Wednesday, November 10, 2021

Review: DEWPRÉ Paeonia Brightening Series | Fluid – Essence – Cream



Holla…

 

Ngga bosan-bosan deh bilang kalau semakin hari semakin bangga sama brand lokal. Semakin ramai bermunculan hasil karya anak negeri dan menawarkan produk-produk yang sesuai kebutuhan kita yang semakin melek dengan arti kulit sehat. Yaitu kulit yang selalu terjaga kelembapannya, ternutrisi dengan baik serta memiliki skin barrier yang tangguh.

 

Tapi di sisi lain, ngga bisa dipungkiri juga bahwa teknologi Korea dalam meracik produk perawatan kulit itu memang yahud. Belum lagi, kalau nonton  Drakor (Drama Korea) selain sama ceritanya, ya salfok terus sama kulit pemeran-pemerannya. Bukan hanya pemeran utamanya atau karena mereka artis ya Beb, tapi memang habit skincare-an orang korea itu udah mendarah daging. Merata ke seluruh kalangan, ngga hanya perempuan doang, tapi  kaum pria juga terbiasa merawat kulit.  Sehingga ngga heran kalau standart mereka dalam hal skincare itu ngga main-main.

 

Nah, hal ini nih yang menginspirasi brand skincare lokal kita. Yaitu Dewpré, untuk menciptakan produk perawatan yang menggabungkan teknologi dan formula dari Indonesia dan Korea. Dioptimalisasikan sehingga menjadi produk  yang modern, ringan, teruji secara dermatologis dan bebas dari kandungan yang berbahaya. Tentunya juga, disesuaikan dengan kondisi iklim kita yang tropis dan karakteristik masyarakat Indonesia yang beragam.  

 

Point penting lainnya, produk-produk dari brand yang memiliki arti “kemurnian yang terjadi di alam dengan proses yang alami”.

 



“Like Dew, Like Showers on New Grass”

 

Karena kata Dew (English), berarti embun di pagi hari. Sedangkan Pré (France), memiliki arti rumput. Dibandrol dengan harga yang terjangkau, dengan kandungan botanical, cruelty free, no paraben, no steroid, no synthetic pigment, no mineral oil, dan no alcohol.

 

“Dibandrol dengan harga yang terjangkau, dengan kandungan botanical, cruelty free, no paraben, no steroid, no synthetic pigment, no mineral oil, dan no alcohol.”

 

Produk pertama mereka adalah, Paeonia Brightening Series. Yang terdiri dari Fluid, Essence, Cream dan Cleansing Foam.  Secara general star ingredientsnya yaitu, Paeonia dan Niacinamide. Aku sendiri, sudah menggunakan tiga diantaranya. Detailnya, akan aku ulas satu-persatu di bawah ini ya.

 

Paeonia Brightening Fluid




Netto: 120 ml

Price: 245.000 IDR

BPOM: NA18191906254

 

Dewpré Paeonia Brightening Fluid ini merupakan produk 2 in 1. Yaitu inovasi yang menggabungkan manfaat dari toner dengan emulsion. Fluid ini memiliki Glycerin, Niacinamide, Paeonia Lactiflora Extract, Sugarcane Extract, Betaine, Chondrus Crispus Extract, dan Tocopherol sebagai main ingredients. Dengan Moisture Film Tech. Dimana, diharapkan agar efektif menyerap ke kulit dan mempertahankan kelembapan serta membantu kulit halus sepanjang hari.

 



First impression ketika melihat produk ini tuh aku terkesima lho. Cakep banget! Kayak tabung-tabung eksperimen di film-film sci-fi. Haha. Ngaco ya? Tapi gitu deh Beb pikiranku ketika melihat produk ini. Tabung bening dengan material aklirik dikombinasikan dengan tutup dan list bagian bawah berwarna putih. Tipe kemasaannya adalah air tight bottle. Yang setiap kita pencet pump aplikatornya, akan ada bagian dari bawah yang naik dan mendorong produknya ke atas. Simpel, praktis, mewah dan agak futuristic gitu bagiku. Namun, memang produk ini sizenya cukup besar dan tidak masuk kategori travel friendly. Tapi bisa diakalin sih. Kalau mau dibawa-bawa, tinggal pindahkan saja ke travel kit container.

 



Teksturnya berupa liquid bening yang terasa sangat watery. Seperti klaimnya memang, watery feeling. Cair, namun jika diresapi lagi bakalan ada feel bergelinjer seperti gel. Ya mungkin karena glycerinnya itu kali ya?

 

Untuk aroma memang masih terdapat fragrance. Tapi wanginya super lembut dan samar. Aku ngga tahu pasti, apakah ini aroma Peonia atau bukan. Karena ngga gitu paham benar aroma bunga Peony seperti apa. Namun di penciumanku, memang seperti aroma floral yang lembut. Terdapat juga hint aroma yang sulit untuk dipatok seperti apa. Hanya saja, setiap meresapi wanginya, feelnya itu seperti hawa udara sehabis hujan. Lembab, sejuk dan segar. Unik!

