Jadi Lebih Kalem

 

Ketika pertama kali menggunakan serum ini, kulitku sedang berjerawat. Ngga hanya satu, tapi ada beberapa. Dalam kondisi yang agak rewel lah pokoknya.

 

Bisa dilihat di foto berikut ya:

 



Sekitar kurang lebih 3 minggu. Kulitku jadi lebih stabil dan kalem. Jerawat perlahan tapi pasti, mengempes. Padahal aku ngga pakai acne treatment apapun. Calon jerawat baru juga ngga muncul.

 

Bisa dilihat di sini ya:

 



Selain yang terlihat. Aku juga merasakan kulitku jauh lebih nyaman. Terasa lembut dan kenyal. Untuk yang kulitnya kering, paham lah ya gimana kakunya wajah kalau kulit lagi kering parah.

 



Intinya sih, serum ini benar-benar menutrisi, menghidrasi dan menjaga performa kulitku. Kuncian kulitku banget.

 

Conclusion

 

L’oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid ini benar-benar menjawab kebutuhan kulitku. Kering. Rentan aging. Juga agak rewel.

 

Efek hydratingnya terkesan sederhana. Tapi mensupport kebutuhan kulit lain. Ngga hanya ngelembabin, tapi membantu kulit tampak lebih muda dan sehat.

 

Untuk yang fokus pada aging tapi ngga mau pakai serum yang berat dan rentan purging, aku sangat rekom serum ini. Apalagi, serum ini juga sangat oke untuk ditandem dengan serum lain. sebut aja Retinol dan Niacinamide.

 

Pros

 

Cocok untuk semua jenis kulit

Efek hydratingnya langsung terasa

Nyaman di kulit

No fragrance

 

Cons

 

Masih ada feel lengket, meskipun sebentar

 

Repurchase

 

Yas! Udah niat banget.

 

Rate

4,5 / 5

 

XOXO

 

Madamabi___

No comments:

Post a Comment

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Ella Skin Care Goats Milk Whitening Body Lotion

  Holla…   Karena pernah punya pengalaman buruk akibat mengabaikan penggunaan body lotion. Aku benar-benar kapok untuk mengabaikan hal s...