Monday, January 24, 2022

Review: Rintik Skincare Shower Oil



Holla...

 

Baru kali ini banget deh denger dan tahu yang namanya shower oil. Sebagai orang yang gandrung dengan body care, tertarik banget dong pastinya mau nyobain shower oil ini. Apalagi kulitku super kering kan, jadi merawat kulit tubuh tuh termasuk prioritas. Belum lagi nama brandnya teduuuh banget kan Beb, R.I.N.T.I.K. Hihi.

 

First, Kenapa Sih Kita Butuh Rintik Skincare Shower Oil Ini?

 

Sebelum bahas produknya dan gimana pengalaman aku pakai produk ini. Aku mau infoin dulu nih, kenapa sih kita butuh yang  namanya Shower Oil dari Rintik Skincare ini?

 



Jadi begini, Shower Oil merupakan body care yang difungsikan sebagai conditioner tubuh. Nah, menarik kan? Karena selama ini kita tahunya hanya hair conditioner aja. Sekarang ada juga nih body conditioner. Selain memiliki manfaat sebagai pengganti body wash, dapat juga dijadikan pelengkap dalam bath routine kamu. Agar suasana mandi di rumah bisa sama mewahnya kayak di spa gitu Beb. Jadi selain membersihkan tubuh, sekalin me time. Treat your body, reward yourself gitu deh.

 



Tidak hanya itu, produk ini juga diformulasi agar menutrisi kulit, menjadikannya lebih halus, lembut dan lembab.

 

Produk body care dari brand lokal asal Lampung ini ditujukan untuk pemilik kulit tubuh yang kering dan normal. Oia, selain Vegan juga sudah ada izin BPOM-nya ya.

 

Dengan 5 Kandungan Oil Yang Terkenal Baik Untuk Kulit

 

Shower Oil ini  terdiri 5 jenis minyak berbahan natural yang sudah terkenal manfaatnya untuk merawat keindahan dan kesehatan kulit. Yaitu: Almond Oil, Cananga Oil (Ylang Ylang), Sunflower Oil, Bergamot Oil dan Grapeseed Oil.

 

Almond Oil mengandung Vitamin E yang mampu melembabkan kulit.

 

Cananga Oil (Ylang Ylang) dapat membantu mencerahkan kulit dan sebagai aromatherapy.

 

Sunflower Oil sangat kaya akan asam lemak omega-6 dan vitamin E yang dapat meredakan kemerahan, iritasi dan menghaluskan kulit.

 

Bergamot Oil selain sebagi Anti-bakteri, juga berfungsi sebagai Anti-inflamsi untuk kulit lho.

 

Last but not least, ada Grapeseed Oil yang mengandung Antioksidan dan Antimikroba yang dapat membantu membersihkan kotoran yang menempel di kulit tubuh.

 

Ingredients

 



Info Produk

 

Manufactured by: PT.Mash Moshem Indonesia

 

Distributed by: PT. Rintik Natural Indonesia

 

BPOM: NA18210701473

 

Netto: 100 ml

 

Price: @149.000 IDR

 

Where To Buy: Shopee (yang mau belanja, langsung klik di sini ya) & Tokopedia.  Bisa juga via WA yang ada di link bio IG Rintik Skincare, di sini kalian dapat berkonsultasi online sebelum membeli lho.

 

For more info, kalian bisa langsung mengunjungi akun Instagram mereka ya : @rintik.skincare 

 

Selain Desainnya Aesthetic dan Vintage Kemasaannya Super Safety Lho!

 

Dari awal lihat kemasaan Shower Oil Rintik, aku tuh ngebatin. Ini sih tipe aku banget desainnya. Haha. Mulai dari warna sampai detail ilustrasinya aku suka banget deh ngelihatnya. Aesthetic dan Vintage.

 



Boxnya didominasi dengan warna cream dan ilustrasi berupa tanaman Almond, yang tidak lain dan tidak bukan adalah salah satu kandungan utamanya. Keterangan dan info seputar produk sangat lengkap pada box ini. Mulai dari deskripsi produk, ingredients, how to use dan info penting lainnya. Tidak hanya itu, boxnya juga dilapisi dengan segel plastik bening.