 

Aku menggunakan produk ini pada tahap setelah cleanser. Baik pada day maupun night skincare routine-ku. Seperti anjurannya, gunakan sekitar 1 sampai 3 pump. Aku lebih suka jika dituangkan dahulu ke telapak tangan, lalu aplikasikan dengan memijat wajah secara lembut dan perlahan. Udah ancang-ancang juga untuk dijadiin cairan CSM (Chizu Saeki Method), karena kebayang aja betapa segarnya. Namun belum terlaksana sih, ntar deh kalau udah terealisasi aku update di akun Instagram-ku aja kali ya? Hehe.

 

Di kulit sendiri, meskipun terasa banget efek basahnya namun dia meresapnya mudah dan ringan banget. Sekali menyentuh wajah, terasa sekali produknya perlahan meresap memasuki lapisan kulit. Pada beberapa menit di awal, memang masih ada rasa lengket jika kita tap-tap dengan telapak tangan. Tapi masih sangat-sangaaat aman. Ibaratnya tuh beb, kulit bagaikan tanah kering yang tandus banget. Lalu disiram air perlahan dan dengan jumlah yang pas. Haha. Sehingga kulit jadi  sangat terhidrasi, lembab, plumpy dan halus banget kalau disentuh. Setelahnya juga, sangat membantu peresapan dan penerimaan kulit  terhadap skincare lain.

 

Rate: (4,7/5)


Paeonia Brightening Essence




Netto: 30 ml

Price: 215.000

BPOM: NA18191906253

 

Paeonia Brightening Essence diformulasi untuk meratakan warna kulit dan (tentu saja) menghidrasi kulit. Star Ingredientsnya adalah Niacinamide, Sodium Hyaluronate, Paeonia Albiflora Flower Extract, Sugarcane Extract, Chondrus Crispus Extract, Squalane dan Tocopherol. Produk ini bebas dari alcohol, mineral oil, paraben, steroid dan synthetic pigment.

 



Kalau ditelaah lagi dari kandungannya. Bisa dibilang fungsinya essencenya ini lebih dari sekedar meratakan warna kulit dan menghidrasi aja sih. Misalnya nih, Niacinamide juga punya fungsi menghaluskan garis-garis halus dan kerutan. Memperkuat skin barrier juga. Sodium Hyaluronate selain mempertahankan kelembaban juga memperbaiki kulit yang rentan berjerawat dan sebagai anti-aging. Paeonia Albiflora Extract mampu mencerahkan kulit, menenangkan kulit, antioksidan, anti inflamasi dan memperbaiki sel kulit yang rusak.

Kemasaannya masih didominasi warna putih. Yaitu botol kaca, yang diluar dugaanku cukup tahan banting. Karena pernah tergelincir dan masih aman aja dia Beb (ya tapi jangan sengaja digelincirin juga sih, haha). Aplikatornya berupa pipet tetes yang menempel pada tutupnya.

 



Konsep packagingnya ini oke sih sebenarnya. Namun, menurutku diameter pipet di dalamnya terlalu ramping untuk tekstur sekental itu. Sehingga ketika ingin mengambil produk, harus memencet beberapa kali agar produk dapat keluar dalam jumlah yang sesuai.  Selain itu, tutup ulirnya ketika ditutup tidak sejajar. Aku ngga tahu, apakah ini hanya berlaku pada punyaku saja (?) atau memang begitu. Untuk yang sudah menggunakan produk ini, boleh share pengalaman kalian juga seputar si pipet tetes tadi di komen ya Beb.

 

Seperti yang aku sebutkan sebelumnya, meskipun namanya essence, tapi teksturnya cukup kental. Jika essence pada umumnya identik dalam bentuk cairan, essencenya Dewpré ini teksturnya berupa lotion putih. Meskipun begitu, ketika dipoles ke kulit, terasa watery, lumer dan meresapnya juga ngga butuh waktu lama. Ngga ada rasa gerah atau greasy sedikitpun. Kulit berasa makin adem, malahan. Ngga kebayang sih sebenarnya bakalan secepat dan seringan itu efeknya dikulit. Luv.

 



Nah, si essence ini menurutku karakter aromanya hampir mirip dengan fluidnya. Hanya saja, yang ini wangi floralnya lebih kencang dan terasa sedikit. Lebih intense. Namun, masih oke dan ngga nyengat. Bagiku yang memang toleran dengan skincare ber-aroma, ini tuh ngga masalah sama sekali sih.

 

Pada keterangan pemakaiannya, disarankan untuk menggunakan sekitar 3 sampai 6 tetes dan diaplikasikan pada wajah dan leher. Lalu lakukan pijat memutar ke arah atas. Aku menggunakan produk ini baik pada siang maupun malam hari.

 

Seperti concernnya brand ini, yaitu hydrating. Memang ngga main-main sih. Dari pemakaian essencenya ini aja aku udah merasa efek lembabnya nampol banget. Bahkan bukan level hydratingnya essence lagi sih menurutku, tapi seperti layaknya moisturizer. Meskipun begitu feelnya di kulit masih terasa ringan.