 



Untuk botolnya, memiliki desain serupa. Dengan material plastik bening yang hampir seluruh badan botolnya dilapisi oleh stiker kertas yang memuat keterangan produk. Desain dan ilustrasinya masih sama dengan yang ada di box. Tutupnya model press top berwarna putih. Botolnya ini juga di-seal lagi dengan plastik lho. Ngga sampai di situ aja usaha Rintik untuk mengamankan isi produk yang berupa minyak dan rentan tumpah ini. Pada mulut botolnya ditutup lagi dengan segel alumunium foil. Cakep sih ini usahanya. Karena memang rentang tumpah kan kalau minyak.

 

Mmm… Kalau Oil Begini, Greasy Ngga Sih?

 

Teksturnya itu berupa minyak berwarna keemasan yang konsistensinya ngga terlalu kental ataupun cair. Pekat namun ringan. Medium lah.




Sempat mikir bakalan greasy di kulit, karena namanya juga oil kaaaan. Eh tahunya dia langsung teremulsi. Jadi begitu kenak ke kulitku, ngga seperti lapisan minyak yang licin dan lengket, melainkan teremulsi menjadi seperti creamy wash yang ringan dan sedikit foaming.




Oia,ketika dibilas memang terasa seperti ada lapisan yang melaminasi kulit dan terasa melembabkan. Namun bagiku, tidak sampai menimbulkan rasa lengket ataupun risih yang ngga nyaman kok. Hanya saja (mungkiiiin) untuk yang terbiasa dengan body wash dengan finish keseut akan sedikit ngerasa aneh.

 

Aroma Kenanga-nya Mendominasi dan Bikin Relax Banget

 

Ketika aku unboxing Shower Oil ini, aromanya itu berhasil menyelinap ke penciumanku. Padahal, kayak yang aku  bilang sebelumnya, segelnya berlapis-lapis dan rapat banget. Akan tetapi, bukan dalam artian wangi yang menyengat, nyegrak dan tajem ya. Melainkan aroma wangi yang feelnya natural dan pure, meskipun masih terdapat fragrance pada kandungannya. To be honest, aku sih pengen agak lebih strong dikit lagi sih aromanya. Tim aroma kuat soalnya.

 

Yang paling mendominasi adalah aroma khas Ylang Ylang atau Cananga Oil atau Bunga Kenanga. Aku tahu benar aroma ini, karena dulu punya pohonnya dan terbiasa dengan aromanya. Aroma bunga kenanga yang alami, floral segar dengan sedikit hint asam. Lalu samar-sama, tercium juga aroma almond yang manis, menenangkan serta berhasil jadi mood booster.

 

Memang, ketika digunakan akan terjadi perubahan kualitas aroma. Nah, ini tuh tergantung dari cara pengunannya lho. Jika dipakai langsung ke badan, aromanya kenanga-nya masih tercium hanya saja akan tercium juga aroma khas minyak yang sedikit langu dan nutty. Tetap tercium, namun tidak begitu semerbak lagi. Tapi tetap ngga mengurangi efek relaksasinya kok.

 

Sedangkan kalau ditetesin ke bak air hangat, aromanya semakin menyeruak layaknya aromatherapy. Init uh dapat banget sih feel kayak di spa-nya.

 

3 Cara Penggunaan Dengan Sensasi Yang Berbeda

 

Ngga hanya aroma, cara penggunaan juga mempengaruhi sensasi dari si Shower Oil ini. Selama menggunakan ini, aku tuh udah tiga kali eksperimen cara penggunaan lho.

 

Pertama, bisa digunakan langsung (tanpa menggunakan sabun terlebih dahulu) setelah membasuh badan dengan air. menurutku, ketika dipakai langsung, efek moisturizingnya sangat maksimal. Lebih terasa rich. Cocok untuk yang kulitnya super kering (sepertiku), dan nyaman-nyaman aja dengan sensasi moisturizer yang melapisi kulit.

 

Kedua, kamu bisa gunakan setelah penggunaan sabun. Ini efeknya mirip dengan yang pertama. Lembab namun tidak terlalu rich. Oke sekali untuk yang mau efek moisturizing optimal namun tidak mau lapisan moisturizernya terlalu melekat di kulit.

 

Ketiga, diteteskan pada bak air hangat. Atau kalau punya bath tub silahkan berendam ya. Karena aku ngga punya, jadi nya seperti air siraman kayak orang mau nikahan atau nujuh bulanan gitu aja deh Beb. LOL. Ketika dituang ke bak air hangat, aromanya lebih intense dan efeknya lebih ke arah relaksasi. Enak banget deh kalau dipakai malam hari mau bobo. Calming-nya dapat. Tetap memberikan kelembaban pada kulit, namun tidak semaksimal ketika digunakan langsung.

 

Menurutku, ketiganya oke, sesuaikan dengan kebutuhan kamu dan kondisi kulitmu saat menggunakanya aja ya.

 

Dry Skin Bestie Banget dan Meminimalisir Aroma Tidak Sedap Pada Tubuh

 

Selama rutin pakai ini sekitar dua minggu, aktifitas mandiku jadi menyenangkan banget. Jadi lebih relax dan kulit lebih lembab, halus, lembut dan glowing. Sel kulit mati ngga kelihatan terlalu menumpuk dan membuat kulit jadi kayak bersisik. Kalau habis mandi, ngga yang kayak buru-buru banget gitu nyari body lotion karena takut kulit jadi kering kerontang. Tapi meskipun begitu, aku tetap selalu menggunakan body lotion, karena ngga mau jadi habit aja gitu, ngeskip body care. Semoga ntar Rintik ngeluarin body lotion juga deh, biar wanginya lebih klop. Kode ini mah. Hihi.

 




Oia, selain kelembaban kulit. Ada hal penting yang aku rasain selama pakai produk ini. Yaitu, aroma tubuh yang tidak sedap semakin terminimalisir. Awalnya ngga kepikiran ke sini ya. Tapi setelah aku rasakan, kok memang iya ya. Aroma tubuh jadi lebih menyenangkan. Bahkan tanpa disadari, wangi bunga kenanganya tuh kecium di sela-sela lipatan kulit. Seperti siku, telapak tangan dan jari-jari. Padahal udah mandi beberapa jam lalu.

 

Worth To Buy?

 

Baru ini pakai Shower Oil, dan aku sangat suka. Menyenangkan sekali rasanya mengenal produk ini. Bangga banget sama produk lokal. Good job sih buat Rintik yang bisa mengusung konsep dan inovasi baru seperti si Shower Oil ini.

 

Aku suka mulai dari packagingnya, kandungan yang terdapat di dalamnya, sampai bagaimana dia berkerja di kulitku tuh sangat memuaskan. Selain itu, bagiku produk ini berhasil banget sih menjawab kebutuhanku. Si kulit kering yang gandrung me time dengan cara merawat diri.

 

Rekom banget deh untuk dicoba. Selain kualitasnya memang bagus. Produk ini akan memberikan experience yang berbeda dan menyenangkan pada proses mandi kamu. Coba deh. Belum lagi, harganya juga cukup terjangkau, untuk sensasi yang menyerupai perawatan tubuh di spa.

 

Pros

 

Konsep menarik

 

Packaging safety dan aesthetic

 

Teskturnya mudah ter-emulsi dan tidak greasy

 

Aromanya bikin relax

 

Membuat kulit lembab, lembut dan halus

 

Meminimalisir aroma tubuh yang tidak sedap

 

Cons

 

Pengennya sih, aromanya lebih strong dikit lagi deh

 

Boleh dong ada size yang gede dengan harga lebih ekonomis, hihi.

 

Repurchase

 

Maybe!

 

Rate: 4,5/5

 

XOXO

 

Madamabi___

 

1 comment:

Hai. Terimakasih sudah membaca postingan ini. Silahkan memberi komentar yang baik dan tentu saja sopan ya dear. 😘

Review: Herborist Lulur Tradisional Bali Rice | Coconut | Avocado

Dulu, setelah lahiran aku pernah manggil tukang pijet sekalian lulur ke rumah (home treatment ala-ala gitu deh LOL). Nah si ibu itu cuma mau...