 

Rate: (4,5/5)


Paeonia Brightening Cream




Netto: 50 ml

Price: 210.000

BPOM: NA18191906252

 

Paeonia Brightening Cream ini, fungsi utamanya sebagai moisturizer. Melembabkan sekaligus menghidrasi dan membantu membuat skin tone menjadi lebih merata. Selain Niacinamide dan Paeonia Albiflora Root Extract. Terdapat Mango Butter, Sodium Hyaluronate, Glycerin, Betaine dan Tocopherol.

 



Yang menarik perhatianku pada kandungan creamnya ini yaitu, Mango Butter. Fungsinya ternyata, untuk menghidrasi kulit, menutrisi serta mempertahankan kelembaban. Aku sendiri, baru ini deh memahami manfaat Mango Butter. Ternyata cakep ya?

 

Cream ini dikemas dalam jar bulat berwarna putih yang dari sekilas lihat aja, terasa banget Korean Vibes-nya. Minimalis dan modern. Untuk isi yang mencapai 50 ml, menurutku wadahnya ngga terlalu bulky. Ngga travel friendly juga sih, namun masih okelah untuk dibawa-bawa. Apalagi materialnya ringan dan kokoh. Tutupnya tipe ulir yang rapat dan ngga mudah longgar.

 



Aku udah jatuh cinta banget sama teksturnya dari tatapan pertama. Gel cream yang secara visual mirip banget kayak silky pudding. Gemes banget pokoknya. Mana warnanya rada-rada pinky-creamy begitu lagi. Asli sih, ini tekstur moisturizer paling berkesan bagiku di tahun 2021 ini. Haha.

 



Di kulitku, produk ini memberikan efek yang adem dan menenangkan. Ngga ada efek ngga nyaman sama sekali. Namun, aku merasa formulasinya unik banget. Terasa seperti melapisi kulit layaknya laminating. Akan tetapi, jika diperhatikan produknya meresap dengan  baik di kulit. Masih ada sensasi sedikit lengket di awal. Namun ngga sampai sekitar dua menitan, udah aman aja sih.

 

Yang cream ini, aromanya mendekati yang fluid. Samar dan tidak sekencang essencenya. Karakter aromanya juga masih sama dengan dua produk sebelumnya.

 

Pada petunjuk pemakaiannya, dikatakan dapat digunakan pada siang maupun malam. Urutannya tentu saja setelah penggunaan fluid dan essencenya.

 

Tapi, aku sendiri memilih untuk menggunakan si cream ini pada malam hari. Karena dia sifatnya lebih ke arah emollient – humectants. Jadi ketika digunakan, rasanya  seperti sleeping mask menurutku. Untuk kulitku juga terlalu rich jika digunakan pada day skincare routine. Namun, sangat pas jika aku pakai ketika malam. Kebutuhan kulitku kalau malam memang paling cocok yang moisturizer yang rich begini. Paginya, kelihatan banget kulit jadi halus, lembab, licin dan terhidrasi dengan baik.

 

Rate: (4,5/5)

 

Setelah menggunakan rangkaian ini selama lebih dari 3 minggu…

 

Rangkaian Peaonia dari Dewpré ini, memang ngga becanda ya efek lembabnya. Benar-benar jor-jor-an sekali menghidrasi kulit. Bisa dibilang, pakai tiga produk ini aja setelah cleanser, udah oke banget. Namun, jika mau dilayer dengan produk lain juga menurutku tetap versatile sih. Malah bisa semakin baik lagi cara kerjanya, karena dibantu dengan hidrasi dari produk-produk ini. Tinggal perhatikan dan sesuaikan  aja perpaduan kandungannya dengan toleransi  kulit masing-masing.

 

Setelah lebih dari tiga minggu menggunakan rangkaian ini. Aku merasakan kulitku yang kering ini terpenuhi kebutuhan hidrasinya. Ngga ada lagi deh terasa kering atau kulit sampai ketarik-tarik di area tertentu. Khususnya sekitar smile line, dagu dan dahi. Tekstur kulit juga semakin halus, kenyal dan berasa agak kencang. Selain meratakan warna kulit dan mencerahkan seperti klaimnya. Bekas jerawat menghitam yang cukup parah tadinya, berhasil memudar. Ini ngga aku sangka-sangka sih bisa se-signifikan ini perubahannya.

 




Menurutku, produk-produk ini tidak memicu jerawat ataupun menyumbat pori. Walaupun semuanya memberikan efek hidrasi yang pol-pol-an, aku ngga menemukan gejala sampai over hydrating juga sih.

 

Selain sudah lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dewpré juga tersertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 



Kalau kalian juga tertarik dan mau tahu lebih banyak tentang brand lokal ini, please check akun Instagram mereka @dewpreofficial. Atau bisa kunjungi website mereka www(dot)dewpré(dot)com. Untuk belanja bisa cek Official Store Mereka di Shopee, Tokopedia dan Zalora.

 

XOXO

 

Madamabi___

 

No comments:

Post a Comment

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: BIYU Daily Light Moisturizer

Holla...     Beb, kalau kalian yang udah males sama moisturizer lengket, berasa tebal di kulit dan greasy. Sini deh, aku mau share satu prod...